Breaking News
light_mode
Trending Tags

SMK Muhammadiyah Karanganyar Tahan Ijazah Siswanya Sampai 2 Tahun

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
  • visibility 659
  • print Cetak

KABUPATEN PEKALONGAN – RI, Praktik penahanan ijazah tetap saja terjadi meski sudah ada larangan keras. Kali ini penahanan dilakukan oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Karanganyar, Kabupaten Pekalongan Propinsi Jawa Tengah terhadap salah satu siswanya.

Penahanan ijazah dilakukan karena siswa tersebut belum juga membayar uang Sekolah, jumlah tunggakan yang harus dibayar siswa ini mencapai sekitar Rp5.125.000 (kelas X Rp.850 ribu dan sisanya kelas XII itupun semester 2). Karena merasa dipersulit dalam pengambilan ijazah ini, orang tua siswa lantas menceritakan ke Awak Media.

Kemarin, Kamis (14/4/22) Awak Media melakukan klarifikasi ke SMK Muhammadiyah Karanganyar ditemui bagian kesiswaan Khanafi didampingi Feri selaku Tenaga Administrasi mengatakan, “Dari hasil penelusuran data siswa diketahui, siswa tersebut KD sejak kelas X ada tunggakan infak pembangunan Rp.750 ribu dan biaya praktik semester 2 Rp.100 ribu memang belum membayar uang sekolah dengan tunggakan sampai kelas XII mencapai Rp 5.125 juta. Dan Khanafi membenarkan hal penahanan ijazah tersebut.

Khanafi menambahkan, “sebenarnya pihak Sekolah sudah memberikan bantuan, namun semuanya belum bisa tercover. Karena masih ada tunggakan itulah, maka SMK Muhammadiyah Karanganyar menahan ijazah siswa sampai sekarang. Dan sudah beberapa kali panggilan surat ke orang tua siswa namun tidak pernah datang ke Sekolah,” tambahnya.

Sementara Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Laila Hidayati, S.Pd.I., belum bisa dikonfirmasi terkait hal itu karena tidak ada di Sekolah.

Eko Wismono, S.Pd., selaku Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Karanganyar dimana SMK Muhammadiyah tersebut bernaung, saat ditemui di Rumahnya, Kamis (14/4/22) mengatakan, “Saya baru tahu kalau ada kejadian seperti ini dan tidak mengijinkan penahanan ijazah tersebut, lewat telepon selulernya menghubungi Kepala Sekolah untuk bisa bertemu dengan Awak Media karena harus dijelaskan pihaknya dalam waktu dekat akan menjembatani atau mempertemukan antara Pelapor dan Sekolah. Diharapkan segera ada jalan keluar terbaik sehingga antara kedua belah pihak tidak ada yang dirugikan,” ujar Eko.

Namun, sebelum melakukan itu, Awak Media akan terlebih dahulu melakukan klarifikasi dengan Pelapor, terutama soal kesanggupan membayar kekurangan uang Sekolah tersebut, meskipun pembayarannya tidak tunai.

Seperti saat ditemui di Rumah orang tua siswa di Desa Sangkanjoyo Kajen Wanto yang didampingi istrinya menuturkan, selama anaknya lulus 2018/2019 karena tunggakan tersebut tidak mendapatkan foto copy ijazah untuk melanjutkan Sekolah maupun untuk mencari pekerjaan, karena kesulitan ijazah ditahan anaknya tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang layak sesuai dengan tingkatannya dan hanya mengandalkan dari surat penilaian Praktek Kerja Industri (Prakin) dari tempat praktek kerja lapangan.

Saat ditanya Awak Media, apakah dari pihak Sekolah pernah memanggil baik secara tulisan ataupun lisan untuk menyelesaikan administrasi tersebut, Wanto menegaskan tidak pernah adanya panggilan dari Sekolah, kalaupun ada pasti harus menyelesaikan semua tunggakan tertera disurat yang dibawa anaknya saat kelulusan Sekolah.

“Karena pernah saat itu orang tua siswa mengatakan bahwa dirinya tidak bisa membayar semua tunggakan tersebut dan pihak Sekolah mengatakan dicicilpun tidak boleh,” ujar Wanto yang berprofesi tukang pijat.

“Kalau pihak Sekolah memanggil kami ya pasti kami datang, jadi tidak benar itu kalau pihak Sekolah memanggil kami baik lewat surat ataupun lisan dan kami tidak datang,” imbuh Wanto. (Ifan)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga RW 01 Kelurahan Bansir Darat ucapkan Terima Kasih Kepada Wali Kota Pontianak Atas Pembangunan Turap Disepakat Dua

    Warga RW 01 Kelurahan Bansir Darat ucapkan Terima Kasih Kepada Wali Kota Pontianak Atas Pembangunan Turap Disepakat Dua

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    PONTIANAK, RI – Warga RW 01 Kelurahan Bansir Darat Kecamatan Pontianak Tenggara Mendukung adanya pembangunan Turap disepanjang Sungai Disepakat 2. Tentu dalam hal tersebut, warga di wilayah ini sangat berterima kasih kepada Wali Kota Pontianak, Bapak Edy Rusdi Kamtono yang telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan turap disepakat 2. Warga pun sangat bersyukur sekali karena usulan […]

  • Forum Karang Jaya Bersatu ” Mutiara Dari Timur Kabupaten Tasikmalaya Bangkit Bersatu”

    Forum Karang Jaya Bersatu ” Mutiara Dari Timur Kabupaten Tasikmalaya Bangkit Bersatu”

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 575
    • 0Komentar

    KAB TASIKMALAYA, RI – telah mencatatkan sejarah baru yaitu terbentuknya forum Karangjaya Bersatu yang di gagas dari 11 organisasi yang ada diwilayah Kecamatan Karangjaya, Gaza, Gibas, Grib, Ansor, Pemuda pancasila, Karang taruna Kec Karangjaya, PP Muhamadiyah Kec.Karangjaya, Forum Gunung Pangajar, PK.PABPDSI Kec.Karangjaya, PK.KNPI Karangjaya. Dan di hadiri 4 kepala Desa, Desa Citalahab, Desa Sirnajaya, Desa […]

  • Cegah Kemacetan, Satlantas Polres Sumenep Bantu Dorong Mobil Mogok

    Cegah Kemacetan, Satlantas Polres Sumenep Bantu Dorong Mobil Mogok

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 278
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Personil Satlantas Polres Sumenep Madura Jawa Timur membantu mendorong mobil boks pengangkut air mineral merk Cleo yang mengalami mogok di Jalan Trunojoyo Desa Kolor Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep, pada hari Rabu (19/10/2022). Demi mencegah kemacetan, Mobil Boks pengangkut air mineral Cleo yang mengalami mogok di Jalan Trunojoyo, menggugah Anggota Satlantas Polres Sumenep […]

  • Polres Pasuruan Gelar Silaturahmi dengan Serikat Pekerja Jelang May Day

    Polres Pasuruan Gelar Silaturahmi dengan Serikat Pekerja Jelang May Day

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    PASURUAN,RI – Dalam rangka mempererat silaturahmi dan membangun koordinasi jelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025, Polres Pasuruan Polda Jawa Timur menggelar acara silaturahmi bersama ketua konfederasi dan federasi serikat pekerja/buruh se-Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rupatama Polres Pasuruan Polda Jatim itu juga membahas persiapan peringatan May Day 2025 serta upaya sinergi […]

  • Dukung Asta Cita, Polres Kubu Raya Gagalkan Penyelundupan 8 Pekerja Migran Ilegal ke Malaysia

    Dukung Asta Cita, Polres Kubu Raya Gagalkan Penyelundupan 8 Pekerja Migran Ilegal ke Malaysia

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 230
    • 0Komentar

    , KUBU RAYA,RI – Polres Kubu Raya memaparkan sejumlah pengungkapan kasus menonjol dalam konferensi pers yang digelar di Aula Mapolres Kubu Raya pada Selasa (26/11). Dalam kesempatan itu, jajaran kepolisian menjelaskan hasil ungkap dua kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dua kasus perjudian, serta pelanggaran hukum terkait peredaran rokok ilegal dan narkotika. Salah satu kasus […]

  • Jembatan Gantung Desa Sungai Enau Menghambat Ekonomi Masyarakat

    Jembatan Gantung Desa Sungai Enau Menghambat Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Kubu Raya Kalbar,RI- Pembangunan jembatan gantung di Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya Di Keluhkan Oleh MasyarakatPasalnya, pembangunan yang seharusnya bermanfaat bagi masyarakat ternyata merugikan masyarakat empat desa di Kecamatan Kuala Mandor B. Masyarakat di empat desa mengatakan. pembangunan jembatan gantung yang dianggap mereka terlalu rendah, dan Menghambat arus lalu lintas sungai./24/11/2024/ Subiyanto Dengan […]

expand_less