Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sekilas Sejarah Berdirinya Yayasan Setia Hati Terate Yang Kini Di “Persoalkan” Beberapa Pihak

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2020
  • visibility 920
  • print Cetak
FOTO : Sukriyanto, SH,MH Salh Satu Pengacara dari Lembaga Hukum PSHT Pusat Madiun

MADIUN – RI, Yayasan terletak di Setia Hati Terate yang berada di Jalan Merak, Kota Madiun, Jawa Timur, yang kini masih menjadi sengketa antara dua kubu dan masih berlanjut di ranah hukum.

Namun kasus ini belum mempunyai kekuatan hukum tetap, karena masih dalam proses tingkat kasasi di Mahkamah Agung.

Menurut salah satu Kuasa Hukum dari Lembaga Hukum Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun, Sukriyanto, SH. MH,menjelaskannya pada Radar Indonesia pada Jum’at (23/10/20) lalu.

“Pada awalnya, Yayasan tersebut didirikan oleh Almarhum Mas Tarmadji Budi H, RM Imam Koesoepangat, Sugeng Wiyono dan Januarmo pada tanggal 12 November 1982 di hadapan Notaris, Darma Sanjata Sudagung, SH. dimana khususanya Mas Tarmadji bertindak untuk mewakili Persaudaraan Setia Hati Terate mendirikan Yayasan tersebut, dimana Yayasan tersebut sengaja didirikan karena PSHT saat itu mau membeli Tanah Kas Bengkok Kas Desa Kelurahan Nambangan Kidul , Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, yang telah dibeli dengan status Hak Guna Bangunan (HGB) oleh PSHTdan diatas namakan Yayasan Setia Hati Terate dan hingga sekarang status tanah masih HGB atau belum memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM). Sedangkan modal awal Yayasan sebesar satu juta rupiah,” ungkapnya.

FOTO : Padepokan PSHT Madiun

“Kemudian pada tanggal 6 Oktober tahun 1999, ada Akta Perubahan dihadapan Notaris Wien Martanto, SH, karena dua Pendiri sudah meninggal. Yakni Mas Imam Koesoepangat dan Mas Januarno. Salah satu Pendiri, Mas Sugeng Wiyono, kemudian menyerahkan Kuasa sepenuhnya kepada Almarhum Mas Tarmadji Budi H,” tambah Sukriyanto, SH, MH,.

“Pada tahun 2014, dilakukan penyesuaian Akta Yayasan guna menyesuaikan dengan Undang- Undang tentang Yayasan dihadapan Notaris Muhamad Ali Fauzi, SH, MH. Dalam Akta Penyesuaian ini, disebutkan mengenai sejarah awal berdirinya Yayasan, mulai Darma Sanjata Sudagung, Wien Martanto, juga disebutkan didalamnya. Dalam Akta Ini pula, tidak ada pasal yang menyatakan batal aturan yang telah ada pada Akta sebelumnya,” terangnya.

“Meskipun dilakukan penyesuaian dengan Undang-undang tentang Yayasan yang baru, ketentuan adanya persetujuan dari PSHT akan Kepengurusan Yayasan masih diterapkan melalui SK PSHT Nomor: 27/SK/PSHT.0000/II/2014, dan berdasarkan Kepengurusan 2014-2017 dan SK Nomor 27/SK/PSHT.0000/II/2014, sebagai Mandataris PSHT adalah Mas Tarmadji Budi H, Mas RB Wiyono dan Issubiantoro. Sedangkan sebagai Ketua Pembina yakni Almarhum Mas Tarmadji Budi H. Setelah Mas Tarmadji meninggal tahun 2015, kemudian pada tahun 2016 dilakukan Rapat Pengurus PSHT yang menyetujui penambahan Anggota Dewan Pembina Yayasan menjadi RB Wiyono, Issoebiantoro, Wilis Geriliyanto, Eddy Asmanto dan FX Sentot (Almarhum), kemudian pada tanggal 21 Oktober 2017, ada pihak yang kemudian secara “sepihak” mengangkat Ketua Yayasan yang baru melalui Oknum Notaris, tanpa melibatkan kami dan inilah yang menjadi akar permasalahan,” tegasnya.

“Ada pihak yang mengklaim uang dan Aset Yayasan mencapai sekitar Rp.37 miliar padahal, uang dalam Rekening Yayasan, merupakan milik PSHT untuk operasional, dan yang lebih menyakitkan lagi, ada yang menuduh, Mas Hari Wuryanto cs (kini menjabat Wakil Bupati Madiun), selaku Ketua Yayasan yang kami “akui”, dituduh “menggelapkan” uang dan Aset Yayasan,” jelasnya. “Pertanyaannya, Uang apa? Lagi pula, Rekening Yayasan itu kini sudah diblokir. Kalau penghasilan dari Sekolah dulu, bisa dihitung, berapa hasilnya,” ungkapnya.

Media ini belum bisa mengkonfirmasi pihak-pihak terkait atas masalah ini. (bs/ebit/team)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Polsek Pagerageung Rela Berkorban Selamatkan Wisatawan di Pantai Pangandaran

    Anggota Polsek Pagerageung Rela Berkorban Selamatkan Wisatawan di Pantai Pangandaran

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Jakarta,RI- Seorang anggota Polsek Pagerageung Polres Tasikmalaya Kota, Bripka Andithya Munartono, meninggal dunia saat berupaya menyelamatkan seorang wisatawan yang hampir tenggelam di Pantai Barat Pangandaran, Jumat (3/1/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Kejadian tersebut berlangsung di depan Hotel Century, Pos 4 Penjaga Pantai Dusun Karangsari, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran. Dalam insiden tersebut, Bripka Andithya […]

  • Rapat Banggar DPRD dan TPAD Bahas Untuk Anggaran PSU Pilkada Kabupaten Tasikmalaya

    Rapat Banggar DPRD dan TPAD Bahas Untuk Anggaran PSU Pilkada Kabupaten Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 304
    • 0Komentar

    KAB, TASIKMALAYA RI – Bertempat di ruang rapat serbaguna I DPRD Kabupaten Tasikmalaya,Badan Anggaran DPRD Kabupaten Tasikmalaya melakukan rapat kerja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah. Adapun rapat yang digelar yaitu terkait pembahasan Anggaran Untuk pemungutan suara ulang (PEMILU ULANG) pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya, Kamis,( 6/3/25). Adapun yang memimpin rapat tersebut oleh Ketua Badan […]

  • KODIM 0819 Pasuruan Serukan Protokol Kesehatan Dengan Cara Yang Unik

    KODIM 0819 Pasuruan Serukan Protokol Kesehatan Dengan Cara Yang Unik

    • calendar_month Jumat, 5 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 251
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Dalam menegakkan disiplin protokol kesehatan berbagai upaya dilakukan oleh Kodim 0819 Pasuruan, salah satunya dengan Sosialisasi 3M kepada masyarakat yang berada di Wilayah Pasuruan, Kamis (4/02/21).  Dengan berpakaian ala Tokoh Film anak-anak mulai dari Superman, Panthom, Godham, dll, Para Prajurit TNI dari Kodim 0819 dengan menggunakan mobil bak terbuka berkeliling Pasuruan untuk […]

  • Masa Jabatan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Berakhir, Mas Pj: Pemimpin Perempuan Penuh Gebrakan dan Pembawa Perubahan

    Masa Jabatan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Berakhir, Mas Pj: Pemimpin Perempuan Penuh Gebrakan dan Pembawa Perubahan

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 439
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Masa jabatan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa akan berakhir pada 13 Februari 2024. Selama 5 tahun menjabat, ia dikenal sebagai sosok pemimpin perempuan penuh gebrakan dan membawa beragam perubahan positif bagi Jawa Timur. Hal tersebut diungkapkan oleh Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali kuncoro. “Banyak gebrakan dan gagasan yang telah dilakukan […]

  • Kontroversi RSUD Waluyo Jati Keluarga Pasien Protes Karena Merasa Dibohongi

    Kontroversi RSUD Waluyo Jati Keluarga Pasien Protes Karena Merasa Dibohongi

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 311
    • 0Komentar

    KRAKSAAN,RI- Kontroversi menimpa RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, setelah keluarga pasien bernama Farida menyampaikan protes karena merasa dibohongi oleh pihak rumah sakit. Pasien yang mengalami stroke ringan dan dirawat di RSUD Waluyo Jati, namun kondisinya memburuk dan keluarga meminta rujukan ke RS Saiful Anwar Malang. Menurut Usman, anak pasien, keluarganya meminta rujukan ke RS Saiful Anwar […]

  • Polres Probolinggo Hadirkan SPPG Banyuanyar, Komitmen Nyata Dukung Gizi Nasional

    Polres Probolinggo Hadirkan SPPG Banyuanyar, Komitmen Nyata Dukung Gizi Nasional

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Polres Probolinggo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program peningkatan gizi nasional melalui peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Banyuanyar, Selasa (31/3/2026) Peresmian dilaksanakan oleh Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif bersama jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bhayangkari Cabang Probolinggo serta Pejabat Utama Polres Probolinggo. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi […]

expand_less