TNI dan Rakyat Papua Bersatu Lewat Layanan Kesehatan: Satgas Yonif 500/Sikatan Rawat Mama Dinamit dengan Penuh Kasih
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Senin, 2 Jun 2025
- visibility 213
- print Cetak

Foto: kegiatan komunikasi sosial (komsos) berupa pelayanan kesehatan kepada Mama Dinamit Belau, istri dari Ketua Sidang Jemaat Gereja St. Perawan Maria.
INTAN JAYA,RI- Di balik kesibukan menjaga perbatasan dan keamanan wilayah, prajurit TNI terus menunjukkan wajah kemanusiaan yang tulus. Bertempat di TK Mamba, Kotis Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan, sebanyak 10 personel yang dipimpin oleh Serda Fikri melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) berupa pelayanan kesehatan kepada Mama Dinamit Belau, istri dari Ketua Sidang Jemaat Gereja St. Perawan Maria.
Kegiatan ini merupakan penanganan medis lanjutan atas kondisi kesehatan Mama Dinamit, yang sebelumnya tidak bisa datang ke pos karena kondisi sakit yang dialaminya. Dengan semangat kemanusiaan, para prajurit memberikan pengobatan dan pemeriksaan medis secara langsung di lokasi.
“Pelayanan ini merupakan bentuk perhatian kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan Mama Dinamit pulih dan sembuh sehingga bisa kembali beraktivitas sehari-hari” ujar Serda Fikri, sembari melakukan pemeriksaan tekanan darah.
Momen haru tampak jelas dalam potret yang diabadikan: Mama Dinamit duduk tenang dengan wajah penuh syukur, sementara Serda Fikri memeriksa kesehatannya dengan hati-hati dan tulus.
Saat dimintai tanggapan, Mama Dinamit menyampaikan rasa terima kasih yang dalam kepada prajurit TNI.
“Syukur Puji Tuhan, sa rasa senang dan terharu kondisi kesehatan suda lebih membaik. Tentara datang bukan cuma jaga kami, tapi juga tolong kami. Tuhan pasti berkati ana-ana TNI,” ucap Mama Dinamit dengan mata berkaca-kaca.
Kehadiran TNI di Papua, khususnya melalui Satgas Yonif 500/Sikatan, tak hanya terasa dalam hal keamanan, tapi juga dalam bentuk pelayanan yang menyentuh hati. Dari pengobatan, pendampingan rohani, hingga anjangsana rutin, semua dilakukan dengan semangat cinta tanah air dan kemanusiaan.
Di tengah tantangan geografis dan dinamika wilayah, kehadiran prajurit yang merangkul masyarakat adalah simbol kuat bahwa persatuan Indonesia tak hanya hidup di dalam slogan, tetapi nyata dalam tindakan. TNI dan rakyat Papua berjalan bersama dalam damai, saling menguatkan, dan saling mengasihi.( red yonif 500 Sikatan / mjb/tg)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar