Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kreatif Budidaya Anggur Impor, Petani Jombang Ini Sukses Tarik Pembeli dari Berbagai Penjuru

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 118
  • print Cetak

Kreatif Budidaya Anggur Impor, Petani Jombang Ini Sukses Tarik Pembeli dari Berbagai Penjuru

Jombang,RI – Siapa sangka, di sebuah dusun kecil di Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, tersimpan kebun anggur yang kini menjadi perbincangan warga sekitar.

Bukan kebun berskala besar dengan modal miliaran rupiah, melainkan kebun sederhana yang lahir dari ketekunan, rasa ingin tahu, dan semangat yang tak pernah padam selama hampir lima tahun.

Zainul Arifin, warga Dusun Jemparing RT 01 RW 03, Desa Pakel, Kecamatan Bareng, adalah sosok di balik kebun anggur yang kini ramai dikunjungi pembeli.

Pria ini memulai perjalanannya dari nol belajar sendiri, gagal, bangkit, dan terus mencoba hingga akhirnya berhasil membudidayakan berbagai varietas anggur impor di lahannya sendiri.

“Alhamdulillah, banyak peminat yang datang langsung ke rumah untuk membeli bibit. Mereka juga bisa sekalian mencicipi buah anggur dan memetik sendiri,” tutur Zainul dengan senyum sumringah saat ditemui di kediamannya, Minggu (24/5/2026).

Kebun yang Jadi Destinasi

Yang membuat kebun Zainul istimewa bukan hanya soal buahnya yang manis, tetapi pengalaman yang ditawarkannya. Para pengunjung tidak sekadar datang, membayar, lalu pulang.

Mereka disambut hangat, diajak berkeliling, diberi kesempatan memetik langsung dari pohon, bahkan bisa mencicipi langsung buah anggur segar di tempat.

Pengalaman semacam ini terasa langka di Jombang, kota yang selama ini lebih dikenal dengan sawah dan ladang tebu. Kehadiran kebun anggur Zainul seolah membuka mata banyak orang bahwa pertanian kreatif bisa tumbuh di mana saja, termasuk di halaman rumah sendiri.

Ratusan Bibit, Puluhan Varietas

Zainul tidak hanya menjual buah — ia juga mengembangkan usaha pembibitan. Berbagai jenis bibit anggur impor tersedia di kebunnya, dengan harga yang cukup terjangkau, yakni berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100.000 per bibit. Harga tersebut ditentukan berdasarkan varietas serta tinggi bibit yang dipilih.

Pilihan yang beragam itu menjadi daya tarik tersendiri, tidak hanya bagi warga Jombang, tetapi juga pembeli dari luar daerah yang sengaja datang untuk mendapatkan bibit berkualitas.

Kebun sederhana itu perlahan bertransformasi menjadi pusat belajar mini bagi siapa saja yang ingin mencoba peruntungan di dunia budidaya anggur.

Harapan Seorang Petani

Di balik pencapaiannya, Zainul menyimpan satu harapan besar yang ia titipkan kepada pemerintah. Baginya, apa yang ia bangun selama hampir lima tahun ini bukan sekadar usaha pribadi ini adalah potensi daerah yang masih menunggu untuk dikembangkan lebih serius.

“Harapan ke depannya, budidaya tanaman anggur ini bisa mendapat perhatian dari pemerintah desa, kabupaten, dan dinas terkait, supaya bisa lebih serius dikembangkan.

Ke depannya bisa lebih berkembang dan berguna bagi saudara-saudara yang ingin belajar,” ungkap Zainul dengan penuh harap.

Kisah Zainul Arifin adalah pengingat bahwa inovasi sejati tidak selalu lahir dari laboratorium canggih atau modal besar. Kadang, ia tumbuh diam-diam di halaman rumah, disiram ketekunan, dan dipanen dengan kesabaran(jek)

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Pavingisasi Dari Angaran Dana Desa Di Kerjakan Oleh Pihak Ke Dua Akhirnya Mangkrak

    Proyek Pavingisasi Dari Angaran Dana Desa Di Kerjakan Oleh Pihak Ke Dua Akhirnya Mangkrak

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 346
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – RI, Belum seumur jagung sejumlah pekerjaan proyek Dana Desa (DD) Tahun Anggaran  2020, di Dusun Wonorejo Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo  diduga kuat dikerjakan tidak sesuai aturan alias asal-asalan. Terungkapnya ini  berdasarkan temuan Awak Media Radar indonesia,terkait pembangunan pavingisasi yang ditemukan pekerjaannya tidak tuntas dan ada indikasi pengurangan volume. “Kita telah menemukan kejanggalan dalam […]

  • Pengurus Bumdes dan Kelompok Tani Berikan Apresiasi Keberhasilan Polres Ponorogo Menangkap Pencuri Alat Pertanian

    Pengurus Bumdes dan Kelompok Tani Berikan Apresiasi Keberhasilan Polres Ponorogo Menangkap Pencuri Alat Pertanian

    • calendar_month Rabu, 20 Jul 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 287
    • 0Komentar

    PONOROGO – RI, Bumdes Desa Pondok Kec.Babadan dan segenap elemen  masyarakat memberikan apresiasi dan ucapkan terima kasih atas kinerja kepolisian yang dinilai cepat, tanggap dalam waktu sekejap berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pencurian alat pertanian yang terjadi di 13 tempat kejadian perkara ( TKP ) di wilayah Kabupaten Ponorogo. Apresiasi dan ucapan terima kasih tersebut […]

  • Hardiknas 2026: Pemkot Cimahi Targetkan Nol Anak Putus Sekolah Melalui “Jemput Bola” Pendidikan

    Hardiknas 2026: Pemkot Cimahi Targetkan Nol Anak Putus Sekolah Melalui “Jemput Bola” Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    CIMAHI, RI– Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Kota Cimahi yang digelar di Lapangan Apel Pemkot Cimahi, Senin (4/5/2026), menjadi momentum krusial bagi penguatan kualitas sumber daya manusia. Dalam peringatan bertema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” ini, Pemerintah Kota Cimahi menegaskan komitmennya bahwa pendidikan adalah tanggung jawab kolektif.Wali Kota Cimahi, […]

  • Aktivitas Pemadatan Lahan Rawa di Sindangkasih Purwakarta Diduga Tak Kantongi Izin

    Aktivitas Pemadatan Lahan Rawa di Sindangkasih Purwakarta Diduga Tak Kantongi Izin

    • calendar_month Sabtu, 11 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 487
    • 0Komentar

    PURWAKARTA RI- Sudah berjalan sejak tahun 2023, aktivitas pengurugan atau pemadatan lahan di Kampung Balekambang RT 60, RW 06, Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tampak berjalan mulus meski disinyalir belum mengantongi izin dari dinas-terkait. Pemadatan lahan milik perorangan yang semula merupakan rawa itu juga menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Pada awal […]

  • AMSP Menilai Penanganan Kasus BSPS di Sumenep Seperti Dagelan

    AMSP Menilai Penanganan Kasus BSPS di Sumenep Seperti Dagelan

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI- kasus Bantuan Stimulan Pembangunan Swadaya (BSPS) 2024 di Kabupaten Sumenep kembali menjadi sorotan publik, dalam aksi jilid 2 Aliansi Masyarakat Sumenep Peduli(AMSP) kembali menggelar aksi demo di depan pintu Kejaksaan Negeri Sumenep kamis 22/5/25. Aliansi masyarakat Sumenep peduli (AMSP) menilai proses penyidikan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur seperti tidak serius dan dinilai bukan penegakan hukum,tapi […]

  • Jelang Peringatan Hari Jadi ke-106 Kota Mojokerto, Mas Pj – Warga Kompak Semarakkan Lomba Kampung 2024

    Jelang Peringatan Hari Jadi ke-106 Kota Mojokerto, Mas Pj – Warga Kompak Semarakkan Lomba Kampung 2024

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 335
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Ratusan warga dari 18 kelurahan se-Kota Mojokerto berduyun-duyun mendatangi Gelora A. Yani, Kecamatan Magersari untuk meramaikan Lomba Kampung Tahun 2024, Minggu (9/6). Mereka adalah peserta sekaligus para supporter lomba kampung yang terdiri dari lomba balap karung dan makan kerupuk estafet dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-106 Kota Mojokerto. Tidak mau kalah dengan warganya, […]

expand_less