TNI dan Warga Silatuga Bersatu Resmikan Gapura Gereja Betel, Wujud Harmoni dan Kedamaian di Tanah Papua
- account_circle Pom py
- calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
- visibility 94
- print Cetak

Intan Jaya, RI – Suasana penuh sukacita tampak di halaman Gereja Betel Silatuga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Puluhan warga bersama prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan berkumpul dalam kebersamaan untuk meresmikan gapura gereja yang baru saja selesai dibangun secara gotong royong.
(19/10/2025 )
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dan TK Silatuga, Kapten Inf. M. Dyan Saputro, bersama 15 personel Satgas. Turut hadir dalam acara ini Pdt. Isak Selegani selaku tokoh gereja, Marten Buligau (Kepala Kampung Silatuga), serta Thomas Selegani (Tokoh adat).
Dalam sambutannya, Kapten Inf. M. Dyan Saputro menyampaikan rasa syukur dan harapannya atas terjalinnya sinergi antara TNI dan masyarakat.
“Gapura ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol persaudaraan antara TNI dan masyarakat Silatuga. Kami bangga bisa bergandengan tangan dengan warga dalam semangat gotong royong. Semoga kebersamaan ini terus kita rawat demi terciptanya kedamaian dan kesejahteraan di kampung ini,” ujarnya dengan penuh semangat.
Sementara itu, Pdt. Isak Selegani mengungkapkan apresiasi dan rasa haru atas kepedulian TNI terhadap masyarakat dan rumah ibadah.
“Kami sangat bersyukur atas kehadiran bapak-bapak TNI yang bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga ikut membangun dan menguatkan kami dalam kasih dan persaudaraan. Ini bukti bahwa TNI dan rakyat memang satu hati,” tutur Pendeta Isak.
Hal senada juga disampaikan oleh Marten Buligau, Kepala Kampung Silatuga.
“Kami berterima kasih kepada Satgas Yonif 500/Sikatan. Mereka datang bukan hanya dengan senjata, tapi dengan hati yang tulus. Kini warga merasa lebih dekat, lebih aman, dan lebih percaya bahwa TNI ada untuk rakyat,” ungkapnya.
Peresmian gapura gereja ini menjadi salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah Papua, khususnya dalam rangka HUT ke-80 Yonif 500/Sikatan. Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama antara prajurit dan warga di depan gapura yang berdiri megah dengan warna-warna khas Papua, melambangkan persatuan dan keberagaman.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan penuh kehangatan, mencerminkan kuatnya semangat “Bersama Rakyat, TNI Kuat” yang terus hidup di tanah Intan Jaya.( mjb, tg)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar