Breaking News
light_mode
Trending Tags

GP Ansor Dan PP Muhammadiyah Beri Apresiasi Polri Penahanan Dan Penetapan Tersangka Ferdinand Hutahaean

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
  • visibility 232
  • print Cetak

SURABAYA – RI, Polri bertindak cepat dan tegas atas penetapan Ferdinand Hutahaean, sebagai Tersangka atas cuitannya ‘Allahmu lemah’. Dengan ditetapkannya Ferdinand sebagai Tersangka. Polri mendapatkan dukungan serta apresiasi dari GP Ansor maupun PP Muhammadiyah.

Ketua GP Ansor, Luqman Hakim, menjelaskan bahwa dirinya mengapresiasi dan mendukung penuh atas penahanan dan penetapan Tersangka Ferdinand Hutahaean.

“Polri itu bisa memenuhi rasa keadilan sehingga mencegah meluasnya potensi kegaduhan di masyarakat,” kata Ketua GP Ansor Luqman Hakim.

“Langkah cepat dan tegas Polisi ini saya harapkan dapat memenuhi rasa keadilan masyarakat sehingga dapat dicegah potensi meluasnya kegaduhan publik yang dapat mengganggu ketentraman masyarakat,” tambahnya.

Luqman meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada pihak Kepolisian dan menjunjung asas praduga tak bersalah. Luqman juga mendukung Polri agar bertindak profesional dan transparan dalam menangani kasus tersebut.

“Selama proses hukum berjalan, secara khusus saya minta Polisi memberi kesempatan kepada Ferdinand Hutahaean, yang merupakan seorang Mualaf, untuk mendapat bimbingan agama Islam supaya yang bersangkutan dapat semakin mendalami dan melaksanakan ajaran dan syariat Islam,” ucapnya.

Sementara itu dukungan serupa juga dilontarkan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Sunanto atau Cak Nanto. Dirinya mengapresiasi sikap Kepolisian dalam penanganan kasus cuitan ‘Allahmu lemah’ Ferdinand Hutahaean.

“Kami mengapresiasi. Hukum harus berlaku seadil-adilnya kepada siapa pun. Pertama, bahwa Polisi kan tidak pernah memandang kelompok tertentu untuk melakukan penanganan (perkara), kalau sudah ada bukti, maka semuanya harus ditindak,” kata Cak Nanto.

Cak Nanto menuturkan penegakan hukum oleh Kepolisian menjawab harapan masyarakat tentang keadilan.

“Maka proses keadilan yang diharapkan, yang menjadi harapan tiap orang, itu yang akan ditunjukkan oleh Polri dengan kondisi penanganan kasus yang berkaitan dengan Ferdinand ini,” sambung dia.

Cak Nanto kemudian menyebut banyak asumsi penegakan hukum berpihak. Namun dia melihat ketegasan Polisi yang mengambil keputusan berdasarkan alat bukti telah menepis asumsi miring tersebut.

“Yang diasumsikan banyak orang bahwa penegakan hukum berpihak. Itu tidak terjadi di kasus yang saat ini. Asumsi itu sudah ditepis karena saat sudah ada alat bukti yang diyakini oleh penyidik. Maka semuanya ditindak sesuai prosedur hukumnya,” ujar Cak Nanto.

Cak Nanto juga menilai penetapan tersangka dan penahanan Ferdinand Hutahaean menunjukkan penegakan hukum tak pandang bulu.

“Dengan bukti bahwa semua orang bisa ditahan, ditindak, seharusnya dilihat sebagai bahwa pandangan-pandangan atau asumsi-asumsi kan tidak benar. Itu yang harus dibuktikan pihak Kepolisian ke depan bahwa tindakan hukum tidak pandang bulu,” ujarnya.

“Saya merasa bahwa (proses hukum terhadap Ferdinand Hutahaean) ini sangat luar biasa, bahwa ada harapan penegak hukum bekerja sebagaimana mestinya dan tidak terintervensi oleh persepsi-persepsi, tapi berdasarkan fakta hukum yang ditemukannya dan itu dilakukan dengan tegas kepada siapa pun,” pungkas Cak Nanto. (Mjb / red humas)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyewa Rumah Sering Mengabaikan Kewajiban Untuk Lapor Ke Pengurus RT Setempat

    Penyewa Rumah Sering Mengabaikan Kewajiban Untuk Lapor Ke Pengurus RT Setempat

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    SUNGAI RAYA DALAM , RI- Sangat pentingnya bagi warga, masyarakat maupun penghuni rumah yang di Kontrakan atau yang disewakan sebagai penghuni baru di suatu wilayah tentunya. harus memahami tata cara dan aturan di dalam Komplek. Tentu bagi yang pengontrak rumah harus mengetahui kewajiban nya untuk melapor terlebih dahulu kepada pengurus RT setempat. Tujuan nya untuk […]

  • Personil TNI Lamandau Ikuti Vaksin Sinovac Covid-19 di Puskesmas Bulik

    Personil TNI Lamandau Ikuti Vaksin Sinovac Covid-19 di Puskesmas Bulik

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 328
    • 0Komentar

    LAMANDAU – RI, Personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) terdiri dari Komando Rayon Militer (KORAMIL) 01 Bulik, 02 Lamandau, 03 Delang dan Markas Komando Distrik Militer (MAKODIM) 1017 Lamandau ikuti Vaksinasi Sinovac yang dilakukan di Puskesmas Bulik Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah. (16/3) Komandan Kodim (DANDIM) 1017 Lamandau, Letkol Inf Hafes Isjafrin melalui Danramil 02 Lamandau […]

  • Perkuat Silahturahmi, SMANSA ‘ 83 Gelar Halal Bihalal

    Perkuat Silahturahmi, SMANSA ‘ 83 Gelar Halal Bihalal

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 351
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Alumni SMA Negeri 1 Kota Pasuruan Ikatan Tahun 1983 (SMANSA’83 ) menggelar silahturahmi dan Halal Bihalal yang ke 39 Tahun 2022 dengan mengambil tema ” Sahabat, Aku Rindu Wajah Dan Canda Tawamu” acara tersebut digelar di Rumah Makan Kebon Pring Jalan A.Yani No 235 Karang ketuk Kota Pasuruan, Minggu (15/05/2022). Dengan mengedepankan Protokol Kesehatan gelar […]

  • Rusdi : Saya Sangat Mendukung Sekali Jika Di Hosana Gracia,RT 013/RW.07 di Bangun Jembatan Diatas Parit.

    Rusdi : Saya Sangat Mendukung Sekali Jika Di Hosana Gracia,RT 013/RW.07 di Bangun Jembatan Diatas Parit.

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sungai Raya dalam,RI- Rusdi salah satu tokoh warga masyarakat dari Parit Tanggok yang sebelumnya pernah berberapa Priode menjadi ketua RT,di Parit Tanggok. Dia mengatakan,kalau arah dari Parit Tanggok ,menuju ke Komplek Hosana Gracia Tife 36 sudah selayaknya dibangunkan jembatan,karena sangat berpungsi sekali untuk warga masyarakat disekitar berlalu lalang dan juga untuk anak – anak yang […]

  • Sejarah Baru Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba, Amankan 203 KG Sabu dan 404.491 Butir Ekstasi

    Sejarah Baru Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba, Amankan 203 KG Sabu dan 404.491 Butir Ekstasi

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 304
    • 0Komentar

    PEKANBARU – RI, Kerjasama Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Riau bersama Direktorat Intelkam dan Polres Dumai berhasil menggulung 16 Tersangka Komplotan Narkoba dengan barang bukti sebanyak 203 kilogram sabu dan 404.491 butir pil ekstasi disita hanya dalam kurun waktu 4 hari saja (11-14 September 2022). Ini merupakan prestasi terbesar yang diraih Polda Riau dalam pengungkapan […]

  • Lepas Pasukan Perdamaian PBB, Kapolri: Selalu Pedomani Tribrata Dan Catur Prasetya

    Lepas Pasukan Perdamaian PBB, Kapolri: Selalu Pedomani Tribrata Dan Catur Prasetya

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 292
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Upacara pelepasan pasukan perdamaian Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 4 Minusca di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Selasa (6/9). Dalam amanatnya, Sigit menekankan kepada 140 Personel dengan rincian 115 Polisi Laki-laki (Polki) dan 25 orang Polisi Wanita (Polwan) untuk selalu berpegang pada Tribrata sebagai pedoman hidup dan […]

expand_less