Wali Kota, Dandim 0819 Beserta Kapolres Kota Pasuruan Berikan Arahan Dan Penekanan
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
- visibility 251
- print Cetak

PASURUAN – RI, Bertempat di Halaman Pendopo Pemkot Pasuruan Jalan Panglima Sudirman No. 28 Kelurahan Purworejo Kecamatan Purworejo Kota Pasuruan, Wali Kota Pasuruan Drs. H. Syaifullah Yusuf bersama Dandim 0819 Letkol Inf Nyarman, M. Tr. (Han) dan Kapolres Kota Pasuruan AKBP Arman, S.I.K, M.Si., melaksanakan kegiatan guna memberikan Pengarahan dan Penekanan serta mengevaluasi terhadap Petugas PPKM Mikro di Wilayah Kota Pasuruan, Kamis malam, (24/06/21).
Turut hadir pada acara Pengarahan dan Penekanan serta Evaluasi terhadap Petugas PPKM Mikro yakni Wakil Wali Kota, Sekda, Kadinkes Kota Pasuruan, Danramil 01/Kota, Danramil 0819/25 Gadingrejo, Para Kapolsek Kota Pasuruan, Para Babinsa, Para Bhabinkamtibmas, Para Lurah, para RW se-Kota Pasuruan dan para Tokoh Agama, serta Tokoh Masyarakat se-Kota Pasuruan.
Adapun rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan Sambutan Drs. H. Syaifullah Yusuf selaku Wali Kota Pasuruan yang intinya, “Penambahan kasus Covid-19 di Wilayah Kota semakin meningkat, dan Kota sampai saat ini belum ditemukan virus Covid varian baru, untuk PKMM Mikro fokus pada tingkat RT/RW, jangan sampai terulang kembali kejadian di Kelurahan Trajeng yang positif 53 orang, kemudian tracing kembali di Ponpes Salafiyah dan terinfeksi 25 lebih Santri,” ucapnya.
“OPD harus peka jangan sampai mengambil resiko bepergian keluar kota yang berdampak dengan penyebaran virus. Serta bantu masyarakat untuk peroleh informasi yang benar, hari ini kapasitas penuh untuk tempat karantina Pasien,” tambahnya.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, S.I.K,Msi dalam menjelaskan, “kejadian di Trajeng menjadi pertanyaan besar dalam penanganan Covid-19, anggaran yang di luncurkan ke PPKM Mikro di Kecamatan Panggung Rejo berjalan atau tidak. Saya menghimbau, RT/RW untuk sementara tidak ada kegiatan serta Tokoh Agama, Pemuda agar memberi wawasan, pembinaan ke masyarakat di tiap Kecamatan, Kelurahan tentang bahaya Covid-19, prinsip persiapan untuk melaksanakan PPKM Mikro serta pelacakan kontak edukasi Pasien,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Dandim 0819/Pasuruan. Letkol Inf Nyarman menekankan bahwa tugas-tugas dari PPKM Mikro yang terdiri 4 Pilar yaitu Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP dan Bidan Desa agar selalu bekerjasama dan bersinergi dalam melacak, mengawasi ketat Pasien, isolasi mandiri, menutup tempat umum, mencatat keluar masuknya warga yang berdampak penyebaran Covid-19.
Seluruh Jajaran di Kota Pasuruan untuk selalu aktif kepada masyarakat serta Kasus Cluster Wali Limo yang berada di Trajeng itu yang terakhir, dengan di laksanakannya PPKM Mikro jangan sampai terulang kembali di Kota Pasuruan serta anggaran bisa dipertanggung jawabkan.
Selain itu Dandim juga mengajak dan menghimbau serta berharap kepada seluruh para Petugas PPKM Mikro ditingkat RT/RW agar lebih aktif dalam memberikan himbauan kepada semua lapisan masyarakat. Selain itu, dirinya juga memberikan beberapa penekanan khusus kepada Petugas PPKM Mikro yang sudah dibentuk agar melaksanakan pelacakan kontak erat terhadap orang yang berhubungan langsung dengan Pasian Covid-19 serta meminta untuk melakukan pengawasan secara ketat terhadap warga yang melakukan isolasi mandiri ditingkat RT/RW serta menutup tempat-tempat umum yang bisa menimbulkan kerumunan masyarakat dan juga harus berperan aktif dalam memantau keluar masuk warga disetiap RT/RW serta mendata dan mencatat warga yang terpapar secara lengkap, pungkasnya. (Mjb/Tg red 0819 Pas)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar