Breaking News
light_mode
Trending Tags

GMBI Buktikan Komitmen Ketahanan Pangan di Punduttrate, Pendalaman Waduk Buka Jalan Masa Tanam Ketiga 15 Hektare

  • account_circle Pom py
  • calendar_month 4 menit yang lalu
  • visibility 2
  • print Cetak

GMBI Buktikan Komitmen Ketahanan Pangan di Punduttrate, Pendalaman Waduk Buka Jalan Masa Tanam Ketiga 15 Hektare

GRESIK, RI — Komitmen LSM GMBI Distrik Gresik terhadap pemberdayaan masyarakat kembali dibuktikan melalui langkah nyata di sektor pertanian. Tidak sekadar hadir dalam kegiatan tanam padi, GMBI sebelumnya mengambil bagian dalam mendorong pendalaman waduk Desa Punduttrate, Kecamatan Benjeng, sebagai upaya meningkatkan daya tampung air untuk menopang produktivitas sawah masyarakat.

Kini, dampak dari upaya tersebut mulai dirasakan petani. Bersama TNI dan Polri, GMBI Distrik Gresik turun langsung ke sawah melaksanakan tandur padi pada masa tanam ketiga dengan luas lahan sekitar 15 hektare.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa keterlibatan GMBI tidak berhenti pada menyuarakan kepentingan masyarakat, tetapi berlanjut pada aksi konkret yang menyentuh langsung persoalan ekonomi dan kebutuhan dasar warga.

Ketua LSM GMBI Distrik Gresik, Muhammad Hudin, mengatakan persoalan ketahanan pangan tidak bisa dilepaskan dari persoalan ketersediaan air. Karena itu, GMBI memilih terlibat langsung dalam upaya meningkatkan kapasitas tampungan air di Desa Punduttrate.

“Ini bukan hanya seremonial. Kami ingin hadir bersama TNI-Polri dan masyarakat untuk memastikan lahan produktif tetap terjaga dan petani mendapatkan dukungan. Ketahanan pangan berawal dari desa,” tegas Hudin.

Tak Berhenti di Kritik, GMBI Pilih Kerja Nyata

Desa Punduttrate merupakan wilayah yang sangat bergantung pada curah hujan. Saat musim penghujan, air melimpah, tetapi kondisi berbalik ketika musim kemarau. Bahkan, keberadaan sumur bor belum sepenuhnya mampu menjadi solusi karena pada kondisi tertentu air tidak keluar.

Situasi tersebut menjadi salah satu alasan GMBI mendorong pendalaman waduk untuk meningkatkan kapasitas tampungan air.

Langkah itu, menurut Hudin, bukan tanpa tantangan. Kritik bahkan datang dari pihak di luar desa. Namun GMBI memilih tetap melanjutkan program tersebut karena orientasinya adalah kepentingan masyarakat petani.

“Tidak sedikit yang mengkritik dari luar desa. Tetapi karena komitmen GMBI teguh dan kuat untuk memberdayakan ekonomi pertanian agar masyarakat bisa berswasembada, peningkatan daya tampung embung atau waduk tetap kami lakukan,” ujarnya.

Hudin menegaskan, pembangunan dan peningkatan kapasitas infrastruktur air tidak boleh hanya dilihat dari sisi teknis, tetapi harus dikaitkan dengan keberlanjutan ekonomi masyarakat.

“Ini menyangkut kesejahteraan dan kemakmuran warga petani Desa Punduttrate,” tegasnya.

Dari Pendalaman Waduk Menuju Tanam Ketiga

Menurut Hudin, keberhasilan pendalaman waduk memberikan peluang bagi petani untuk mengoptimalkan pola tanam.

Jika sebelumnya persoalan air menjadi salah satu kendala utama, kini ketersediaan air yang lebih terjaga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan pertanian hingga tiga kali masa tanam.

“Yang saat ini kami lakukan bersama Polsek dan Koramil adalah masa tanam ketiga. Luasnya sekitar 15 hektare. Semoga masa tanam ini bisa menghasilkan panen maksimal sehingga kebutuhan pangan dapat tercukupi,” ungkap Hudin.

Bagi GMBI, masa tanam ketiga bukan sekadar angka. Hal tersebut menjadi indikator bahwa intervensi terhadap persoalan air mulai memberikan dampak terhadap keberlanjutan produksi pertanian masyarakat.

Kepala Desa: Waduk Sangat Bermanfaat bagi Petani

Kepala Desa Punduttrate, Muslik, S.H., M.H., membenarkan bahwa keberadaan waduk yang telah diperdalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani.

“Kita semua memahami bahwa Desa Punduttrate adalah wilayah tadah hujan. Ketika musim hujan, air sangat melimpah. Namun saat kemarau, air menjadi kering dan sumur bor juga tidak semuanya mengeluarkan air,” jelas Muslik.

Menurutnya, pendalaman waduk yang dilakukan GMBI melalui berbagai kajian dan dukungan pendanaan akhirnya dapat direalisasikan dan memberikan manfaat bagi warga.

“Dengan adanya pendalaman waduk tersebut, masyarakat petani sangat terbantu. Kondisi waduk saat ini masih aman dan debit air juga masih cukup untuk kebutuhan persawahan,” ujarnya.

GMBI Tidak Sekadar Bicara, Tetapi Mengawal dari Hulu ke Hilir

Keterlibatan GMBI di Punduttrate menunjukkan pola gerakan yang berbeda. Persoalan tidak hanya dilihat ketika petani mulai menanam, tetapi dimulai dari persoalan dasar yang menentukan keberhasilan pertanian: ketersediaan air.

Setelah mendorong peningkatan daya tampung waduk, GMBI kini ikut berada di tengah petani saat proses tandur. Bersama Koramil dan Polsek Benjeng, kader GMBI bahu-membahu turun ke sawah.

Kolaborasi tersebut mempertemukan tiga unsur penting di tingkat desa: masyarakat sebagai pelaku utama, pemerintah dan aparat kewilayahan sebagai pendukung, serta organisasi masyarakat sebagai penggerak dan pengawal kepentingan warga.

Suasana kegiatan berlangsung cair. Setelah tandur, anggota GMBI, TNI, Polri, dan warga makan bersama di bawah pohon di pematang sawah. Umbul-umbul LSM GMBI terpasang di sekitar lokasi sebagai penanda keterlibatan organisasi dalam kegiatan tersebut.

Bagi GMBI Distrik Gresik, keterlibatan di sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen terhadap isu kerakyatan. Organisasi tersebut ingin memastikan bahwa keberadaan organisasi masyarakat tidak hanya terlihat ketika menyampaikan kritik atau aspirasi, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan solusi.

Dari pendalaman waduk, menjaga ketersediaan air, hingga mengawal masa tanam ketiga, GMBI berupaya menempatkan pemberdayaan petani sebagai bagian penting dari perjuangan organisasi.

Kini, sekitar 15 hektare sawah memasuki masa tanam ketiga. Harapannya sederhana namun strategis: air tetap tersedia, padi tumbuh maksimal, panen meningkat, dan petani semakin kuat secara ekonomi.

Sebab bagi GMBI, ketahanan pangan nasional tidak akan terwujud tanpa membangun kekuatan pertanian dari desa. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Ketapang Alami Pemerasan Oleh Seseorang Yang Diduga Mengaku Sebagai Oknum Pihak Tertentu

    Warga Ketapang Alami Pemerasan Oleh Seseorang Yang Diduga Mengaku Sebagai Oknum Pihak Tertentu

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 304
    • 0Komentar

    KETAPANG, RI – Polda Kalbar, Respons cepat jajaran Polres Ketapang saat ungkap kasus dugaan pemerasan mendapat apresiasi dari pelapor, sdr TR (52), warga Kabupaten Ketapang. Dugaan peristiwa pemerasan tersebut dilakukan oleh seorang terduga pelaku yaitu R (28) yang terjadi di sebuah wilayah Delta Pawan Kabupaten Ketapang, pada Kamis (13/02/2025). Korban yaitu TR, selaku pengurus pengiriman […]

  • Refleksi Momentum Pengabdian di Hari Jadi ke-75, Kodim 0815/Mojokerto Bersama Anak Yatim Piatu Gelar Tasyakuran

    Refleksi Momentum Pengabdian di Hari Jadi ke-75, Kodim 0815/Mojokerto Bersama Anak Yatim Piatu Gelar Tasyakuran

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75, Kodim 0815/Mojokerto menggelar acara tasyakuran yang berlangsung khidmat di Ruang Data Makodim 0815/Mojokerto, Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (05/12/2024). Kegiatan ini menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang serta pengabdian Kodim 0815/Mojokerto dalam pengabdian menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto. Secara […]

  • Polres Tulungagung Musnahkan 3.512 Botol Miras & 407 Knalpot Brong Usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2025

    Polres Tulungagung Musnahkan 3.512 Botol Miras & 407 Knalpot Brong Usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2025

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 238
    • 0Komentar

    TULUNGAGUNG,RI- Dalam pengamanan Arus Mudik dan Hari Raya Idul Fitri 2025, Polres Tulungagung Polda Jatim menggelar apel gelar pasukan operasi Ketupat Semeru tahun 2025. Kegiatan Apel gelar pasukan berlangsung di halaman kantor Pemkab Tulungagung pada hari Kamis tanggal 20 Maret 2025 yang dipimpin Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi. Kapolres Tulungagung AKBP Taat mengatakan, pagi […]

  • Rapat Persiapan Debat Publik Antar Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sanggau Pemilihan Tahun 2024

    Rapat Persiapan Debat Publik Antar Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sanggau Pemilihan Tahun 2024

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Polres Sanggau, Polda Kalbar,RI – Menyongsong Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sanggau Tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sanggau menggelar rapat persiapan debat publik bagi pasangan calon (paslon) yang akan bertarung pada pemilihan mendatang. Acara ini berlangsung di Aula Hotel Grand Narita, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Sungai Sengkuan, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Rapat […]

  • Kolaborasi Untuk Swasembada : Polres Pasuruan Tanam Jagung Serentak di Lahan Perhutanan Sosial

    Kolaborasi Untuk Swasembada : Polres Pasuruan Tanam Jagung Serentak di Lahan Perhutanan Sosial

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    PASURUAN,RI – Polres Pasuruan tegak lurus mendukung Asta cita presiden Prabowo diantara dalam hal ketahanan pangan. Oleh karena itu polres mengadakan penanaman jagung di lahan perhutanan sosial, tepatnya Desa Sentul Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan, Rabu (9/7/25). Kegiatan ini di ikuti berbagai pihak seperti Kejaksaan Negeri Pasuruan, Adm KPH Pasuruan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kadin […]

  • Bumi Majapahit Harus Tetap Kondusif, Pesan Ning Ita untuk Warga Kota Mojokerto

    Bumi Majapahit Harus Tetap Kondusif, Pesan Ning Ita untuk Warga Kota Mojokerto

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Foto Bumi Majapahit Harus Tetap Kondusif, Pesan Ning Ita untuk Warga Kota Mojokerto. (Kom) Kota Mojokerto, RI – Di tengah meningkatnya eskalasi situasi nasional, dengan berbagai aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyerukan pentingnya menjaga ketenangan dan kedamaian, khususnya di wilayah Mojokerto Raya. Hal tersebut ia sampaikan saat bertemu […]

expand_less