Breaking News
light_mode
Trending Tags

Warga Sepakati Hasil Mediasi, Blokade Badan Jalan Trans Kalimantan Kubu Raya Dibuka

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • visibility 137
  • print Cetak

KUBU RAYA, RI – Sejumlah warga Dusun Tapah, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, memblokade Jalan Trans Kalimantan kilometer 37,5, Rabu (2/9/2026).

Aksi itu dipicu debu tebal dari pekerjaan peningkatan jalan yang dinilai telah mengganggu aktivitas dan kenyamanan masyarakat.

Warga menempatkan batang kayu kelapa di badan jalan.

Aksi tersebut membuat arus kendaraan di jalur penghubung antardaerah itu tersendat sekitar satu jam.

Blokade akhirnya dibuka setelah Bupati Kubu Raya H. Sujiwo bersama Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia, Camat Sungai Ambawang Jurin, Kepala Dinas PUPR Kubu Raya Supratman, dan Anggota DPRD Kubu Raya Ewinalgo datang untuk memediasi warga.

Keluhan warga bukan hanya soal debu proyek.

Mereka juga harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kubu Raya.

Debu dari kendaraan dan material proyek beterbangan saat kendaraan melintas.

Kondisi itu membuat lingkungan rumah warga kotor dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan ikut terganggu.

Warga Tuntut Jalan Segera Diaspal

Dalam mediasi, warga menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak pelaksana pekerjaan.

Mereka meminta jalan disiram secara rutin pada siang dan malam hari untuk mengurangi debu.

Material pembangunan juga diminta ditutup agar tidak mudah terbawa angin.

Warga turut meminta kecepatan kendaraan proyek maupun kendaraan umum diatur untuk mengurangi debu serta memastikan aktivitas pembangunan tidak membahayakan keselamatan masyarakat.

Selain itu, mereka meminta pelaksana memberikan penjelasan mengenai langkah pengendalian dampak debu selama pekerjaan berlangsung.

Warga juga meminta pengaspalan Jalan Trans Kalimantan kilometer 37,5 segera dilakukan, dengan batas waktu yang mereka harapkan paling lambat 6 September 2026.

Aspirasi tersebut kemudian dibahas dalam pertemuan di rumah Ketua RT Yordanus.

Sekitar 100 warga hadir dalam mediasi.

Sujiwo Minta Pengaspalan Segera Dimulai

Bupati Kubu Raya H. Sujiwo mengatakan keresahan warga dapat dipahami karena dampak debu telah dirasakan langsung masyarakat di sekitar lokasi.

“Pengaspalan minggu pertama September ini harus sudah dimulai.

Dampak yang dirasakan masyarakat cukup berat karena debu yang sangat tebal sudah mengganggu aktivitas warga, ditambah lagi dengan asap yang diakibatkan karhutla,” kata Sujiwo.

Sujiwo menegaskan pekerjaan Jalan Trans Kalimantan tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Jalan Nasional.

Meski demikian, ia memastikan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan mengawal aspirasi masyarakat.

“Saya akan segera meminta kepada Kepala Balai Jalan Nasional Kalbar untuk segera menyelesaikan pengerjaan jalan.

Minggu ini harus sudah dikerjakan, terutama pengaspalannya,” ujarnya.

Sujiwo juga mengatakan akan berkoordinasi dengan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat untuk menindaklanjuti tuntutan warga.

Ia meminta penyiraman atau pembasahan jalan dilakukan setiap hari sambil menunggu proses pengaspalan agar debu tidak terus beterbangan dan mengganggu masyarakat.

Kapolres Minta Warga Sampaikan Aspirasi Secara Tertib

Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia meminta warga tetap menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak mengganggu kepentingan pengguna jalan lainnya.

Menurut Rensa, penyampaian pendapat merupakan hak masyarakat.

Namun, akses jalan umum harus tetap dibuka agar arus lalu lintas berjalan normal.

“Kami meminta warga menahan diri dan membuka blokade agar arus lalu lintas dapat kembali berjalan normal dan lancar.

Silakan sampaikan aspirasi dengan tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum,” kata Rensa.

Rensa juga meminta pelaksana proyek segera mengendalikan debu selama pekerjaan berlangsung.

“Kami meminta pelaksana proyek melakukan penyiraman akses jalan secara kontinu sehingga keluhan masyarakat terkait debu dapat diatasi,” ujarnya.

Ia menegaskan kepolisian akan ikut mengawal tindak lanjut tuntutan warga bersama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

“Terkait tuntutan warga, kami akan kawal bersama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya,” katanya.

Camat Minta Penyiraman Dilakukan Rutin

Camat Sungai Ambawang Jurin mengatakan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan berkoordinasi bersama BPJN Kalimantan Barat.

“Bupati Kubu Raya akan menindaklanjuti tuntutan warga dan segera berkoordinasi dengan BPJN Kalimantan Barat sehingga persoalan ini dapat teratasi dengan cepat,” kata Jurin.

Jurin juga meminta pelaksana proyek melakukan penyiraman secara rutin selama pekerjaan berlangsung.

“Musim kemarau seperti sekarang membuat debu lebih mudah beterbangan.

Karena itu, penyiraman harus dilakukan secara rutin agar debu dari proyek dapat berkurang dan tidak terus mengganggu masyarakat,” ujarnya.

Pelaksana Janji Tindaklanjuti Tuntutan

Pelaksana proyek Muhammad Aidi mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti tuntutan warga.

“Kami akan segera menindaklanjuti tuntutan warga, baik berupa penyiraman air secara rutin maupun pengaspalan akses jalan secepatnya,” kata Aidi.

Ia memastikan pihak pelaksana akan memperhatikan dampak pekerjaan terhadap masyarakat sekitar selama proses pembangunan berlangsung.

Mully /Juan//Radar Indonesia

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terjadi Tanah Longsor Pada Bantaran Sungai Desa Babbalan Kecamatan Batuan Sumenep

    Terjadi Tanah Longsor Pada Bantaran Sungai Desa Babbalan Kecamatan Batuan Sumenep

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 435
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Bantaran sungai pada akses jalan Desa Babbalan Kecamatan Batuan Sumenep mengalami longsor, kemarin malam tanggal 01 Januari 2023 pukul.01.00 dini hari akibat cuaca buruk dan intensitas curah hujan yang sangat tinggi. Sehingga mengakibatkan debit air sungai meluap naik serta mengikis tebing sungai terjadi erosi. Kedalaman tanah longsor dari bibir jalan diperkirakan 5 […]

  • Wali Kota Pasuruan Kunjungi 2  Bayi  Lahir Disaat Momen HUT 17  Agustus 2023   Di Rumah Bersalin Kusmiarni

    Wali Kota Pasuruan Kunjungi 2 Bayi Lahir Disaat Momen HUT 17 Agustus 2023 Di Rumah Bersalin Kusmiarni

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Wali Kota Pasuruan Drs.H.Syaifullah Yusuf kunjungi bayi yang lahir pada saat 17 Agustus 2023 salah satunya warga dari Sekargadung dan Wirogunan bertempat di Rumah Bersalin Praktek mandiri Bidan Kusmiarni Jalan KH.Samanhudi 130 Kelurahan Sekargadung Purworejo Kota Pasuruan , Kamis 17 Agustus 2023 Kehadiran Wali Kota Pasuruan Drs H.Syaifullah Yusuf dan Ibu Fatma […]

  • Tragis, Bocah di Sampang Tewas Tenggelam Saat Ambil Sandal yang Terhanyut

    Tragis, Bocah di Sampang Tewas Tenggelam Saat Ambil Sandal yang Terhanyut

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    SAMPANG,RI- Peristiwa nahas menimpa Dimas Alvian Rhamdhan (11), warga Dusun Demongan, Desa Aengsareh, Sampang, Jawa Timur, yang tewas tenggelam di tambak ikan dengan kedalaman sekitar 3 meter. Insiden terjadi saat korban memancing bersama sepupunya di tambak yang tidak jauh dari rumah mereka. Sandal milik korban terhanyut ke tengah tambak, dan meski sempat dilarang oleh sepupunya, […]

  • Jamin Mudik Hari Raya Aman, Kapolres Pasuruan Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat 2024

    Jamin Mudik Hari Raya Aman, Kapolres Pasuruan Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat 2024

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Pasuruan, RI – Polres Pasuruan bersama seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2024. Apel ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah. Rabu (4/4/2024). Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. menyampaikan, “Operasi Kepolisian Terpusat ‘Ketupat Semeru 2024’ ini […]

  • Bersatu Lawan Covid-19 PT. WHP Dan Kecamatan Tumbang Titi Berkolaborasi

    Bersatu Lawan Covid-19 PT. WHP Dan Kecamatan Tumbang Titi Berkolaborasi

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 765
    • 0Komentar

    KALIMANTAN-RI, Untuk atasi penyebaran wabah virus Covid-19 yang semakin meninggkat di Indonesia ini, maka Muspika Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, 22 April 2020, bersama-sama Perusahaan PT. Wahana Hijau Pesaguan (WHP) yang mana Perusahaan ini adalah salah satu anak Perusahaan dari PT. Djarum Group, melakukan sosialisasi kepada masyarakat Desa yang ada di Kecamatan […]

  • Tak Semua Polisi Bisa Mendapatkan Penghargaan, AIPTU SOPOYONO Jadi Perwira Muda

    Tak Semua Polisi Bisa Mendapatkan Penghargaan, AIPTU SOPOYONO Jadi Perwira Muda

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 354
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI-Bertugas tanpa cacat, berdedikasi hingga akhir dan melayani masyarakat dengan tulus dan ikhlas, itu yang disematkan kepada Aiptu Sopoyono saat menerima penghargaan kenaikan pangkat pengabdian satu tingkat lebih tinggi menjadi Inspektur Polisi Dua TMT 1 Mei 2024. Kenaikan Pangkat tersebut digelar langsung di lapangan Apel Mapolres Kubu Raya, yang dipimpin Wakapolres Kubu Raya, […]

expand_less