Breaking News
light_mode
Trending Tags

Job Fair Tematik 2026, Bupati Fandi Akhmad Yani Tegaskan Job Fair Bukan Gimmick

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • visibility 56
  • print Cetak

Job Fair Tematik 2026, Bupati Fandi Akhmad Yani Tegaskan Job Fair Bukan Gimmick

Gresik, RI – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa penyelenggaraan Job Fair Tematik 2026 bukan sekadar agenda seremonial ataupun gimmick. Kegiatan yang digelar di Icon Mall Gresik, Jumat (17/07), itu merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Gresik dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang transparan, akuntabel, sekaligus memastikan tenaga kerja lokal mampu menjawab kebutuhan dunia industri yang terus berkembang.

“Job fair ini bukan gimmick. Seluruh prosesnya bisa kita pertanggungjawabkan, mulai dari siapa yang mendaftar, mengikuti seleksi, sampai siapa yang akhirnya diterima bekerja. Semua tercatat dalam sistem sehingga hasilnya bisa diukur dan dievaluasi,” tegas Bupati Yani.

Menurut Bupati, tingginya Upah Minimum Kabupaten (UMK) Gresik harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Masuknya investasi berskala besar dengan teknologi yang semakin maju menuntut tersedianya tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.

“UMK yang tinggi harus selaras dengan kualitas SDM yang tinggi. Pemerintah tidak cukup hanya membuka akses pekerjaan, tetapi juga harus memastikan masyarakat Gresik siap mengisi peluang tersebut,” ujarnya.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Gresik terus memperkuat berbagai program pelatihan dan sertifikasi kompetensi melalui lintas perangkat daerah. Tidak hanya Dinas Tenaga Kerja, sejumlah organisasi perangkat daerah juga menyelenggarakan pelatihan berbasis kebutuhan industri agar masyarakat memiliki keterampilan yang relevan dan siap bersaing di dunia kerja.

Bupati Yani juga mengajak seluruh perusahaan di Kabupaten Gresik untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dengan menyampaikan informasi kebutuhan tenaga kerja, termasuk apabila proses rekrutmen dilakukan secara daring. Dengan demikian, Dinas Tenaga Kerja dapat menjalankan fungsi sebagai jembatan antara dunia usaha dan masyarakat pencari kerja.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik Zainul Arifin menjelaskan bahwa Job Fair Tematik merupakan implementasi Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Lokal. Regulasi tersebut mengamanatkan pemerintah daerah tidak hanya membuka akses kerja yang seluas-luasnya bagi masyarakat, tetapi juga menyiapkan tenaga kerja lokal agar memiliki daya saing dan mampu memenuhi kebutuhan industri di Kabupaten Gresik.

Pada Job Fair Tematik 2026, Disnaker Gresik memfasilitasi 1.976 lowongan pekerjaan. Jumlah tersebut melengkapi pelaksanaan mini job fair yang rutin digelar sepanjang Januari hingga Juni 2026 dengan 1.698 lowongan, sehingga total kebutuhan tenaga kerja yang telah difasilitasi hingga Juli 2026 mencapai 3.677 lowongan pekerjaan.

Zainul mengungkapkan, evaluasi penyelenggaraan Job Fair 2025 menjadi pijakan penting dalam penyempurnaan sistem penempatan tenaga kerja. Dari 2.968 kebutuhan tenaga kerja yang difasilitasi melalui Gresikerja, sebanyak 1.058 tenaga kerja berhasil ditempatkan di dalam negeri, sementara 391 pekerja migran Indonesia (PMI) berhasil ditempatkan di luar negeri. Meski demikian, masih terdapat 396 lowongan dalam negeri yang belum terisi, terutama pada posisi yang membutuhkan kompetensi khusus seperti crew store, sales, pengemudi, dan tenaga keamanan bersertifikat.

“Karena itu, tahun ini kami mewajibkan seluruh perusahaan peserta Job Fair melaporkan hasil rekrutmen paling lambat tiga bulan setelah kegiatan. Evaluasi ini penting agar kami mengetahui sejauh mana efektivitas penempatan tenaga kerja dan dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran,” ujar Zainul.

Ia menambahkan, kebutuhan industri di Gresik hingga Juli 2026 masih didominasi lulusan SMK/SLTA dengan 3.145 lowongan. Selain itu, tersedia 377 lowongan untuk lulusan S1, 111 lowongan D3, 20 lowongan D1/D2, 14 lowongan SMP, dan 20 lowongan bagi lulusan SD. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dunia usaha tidak semata-mata melihat jenjang pendidikan, tetapi juga mempertimbangkan kompetensi dan keterampilan yang dimiliki pencari kerja.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, sepanjang 2025 Disnaker Gresik telah menyelenggarakan pelatihan bagi 756 calon tenaga kerja, yang terdiri atas 466 pencari kerja dan 290 peserta program pendamping ijazah SMK. Dari peserta pelatihan tersebut, sekitar 85 persen telah berhasil terserap ke dunia kerja, sedangkan sisanya masih dalam proses pendataan.

Selain bursa kerja, Job Fair Tematik 2026 juga menghadirkan seminar bertajuk “Link and Match Pendidikan dengan Dunia Industri” dengan narasumber tokoh nasional Dahlan Iskan.

Dalam paparannya, Dahlan menilai program magang merupakan kunci utama untuk memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Menurutnya, pendidikan membekali seseorang dengan pengetahuan (how to know), pelatihan mengajarkan keterampilan (how to do), sedangkan magang memberikan pengalaman nyata yang membentuk kesiapan seseorang memasuki dunia kerja.

“Kalau menurut saya, urutannya nomor satu adalah magang, nomor dua pelatihan, baru kemudian pendidikan. Magang menjadi kunci karena di sanalah seseorang benar-benar belajar bekerja di lingkungan industri,” ujarnya.

Dahlan mendorong Pemerintah Kabupaten Gresik memperluas kolaborasi dengan dunia usaha agar program magang semakin masif dan terstruktur. Ia juga berharap Gresik dapat menjadi daerah percontohan dalam membangun link and match antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri melalui sinergi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Gresik melantik Jaga Migran Rangers (JMR), yakni para fasilitator lapangan yang menjadi garda terdepan dalam pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Gresik.

Sebanyak 12 JMR yang mewakili enam kecamatan kantong PMI, yakni Panceng, Dukun, Ujungpangkah, Sidayu, Tambak, dan Sangkapura, dikukuhkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, melakukan pendampingan calon pekerja migran, mendeteksi dini potensi penempatan nonprosedural, serta menjadi penghubung antara masyarakat dengan Pemerintah Kabupaten Gresik.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang pelaksanaan Job Fair Tematik 2026. Ana, pencari kerja asal Kecamatan Kebomas, mengaku optimistis kegiatan tersebut membuka peluang lebih besar baginya untuk memperoleh pekerjaan karena diikuti banyak perusahaan besar di Gresik.

“Saya berharap bisa diterima di salah satu perusahaan yang ikut Job Fair tahun ini. Semoga ke depan kegiatan seperti ini terus diadakan dengan semakin banyak perusahaan yang berpartisipasi sehingga peluang kerja bagi masyarakat Gresik juga semakin besar,” tuturnya. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terjunkan Tim Pemadam Karhutla, Jajaran Polres Ketapang Sasar Titik Api di Wilayah Desa Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan

    Terjunkan Tim Pemadam Karhutla, Jajaran Polres Ketapang Sasar Titik Api di Wilayah Desa Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KETAPANG, RI –  Sebanyak 70 Personil gabungan Polres Ketapang dan Polsek Matan Hilir Selatan bergerak cepat menyasar titik api yang terdeteksi di wilayah Desa Pelang dan Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Pada Sabtu (22/08/2026) Pukul 09.00 Wib. Tim gabungan yang dipimpin langsung Kapolsek Matan Hilir Selatan AKP Sigunari, S.H., langsung melakukan […]

  • Berkedok Dukun Pijat, Polres Sumenep Ringkus Warga Pragaan Pelaku Pencabulan

    Berkedok Dukun Pijat, Polres Sumenep Ringkus Warga Pragaan Pelaku Pencabulan

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 402
    • 0Komentar

    SUMENEP, RI – Satreskrim Polres Sumenep Madura Jawa Timur berhasil mengamankan pelaku pencabulan yang berkedok sebagai dukun pijat Pelaku atas nama MS Umur 45 tahun, Pekerjaan Tukang Pijat, Dusun Drusah Desa Prenduan Kec. Pragaan Kab. Sumenep, berhasil diamankan oleh Unit Resmob yang dipimpin langsung Ipda Sirat.,S.H pada hari Sabtu tanggal 20 Juli 2024 sekira pukul […]

  • Cegah Stunting Babinsa Koramil Gedeg Bareng UPT Puskesmas Cek Bumil

    Cegah Stunting Babinsa Koramil Gedeg Bareng UPT Puskesmas Cek Bumil

    • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 267
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI fokus mengatasi permasalahan stunting secara nasional, bahkan Pemerintah juga meminta pemerintah daerah untuk memberikan perhatian dan penanganan yang lebih baik dan serius demi pengentasan kasus stunting pada angka zero. Untuk mendukung program pemerintah dalam penanganan stunting ini, Kodim 0815/Mojokerto beserta Koramil jajaran berkolaborasi dengan jajaran UPT Puskesmas Dinkes […]

  • Bupati Sujiwo: Tindak Tegas Pelanggar Lahan Karhutla, Bukan Persoalan Sepele!

    Bupati Sujiwo: Tindak Tegas Pelanggar Lahan Karhutla, Bukan Persoalan Sepele!

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Bupati Sujiwo: Tindak Tegas Pelanggar Lahan Karhutla KUBU RAYA, RI – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama Polres Kubu Raya mengambil langkah tegas. Sebuah lahan di kawasan Jalan Perintis – Jalan Parit Bulu, Desa Punggur Kecil, disegel lantaran diduga melanggar aturan dan berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penyegelan dilakukan pada Jumat (23/1/2026). Pantauan di […]

  • Tanggap Bencana, Anggota Polri Dan BPBD Serta Masyarakat Bersihkan Material Tanah Longsor Di Jalur Wisata Tembus Sarangan

    Tanggap Bencana, Anggota Polri Dan BPBD Serta Masyarakat Bersihkan Material Tanah Longsor Di Jalur Wisata Tembus Sarangan

    • calendar_month Jumat, 27 Mei 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 254
    • 0Komentar

    MAGETAN – RI,  Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Magetan menyebabkan bencana tanah longsor dan pohon tumbang di beberapa titik di Kecamatan Plaosan Magetan pada Kamis (26/5).  Dari hasil pemantauan laporan Kamtibmas Kewilayahan telah terjadi tanah longsor di Jalan Raya Sarangan – Plaosan tepatnya di atas Telaga Wahyu Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.  Kapolsek Plaosan […]

  • Bareskrim Sita 1.883 Balpress, Kabareskrim Ungkap untuk Selamatkan Industri Lokal dan Bisnis UMKM

    Bareskrim Sita 1.883 Balpress, Kabareskrim Ungkap untuk Selamatkan Industri Lokal dan Bisnis UMKM

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Jakarta,RI – Bareskrim Polri yang tergabung dalam Satgas Importasi Ilegal berhasil mengamankan 1.883 bal pakaian bekas atau balpress dari dua lokasi di Kota Bandung dan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Kepala Bareskrim Polri Komjen Wahyu Widada mengatakan, masuknya barang-barang illegal tersebut dapat mengancam stabilitas ekonomi negara. Menurutnya dengan masuknya barang berupa pakaian bekas dari Cina, Korea […]

expand_less