Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tradisi Malam Selawe di Sunan Giri, Bupati Yani Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Syukur

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 162
  • print Cetak

Tradisi Malam Selawe di Sunan Giri, Bupati Yani Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Syukur

Gresik, RI — Tradisi Malam Selawe kembali digelar dengan khidmat di Masjid Ainul Yaqin, kawasan religi Sunan Giri, Sabtu malam (14/3). Ribuan warga memadati area tersebut untuk mengikuti rangkaian ibadah dan doa bersama di penghujung bulan Ramadan.

Tradisi yang telah berlangsung selama berabad-abad ini menjadi bagian penting dari identitas religius masyarakat Gresik sekaligus momentum untuk memperkuat kebersamaan dan spiritualitas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan munajat serta pembacaan 1.000 Surat Al-Ikhlas secara bersama-sama.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Asluchul Alif turut hadir mengikuti rangkaian kegiatan tersebut bersama jajaran pemerintah daerah. Sebelum menuju masjid, Bupati dan rombongan terlebih dahulu melakukan ziarah ke Makam Sunan Giri.

Bupati yang akrab disapa Gus Yani menyampaikan bahwa Malam Selawe merupakan tradisi spiritual yang harus terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat Gresik.

“Niat kita malam ini adalah beriktikaf untuk mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qadar. Semoga Indonesia semakin damai dan sukses, khususnya Gresik agar semakin aman, kondusif, serta terbukanya pintu rezeki bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap istiqomah menjaga tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut.

“Semoga kita tetap istiqomah menjaga tradisi Malam Selawe yang sudah berlangsung berabad-abad dan memberi dampak langsung bagi masyarakat. Semoga kita bisa kembali bertemu di bulan Ramadan tahun depan,” imbuhnya.

Bupati Yani menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Malam Selawe. Termasuk Sahabat Ansor yang selama dua tahun terakhir turut membantu Pemerintah Kabupaten Gresik dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Pada penyelenggaraan tahun ini terdapat sejumlah hal berbeda. Pemerintah Kabupaten Gresik melibatkan desa dan kelurahan melalui program “Satu Desa Satu Produk Unggulan” yang ditampilkan dalam stan-stan di kawasan Malam Selawe.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyediakan 2.000 porsi nasi kebuli dan 500 kupat ketheq bagi masyarakat. Hidangan tersebut disiapkan sebagai wujud syukur atas ditetapkannya tradisi Malam Selawe dan Kupat Ketheg sebagai Warisan Budaya Tak Benda.

Momentum tahun ini juga menjadi catatan bersejarah bagi masyarakat Gresik. Tradisi Malam Selawe dan Kupat Ketheg resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Piagam penghargaan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik kepada Camat Kebomas sebagai bentuk apresiasi sekaligus komitmen untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi tersebut.

Pada bagian lain antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari. Stan kuliner yang berjajar di kawasan Sunan Giri dipadati pengunjung yang datang untuk menikmati suasana khas Malam Selawe.

Salah satu pengunjung, Yuni (38), warga Perumahan Bhumi Jati Permai, Jatirembe mengaku bahagia dapat mengikuti tradisi tersebut bersama keluarganya.

“Alhamdulillah saya bisa hadir di majelis dan tradisi yang khidmat ini. Meski tadi sempat kehujanan dan basah-basahan naik ke masjid, saya tetap merasa bahagia. Di bawah ada kuliner, di atas ada munajat dan doa-doa. Saya senang bisa merasakan suasana ini bersama anak saya. Malam Selawe selalu ada cerita,” ungkapnya.

Suasana malam itu juga terasa istimewa. Sejak sore hari langit tampak cerah dengan nuansa jingga berawan sebelum akhirnya turun hujan. Bagi sebagian masyarakat, hujan tersebut dianggap sebagai hujan keberkahan yang semakin menambah kekhidmatan tradisi Malam Selawe di kawasan Sunan Giri.

Pemerintah Kabupaten Gresik berharap tradisi luhur ini terus dijaga sebagai warisan budaya dan spiritual yang memperkuat nilai religius sekaligus kebersamaan masyarakat Gresik. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mako Polsek Gedeg, Ini Harapan Kapolres

    Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mako Polsek Gedeg, Ini Harapan Kapolres

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 296
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI. Pembangunan Polsek Gedeg Polres Mojokerto Kota sudah dimulai, hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri, S.I.K, M.H., didampingi Sekdakab Mojokerto Drs. Teguh Gunarko, M.Si dan kepala Dinas PUPR Mojokerto Ir.Rinaldi Rizal Sabirin, Selasa (05/06/24) kegiatan peletakan batu pertama juga dihadiri Wakapolres Mojokerto Kota Kompol […]

  • Jelang Hari Bhayangkara ke-79, Polresta Pontianak Salurkan 1.000 Karung Beras ke Panti Asuhan dan Pondok Pesantren

    Jelang Hari Bhayangkara ke-79, Polresta Pontianak Salurkan 1.000 Karung Beras ke Panti Asuhan dan Pondok Pesantren

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    PONTIANAK, RI – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Polresta Pontianak dan Polsek jajaran kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan sosial berupa 1.000 karung beras @5 kg kepada 40 lokasi panti asuhan dan pondok pesantren yang berada di wilayah Kota Pontianakpada Rabu (18/06/2025) Kegiatan pelepasan simbolis pendistribusian bantuan sosial ini dilaksanakan di halaman Mapolresta Pontianak […]

  • Polres Lumajang Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Gucialit

    Polres Lumajang Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Gucialit

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Lumajang, RI – Polres Lumajang melalui Satuan Samapta terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui program “Samapta Berbagi”, Polres Lumajang mendistribusikan 1200 liter air bersih menggunakan mobil ranger Sabhara. Kasat Samapta Polres Lumajang, AKP Sajito mengatakan, bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang. “Kami melihat langsung […]

  • Kurangnya Pengawasan Sehingga Kondisi Rumah Sakit Abuya Arjasa Kebersihannya Perlu Dipertanyakan

    Kurangnya Pengawasan Sehingga Kondisi Rumah Sakit Abuya Arjasa Kebersihannya Perlu Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    SUMENEP, RI-Kondisi lingkungan Rumah Sakit Abuya Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah warga dan pengunjung menilai area rumah sakit yang seharusnya bersih, rapi, dan asri justru tampak kurang terawat, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman bagi pasien maupun keluarga pendamping. Pantauan di lapangan menunjukkan masih terdapat beberapa titik di lingkungan rumah sakit yang […]

  • Fasum Tidak Dibangun, Pengembang Perum Eshan Hanan Residence Disinyalir Ingkar Janji

    Fasum Tidak Dibangun, Pengembang Perum Eshan Hanan Residence Disinyalir Ingkar Janji

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 490
    • 0Komentar

    BATANG – RI, Warga perumahan Eshan Hanan Residence yang berlokasi di Desa Cempoko Kuning, Kecamatan Batang Kabupaten Batang, Jateng mengeluhkan tidak dibangunnya Fasilitas Umum (Fasum) oleh pihak pengembang perumahan tersebut. Keluhan tersebut disampaikan oleh puluhan warga yang membeli perumahan bersubsidi tersebut, Senin (13/06/2022). “Keluhan kami sebagai warga, yang pertama agar Fasilitas umum seperti Mushola segera […]

  • Warga Dusun Aik Lanci Tewas Tertimbun Tanah, Polsek Kelapa Kampit Langsung Olah TKP

    Warga Dusun Aik Lanci Tewas Tertimbun Tanah, Polsek Kelapa Kampit Langsung Olah TKP

    • calendar_month Senin, 18 Jul 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Belitung Timur,RI –  Personel Polsek Kelapa Kampit mendatangi laporan orang meninggal tertimbun tanah longsor dan Langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Perkebunan Jalan Lama Desa Mentawak Kecamatan Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur, Minggu (17/07/2022). Seorang laki-laki berinisial DF (43) warga Dusun Aik Lanci Desa Air Kelik Kecamatan Damar kabupaten Belitung Timur, meninggal dunia […]

expand_less