Memaknai Jati Diri di Bulan Suro, Komunitas ‘Gembel Jatim’ Gelar Gemblengan Batin Bersama Ki Rawa Sirna Pati
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- print Cetak

MOJOKERTO, RI – Datangnya Sasi Suro yang kental dengan aura spiritual dan kesakralan tradisi menjadi momentum bagi komunitas Gemblengan Jatidiri Manusia (Gembel Jatim) untuk menggelar serangkaian kegiatan olah batin dan refleksi diri. Di bawah bimbingan langsung Ki Rawa Sirna Pati, kegiatan ini difokuskan untuk membimbing para murid agar lebih tangguh dalam menjalani kehidupan melalui penguatan mental spiritual.
Bulan Suro, yang dipandang sebagai waktu terbaik untuk muhasabah, dimanfaatkan oleh komunitas ini sebagai momen penting bagi Ki Rawa Sirna Pati untuk mengarahkan para murid dalam melakukan pembersihan diri dan menata kembali kejernihan hati.
“Sasi Suro adalah waktu di mana kita diajak kembali menata hati. Gembel Jatim di bawah bimbingan Ki Rawa Sirna Pati bukan sekadar belajar jurus atau kekuatan, tapi bagaimana para murid bisa memanusiakan manusia melalui pengenalan jati diri yang utuh,” ujar salah satu anggota komunitas saat ditemui di lokasi.
Dalam rangkaian rutinitasnya yang diarahkan langsung oleh Ki Rawa Sirna Pati, para murid melakukan serangkaian kegiatan mulai dari tafakur di waktu hening, latihan gerak napas, hingga diskusi mengenai manajemen emosi. Lokasi pelaksanaan dipilih karena dianggap memiliki ketenangan yang mendukung kekhusyukan proses penyelarasan batin selama bulan yang sakral ini.
Salah satu murid mengaku merasakan perubahan yang signifikan setelah dibimbing langsung oleh Ki Rawa Sirna Pati. “Saya belajar bagaimana bersikap sumarah atau pasrah yang aktif. Ternyata, jati diri yang kuat muncul saat kita bisa menaklukkan ego sendiri, bukan menaklukkan orang lain,” ungkapnya.
Kegiatan ini pun ditutup dengan sesi pengabdian sosial, di mana para murid berkomitmen untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan membantu sesama. Melalui gemblengan ini, Ki Rawa Sirna Pati berharap dapat melahirkan pribadi pribadi yang tidak hanya memiliki ketahanan fisik, tetapi juga keteguhan prinsip dalam menjaga moralitas di tengah gempuran zaman.
( G. Nas/red )
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar