Kasus Foto Mesra Diduga Mirip Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Terus Berlanjut, Kyai Durdi Penuhi Panggilan Polda Jatim
- account_circle Pom py
- calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
- visibility 138
- print Cetak

Kyai Durdi yang kesehariannya mengajar mengaji di Desa Sumberwuluh
Lumajang, RI – Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Oktafiyani tidak main-main dengan akun-akun tiktok yang menyebarkan foto mesra yang diduga mirip dengannya, karena sudah mencoreng nama baiknya. Kasus viralnya foto mesra yang diduga mirip Ketua DPRD Kabupaten Lumajang rupanya masih terus bergulir di Polda Jatim, terbukti Kyai Durdi datang penuhi panggilan Polda Jatim sebagai saksi atas komentar di akun media sosial tiktok Garis Keras.
Langkah hukum ini dikonfirmasi oleh Direktur Reserse Siber Polda Jatim, Kombes Pol R. Bagoes Wibisono Handoyo. Menurutnya, Okta melaporkan tentang UU ITE.
“Iya ada buat laporan. (Laporannya) UU ITE. Untuk sementara itu dulu, saya gak bisa kasih keterangan yang lain ya,” kata Bagoes kepada Kompas.com (21/11/2024), dikutip Rabu (23/05/2025).
Kyai Durdi sehari-harinya mengajarkan ilmu agama julukannya kyai kampung yang merupakan guru ngaji di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang akhirnya terseret sebagai saksi atas repost atau posting ulang dari akun media sosial tiktok Masyarakat Gerindra.
“Saya dipanggil ke Polda Jatim tanggal 18/07/2025 sebagai saksi satu, saya hanya ditanya pekerjaan iya saya jawab guru ngaji TPA dan TPQ, terus rumahnya dimana juga saya jawab di Desa Sumberwuluh dan saya lulusan Sekolah Dasar (SD) Kelas 3, iya itu saja pertanyaannya,” jelas Kyai Durdi.
“Saya sampaikan di Polda Jatim bahwa saya marah dan kecewa, saya marah kalau itu fitnah tentang foto yang beredar tersebut dan saya kecewa kalaupun foto yang tersebar itu benar, karena apapun itu Ketua DPRD Lumajang juga ketua saya dan ketua masyarakat Lumajang,” imbuh Kyai Durdi, Rabu (23/07/2025).
Dihari yang sama Nur Holik Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang saat dikonfirmasi melalui seluler buka suara, Polda Jatim harus membuka secara jelas kasus ini periksa semua yang bersangkutan jangan tebang pilih karena yang upload dan repost foto yang diduga mirip Ketua DPRD Kabupaten Lumajang juga banyak terutama yang ada di foto tersebut harus dicari kebenarannya.
“Saya berharap pihak berwajib yakni Polda Jatim bekerja semaksimal mungkin jangan sampai Kyai Durdi yang bermula jadi saksi malah jadi tersangka karena sampai detik ini hanya Kyai Durdi yang diperiksa,” ucap Holik.
Masih Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, “Kami akan berdiri sebagai garda terdepan untuk Kyai Durdi jikalau beliau dijadikan tersangka, kami juga sudah berkomunikasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GRIB JAYA Jawa Timur agar Polda Jatim segera memanggil saksi-saksi yang terduga ada di foto tersebut dan pemilik akun-akun yang lainnya,” imbuhnya.
“Badan Kehormatan (BK) DPRD adalah alat kelengkapan DPRD yang bersifat tetap dan bertugas menjaga moral, martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas DPRD maka harus ikut bergerak menelusuri dugaan foto mesra yang diduga mirip Ketua DPRD Kabupaten Lumajang kalau proses hukum berjalan makan Badan Kehormatan (BK) segera ambil tindakan tegas ,” tutup Holik. (Azis/Ari)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar