Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tangani 36 Korban Keracunan Paket Gizi, Pemkot Cimahi Siagakan Posko Terpadu di RSUD Cibabat”

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 80
  • print Cetak

CIMAHI,RI-  Pemerintah Kota Cimahi bergerak cepat menangani dugaan kasus keracunan massal setelah konsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi pada Rabu, 25 Februari 2026.

Langkah penanganan difokuskan pada keselamatan pasien, penghentian konsumsi makanan yang diduga menjadi penyebab, serta pengujian laboratorium untuk memastikan sumber kejadian.
Kasus ini dilaporkan terjadi di sejumlah satuan pendidikan di wilayah Kelurahan Karangmekar, Kelurahan Cimahi, dan Kelurahan Baros. Data sementara hingga Kamis (26/2/2026) pukul 05.00 WIB mencatat 36 orang menjalani perawatan di tiga rumah sakit. Di RSUD Cibabat tercatat 26 pasien, dengan 4 orang masih dirawat dan 22 telah dipulangkan. Di RS Mitra Kasih terdapat 5 pasien, 3 dirawat dan 2 dipulangkan. Sementara di RS Dustira terdapat 5 pasien, 4 dirawat dan 1 dipulangkan.

Gejala yang dialami korban antara lain mual, pusing, nyeri ulu hati, dan muntah. Paket MBG yang dikonsumsi terdiri dari onigiri (nasi kepal), telur rebus, biskuit gandum, kurma, apel, dan susu. Makanan tersebut disuplai oleh SPPG Karangmekar 02 dengan total distribusi sebanyak 2.662 porsi.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, bersama unsur Forkopimda meninjau langsung penanganan pasien di IGD RSUD Cibabat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memprioritaskan keselamatan warga dan memastikan seluruh prosedur penanganan berjalan sesuai mekanisme.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh pasien tertangani dengan baik. Fokus utama kami saat ini adalah penanganan medis dan observasi penyebab kejadian. Sampel makanan sudah diamankan dan sedang diuji di laboratorium,” ujar Adhitia.

Ia menjelaskan, begitu laporan diterima sekitar pukul 17.00 WIB, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan langsung menginstruksikan kepada seluruh sekolah agar paket MBG yang belum dikonsumsi dihentikan dan tidak dimakan saat berbuka puasa.

Langkah tersebut diambil sebagai tindakan preventif untuk mencegah potensi korban tambahan.
“Begitu ada laporan, kami langsung instruksikan stop konsumsi. Ini langkah pencegahan agar tidak terjadi hal yang lebih luas. Jika ada gejala, siswa diarahkan ke fasilitas kesehatan terdekat,” tegasnya.

Pemkot Cimahi juga membuka posko terpadu yang dipusatkan di RSUD Cibabat untuk memantau perkembangan pasien. Jika terjadi lonjakan kasus, distribusi pasien ke rumah sakit lain telah disiapkan.

Selain itu, pemerintah telah memanggil pengelola SPPG terkait untuk dimintai klarifikasi dan dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan. Adhitia menegaskan pengawasan akan diperketat, terlebih pada bulan Ramadhan ketika jeda antara waktu produksi dan konsumsi berpotensi memengaruhi kualitas makanan.

Terkait kemungkinan penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB), Pemkot Cimahi masih menunggu hasil uji laboratorium serta evaluasi jumlah dan pola kasus. Pemerintah memastikan seluruh proses dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan.

Wakil Wali Kota juga menegaskan kepada seluruh SPPG di Kota Cimahi agar mematuhi kesepakatan yang telah ditetapkan antara Pemerintah Kota Cimahi dan Badan Gizi Nasional (BGN), serta melaksanakan seluruh prosedur sesuai standar demi menjamin keamanan pangan yang didistribusikan.

Ia menekankan bahwa setiap penyedia wajib memenuhi standar baku mutu dan kelayakan bahan pangan yang digunakan, dengan proses pengolahan dan penyajian makanan dilaksanakan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. “Standar baku mutu harus dipenuhi, mulai dari kualitas bahan, kelayakan konsumsi, hingga aspek keamanan pangan lainnya. Itu yang pertama, lalu untuk proses memasak, pengemasan, hingga distribusi harus mengikuti SOP. Pemerintah akan melakukan pengawasan dan meminta seluruh SPPG di Kota Cimahi benar-benar disiplin dalam pelaksanaannya,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam situasi bulan Ramadan, perlu ada penyesuaian jenis makanan yang disalurkan. Mengingat tidak semua penerima manfaat langsung mengonsumsi makanan sebelum waktu berbuka, risiko penurunan kualitas pangan harus diantisipasi.
“Karena dimasak pada pagi atau siang hari, lalu dikonsumsi saat berbuka, tentu ada potensi makanan menjadi tidak layak jika tidak tepat jenisnya. Untuk itu kami mengimbau agar SPPG memprioritaskan makanan ringan atau makanan kering yang tidak berisiko basi, namun tetap memenuhi standar gizi dan baku mutu yang berlaku,” katanya. R. Harry KP.

Tags
  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Harga Jual Porang, Pemkab Mojokerto Serahkan Suket Registrasi Lahan Ke Petani

    Tingkatkan Harga Jual Porang, Pemkab Mojokerto Serahkan Suket Registrasi Lahan Ke Petani

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 322
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Guna meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Mojokerto dan mendorong Kabupaten Mojokerto menjadi daerah pemasok utama hasil tanaman porang untuk perusahaan-perusahaan pengolah tanaman porang. Melalui Dinas Pertanian, Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyerahkan Surat Keterangan (Suket) registrasi kebun atau lahan porang kepada petani porang di PT. Banshang Technology Jawa Timur, Jalan Mojosari – Pacet No.KM 46.8, […]

  • PB HMI Apresiasi Kinerja Presiden RI

    PB HMI Apresiasi Kinerja Presiden RI

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 223
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI, Pada Pidato tahunan dengan DPR Presiden Jokowi menyampaikan Kemerdekaan Republik Indonesia bukan diperoleh dari pemberian atau hadiah. Tetapi, kita rebut melalui perjuangan semua medan perang. Perang rakyat, perang griliya dan diplomasi disemua lini digerakkan dan buahnya menghasilkan negara Indonesia sebagai negara merdeka. Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengapresiasi pidato kenegaraan […]

  • Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Polisi Mojokerto Laksanakan Patroli ke Tempat Wisata

    Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Polisi Mojokerto Laksanakan Patroli ke Tempat Wisata

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 294
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Menjadi salah satu upaya Polri dalam menjaga Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), Kepolisian Sektor Jetis Mojokerto Kota melaksanakan Patroli Presisi di Wisata Bukit Kayu Putih Desa Kupang Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto. Senin (10/06/2024) Dalam kegiatan rutin ini, Kapolsek Jetis diwakili Personil Sat Samapta Polsek Jetis menghimbau Security di Wisata Bukit Kayu Putih, […]

  • Bhabinkamtibmas Pekoren Pantau Lahan Jagung di Rembang, Kawal Asta Cita Ketahanan Pangan

    Bhabinkamtibmas Pekoren Pantau Lahan Jagung di Rembang, Kawal Asta Cita Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    PASURUAN,RI- Bhabinkamtibmas Desa Pekoren Polsek Rembang, Aipda Marliyan, melaksanakan pemantauan lahan pertanian jagung milik petani binaan di Dusun Ketapan, Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini merupakan wujud nyata implementasi Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan. Dalam kegiatan tersebut, Aipda Marliyan turun langsung ke lahan untuk mengecek […]

  • Libur Nataru Aman, Satgas Ops Lilin Kapuas 2025 Polres Kayong Utara Intensifkan Patroli dan Imbauan di Pantai Pulau Datok

    Libur Nataru Aman, Satgas Ops Lilin Kapuas 2025 Polres Kayong Utara Intensifkan Patroli dan Imbauan di Pantai Pulau Datok

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KAYONG UTARA, RI – Memasuki puncak liburan Natal 2025 dan menyongsong Tahun Baru 2026, Tim Satgas Operasi Lilin Kapuas 2025 Polres Kayong Utara memperketat pengamanan di sejumlah objek vital. Salah satu fokus utama adalah kawasan wisata Pantai Pulau Datok, yang menjadi magnet kunjungan masyarakat, Minggu (28/12/2025). Personel yang bertugas di Pos Pengamanan (Pospam) Pantai Pulau […]

  • Wakapolri Bicara Bagaimana Melindungi Dunia Pendidikan Dari Paham Radikalisme

    Wakapolri Bicara Bagaimana Melindungi Dunia Pendidikan Dari Paham Radikalisme

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 253
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, memasuki tahun ajaran baru, dunia pendidikan, khususnya tingkat Perguruan Tinggi harus terus meningkatkan kewaspadaan terhadap paham dan gerakan kekerasan. Terutama yang ditujukan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah dengan legitimasi yang didasarkan pada pemahaman agama yang salah. Paham dan gerakan tersebut adalah Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme. […]

expand_less