Rapat Paripurna DPRD, Bupati probolinggo Penyelesaian Target Satu Puntu Rampung dan Transparan.
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 2
- print Cetak

PROBOLINGGO,RI-Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menargetkan penyelesaian sistem data satu pintu (one gate system) pada tahun ini sebagai upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas dan pengambilan kebijakan berbasis data di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Haris dalam kegiatan rapat paripurna DPRD Kabupaten Probolinggo dengan agenda penandatanganan nota persetujuan bersama Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Rabu (8/7/2026).
Bupati Haris menegaskan keberadaan data yang akurat, terintegrasi dan dapat diakses secara real time menjadi kebutuhan penting dalam tata kelola pemerintahan modern. “Progres data satu pintu atau one gate system ini saya harap tahun ini selesai. Ke depan, teman-teman DPRD tidak perlu lagi meminta data ke masing-masing OPD karena kita ingin memiliki dashboard yang bisa diakses secara berkala sesuai kewenangannya,” katanya.
Menurut Bupati Haris, dashboard digital tersebut nantinya akan menampilkan perkembangan kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara real time. Dengan demikian, seluruh capaian program, progres pembangunan hingga berbagai indikator daerah dapat dipantau secara terbuka tanpa harus menunggu laporan manual.
“Semua progres kinerja OPD real time bisa terlihat. Jadi tidak ada lagi data yang bisa disembunyikan. Tidak ada lagi laporan hanya berupa angka-angka karena seluruh perkembangan akan terbaca langsung melalui sistem,” tegasnya.
Bupati Haris menjelaskan, sistem tersebut akan memuat berbagai data strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur, tingkat kemiskinan hingga indikator pelayanan publik yang terus diperbarui secara berkala. Kehadiran dashboard digital itu diharapkan mampu mempercepat proses evaluasi sekaligus menjadi dasar dalam pengambilan keputusan pemerintah.
“Kita harapkan akhir tahun ini sudah memiliki dashboard yang bisa dibaca secara real time. Dari mana pun kita bisa bekerja dengan digitalisasi, sehingga proses pemerintahan berjalan lebih cepat, lebih tepat dan lebih baik,” terangnya.
Selain mempermudah pemerintah, Bupati Haris menilai integrasi data juga akan meningkatkan efektivitas koordinasi dengan DPRD. Legislator tidak lagi harus mengejar masing-masing OPD untuk memperoleh data karena seluruh informasi telah tersaji dalam satu sistem yang terintegrasi.
“Digitalisasi data merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Probolinggo guna mewujudkan pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan Masyarakat,” pungkasnya.(suh)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar