Desa Plumbangan Kecamatan Doko Gelar Sosialisasi Akan Bahaya Narkoba Hadirkan BNNK
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
- visibility 242
- print Cetak

Foto: Sosialisasi Desa Plumbangan, Kecamatan Doko,Kab Blitar, Bersama BNNK Akan Bahaya Narkoba
Blitar, RI- Desa Plumbangan, Kecamatan Doko menggelar sosialisasi, akan bahaya’ narkoba bersama BNNK Blitar Rabu (06/11/2024)
Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota Blitar , AKBP Bagus Cahyono, S.E. , Staf BNN Janny Prastyo, Forpincam, Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (magang) , PJ,Kepala Desa Plumbangan, Eko Yoyok Iswahyudi, S.E. ,para pemuda Karangtaruna, kader – kader anti narkoba dan tokoh masyarakat.
Acara dibuka oleh Kepala Desa.
Dalam sambutannya Kepala BNN Kabupaten Blitar, bahwasanya dalam bisnis haram ini, pengedar sering memakai nama samaran sehingga kalau tidak jeli ketika menyikapinya, masyarakat akan tertipu. “Oleh karenanya, sosialisasi ini sangat penting, agar masyarakat tahu bagaimana cara mereka mengedarkanya, sehingga kita tidak bisa tertipu,” terang Eko.

Ia menambahkan, kemudian tidak kalah penting ketika memilih teman dalam bergaul, jangan sampai masuk dalam komunitas pemakai narkoba karena sangat berbahaya dan merugikan diri sendiri.
” Kenapa demikian dengan pergaulan yang salah bisa mendorong seseorang untuk mencobanya, pada akhirnya dengan berjalannya waktu, bisa ketergantungan pada barang terlarang . Dan yang bersangkutan akan bersentuhan dengan hukum,” tegasnya.
Lanjut Eko dampak narkoba pada tubuh manusia adalah kerusakan pada organ tubuh termasuk alat vital, gangguan mental. Orang kalau sudah kena gangguan
mental maka akan berakibat fatal.
Harapan kami, dengan adanya kegiatan sosialisasi akan bahaya narkoba serta sanki hukuman pidana bagi pengguna dan pengedar, sehingga masyarakat paham serta tahu konsekuensinya.
Kami menghimbau dan menekankan kepada seluruh warga masyarakat, apabila ada anak sudara, tetangga yang ingin rehabilitasi segara datang ke BNN Blitar bisa disembuhkan.
” Masyarakat yang ingin rehabilitasi di kantor BNN, tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis,” pungkasnya.
Sementara Pelaksana Harian Tugas Kepala Desa Plumbangan, kami atas nama Pemerintah Desa, mengucapkan terima kepada BNN Kabupaten Blitar, yang sudah memberikan pemaparan, pengarahan kepada seluruh warga masyarakat yang hadir, sehingga warga tumbuh kesadaran yang tinggi, untuk meningkatkan kewaspadaan kepada putra – putrinya dalam memilih pergaulan, agar tidak terperosot masuk komunitas pemakai/pengedar narkoba.
Kami berkomitmen, kata kades, untuk memberantas penyalahgunaan narkoba dengan berbagai program, edukasi, sosialisasi, juga melibatkan berbagai elemen, agar narboka terbuang jauh di lingkungan, Desa Plumbangan khususnya dan Blitar pada umumnya.
Kerjasama dengan BNN ini merupakan langkah konkrit untuk mengikis serta memerangi peredaran narkoba di wilayah kita.
” Dengan langkah – langkah pemerintah, bekerjasama dengan BNN, maka para gerasi penerus bangsa di Desa Plumbangan, terbebas dari acaman penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang,” pungkas Eko Hari Cahyono.
(mad/ kam).
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar