TNI dan Masyarakat Papua Rayakan Idul Adha Bersama Penuh Kehangatan dan Persaudaraan di TK J2 Kout
- account_circle Pom py
- calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
- visibility 96
- print Cetak

Intan Jaya, RI – Dalam suasana penuh khidmat dan kehangatan, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan Pos TK J2 Kout menggelar kegiatan Sholat Idul Adha 1446 H bersama masyarakat setempat di Mushola Asyifa. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danpos TK J2, Lettu Inf. Nanang Muhtar dan dihadiri sekitar 50 orang, terdiri dari personel TNI dan warga sipil dari berbagai latar belakang.
Mushola kecil berwarna hijau itu menjadi saksi harmoni antara aparat dan masyarakat, ketika takbir menggema dan jamaah memadati ruang sederhana untuk menunaikan Sholat Idul Adha secara berjamaah. Seusai pelaksanaan ibadah, suasana penuh sukacita tampak dalam kegiatan ramah tamah yang diselenggarakan di halaman pos, dengan hidangan khas yang dimasak bersama oleh personel TNI dan warga.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran TNI bukan hanya soal pengamanan, tapi juga tentang merawat kebersamaan. Idul Adha ini menjadi momen sakral untuk memperkuat ikatan kekeluargaan antara kami dan saudara-saudara di Papua,” ungkap Lettu Inf. Nanang Muhtar, Danpos TK J2 Kout.
Tak hanya berdoa dan berbagi makanan, momentum ini juga dimanfaatkan untuk saling membantu dalam kegiatan sosial kecil namun bermakna. Terlihat personel TNI membantu warga mencuci tangan dengan air bersih, sebagai simbol kepedulian dan pelayanan.
“Saya merasa senang bisa sholat bareng tentara. Mereka baik, tidak membeda-bedakan. Kita makan sama-sama, ngobrol, ketawa. Rasanya seperti keluarga sendiri,” ujar Bapak Yulius, salah satu tokoh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.
Kegiatan ini menunjukkan kebersamaan yang tulus: TNI dalam balutan baju koko dan sarung berdampingan dengan masyarakat di sajadah yang sama; pemandangan dapur darurat penuh uap makanan lezat; dan tangan-tangan saling menolong dengan latar alam hijau Papua yang damai.
Momentum ini adalah wujud nyata dari semangat persatuan dan pengabdian yang tidak mengenal batas. TNI hadir bukan sekadar penjaga kedaulatan, tapi juga mitra setia dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
“Kami percaya, keamanan dan kedamaian di Papua bukan hanya soal senjata, tapi tentang hati yang saling terbuka. Itulah yang ingin kami wujudkan,” pungkas Lettu Nanang dengan mata berbinar.
Satgas Yonif 500/Sikatan membuktikan bahwa pengabdian bisa diwujudkan dengan pelukan damai, dan Papua bisa menjadi rumah yang teduh bagi semua anak bangsa.( red Yonif 500 Sikatan/mjb, tg)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar