Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ada Nuansa Tegang Dalam RDP di DPRD Probolinggo, Ketua AMPP : Hukum Seberat beratnya Pelaku Pemerkosa Santri dan Tutup Ponpesnya

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 128
  • print Cetak

PROBOLINGGO,RI- Tegangan sempat terlihat di ruang rapat DPRD Kabupaten Probolinggo saat digelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang santriwati di salah satu pondok pesantren (Ponpes) di Desa Sumberkerang, Kecamatan Gending, Rabu (12/11).

Kasus yang tengah ditangani oleh Unit PPA Polres Probolinggo itu menarik perhatian publik setelah terungkap bahwa terduga pelaku merupakan pengasuh sekaligus pemilik ponpes Tarbiyatul Islam.

RDP yang digelar secara terbuka untuk umum ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, antara lain Komisi I dan Komisi IV DPRD Kabupaten Probolinggo, perwakilan Polres Probolinggo, PCNU Kraksaan, MUI, Kemenag, perwakilan pihak Ponpes serta sejumlah lembaga masyarakat dan aktivis yang tergabung di L3GAM Probolinggo seperti LPLH-TN, Tapal Kuda Nusantara, Libas88, LIN, Madas Nusantara, AMPP, hingga Gerakan Aktivis Pelayan Kesejahteraan Masyarakat (GAPKM) dan simpatisan dari LSM Jawara.

Tak terkecuali keluarga korban, termasuk ibu, kakak korban, warga masyarakat Randupitu dan juga kepala desa bersama kuasa hukum mereka, Prayuda, yang secara lantang menyerukan agar tidak ada intervensi dari pihak manapun dalam proses hukum terhadap pelaku pelecehan seksual.

“Saya di sini tanpa memungut biaya sepeser pun. Jangan ada yang bilang pengacara korban dibayar. Kasus ini saya anggap seperti anak sendiri. Bagaimana hancurnya masa depan korban dan keluarganya. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya,”tegas Yuda di hadapan forum.

Kakak korban menuturkan kesaksiannya dengan penuh emosi, mengungkapkan bahwa sang adik diduga diperkosa di dalam mobil oleh oknum pengasuh ponpes.

“Ini bukan pelecehan biasa, ini pemerkosaan. Adik saya menceritakan semuanya. Kami tidak membayar pengacara sepeser pun. Kami hanya menuntut keadilan,” ujarnya.

Sementara perwakilan L3GAM Probolinggo, H. Lutfi Hamid BA, saat berkesempatan berbicara menegaskan bahwa Ponpes Tarbiyatul Islam harus segera ditutup dan dicabut izinnya, karena selain kasus dugaan pelecehan, juga terdapat indikasi ajaran menyimpang.

“Ada pengakuan bahwa terduga pelaku menyampaikan ajaran aneh, bahwa “jika keringatmu menyentuh keringatku maka kamu bisa masuk surga”. Ini sudah sangat menyesatkan. Pelaku biadab ini harus dihukum seberat beratnya.” Tegas pria yang akrab disapa iyek Lut ini.

Nada keras juga disampaikan M.Joyo dari LSM Jawara turut mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera menangkap pelaku tanpa menunggu lama.“Kami minta pelaku ditangkap paling lambat satu minggu, paling cepat tiga hari. Dan segera adakan press release resmi agar publik tahu langkah hukum yang diambil,” ujarnya.

Indikasi tidak respeknya pihak Kemenag di protes Aktivis Muhyiddin Ketua Libas88 menyayangkan sikap perwakilan Kemenag seharusnya tidak bersikap dingin dengan alasan kewenangan penutupan ponpes berada di pusat.“Kalau tidak ada laporan dari bawah, bagaimana pusat akan tahu? Seharusnya Kemenag Probolinggo berinisiatif membuat laporan untuk diteruskan ke pusat, bukan malah bersikap pasif,”kata Muhyidin.

“Kami siap menandatangani dukungan untuk dibawa ke DPR RI jika diperlukan. Kami akan kawal hingga korban mendapat keadilan di pengadilan,” ujar ketua komisi DPRD.

Meski perwakilan Unit PPA Polres Probolinggo menjelaskan kasus ini sudah dalam tahap lidik, namun indikasi gerak cepat dinilai Aktifis L3GAM masih belum terlihat secara masif.

Prilaku bejat oknum pemilik ponpes ini sudah tidak bisa dinalar menggunkan akal normal,mengingat ponpes merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang seharusnya menjadi tempat aman dan beradab bagi para santri, namun tabiat nyeleneh oknum ini sudah diluar batas prilaku seorang pendidik. (suh)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Nataru Aman, Kapolres Pasuruan Cek Pengamanan Gereja

    Pastikan Nataru Aman, Kapolres Pasuruan Cek Pengamanan Gereja

    • calendar_month Senin, 25 Des 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 274
    • 0Komentar

    PASURUAN, RI – Guna memastikan situasi Gereja kondusif saat malam Natal, Kapolres Pasuruan mengecek Pos Pengamanan Operasi Lilin Semeru 2023 Polres Pasuruan saat malam Natal di Gereja St. Theresia, Jl. Ahmad Yani No.70, Kluncing, Petungasri, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (24/12/2022) malam. Dalam pengecekan tersebut, AKBP Bayu didampingi Wakapolres Pasuruan Kompol Hari Aziz, S.H., PJU […]

  • Polres Sumenep Doa Bersama Para Suporter untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

    Polres Sumenep Doa Bersama Para Suporter untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 263
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Polres Sumenep, Madura Jawa Timur bersama sejumlah kelompok Suporter sepak bola termasuk Aremania Sumenep, menggelar doa bersama untuk para Korban tragedi Kanjuruhan, Malang, Senin (03/10/2022). Doa bersama berlangsung di lapangan tenis Polres Sumenep, yang dihadiri Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko,S.H.,S.I.K.,M.H., bersama Jajaran Pejabat Utama tampak khusyuk mengikuti rangkaian doa bersama tersebut, […]

  • Inovasi “PETIS” Polres Pamekasan Mempermudah Masyarakat Untuk Mendapatkan SIM

    Inovasi “PETIS” Polres Pamekasan Mempermudah Masyarakat Untuk Mendapatkan SIM

    • calendar_month Selasa, 1 Jun 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – RI, Dalam rangka mempertahankan Wilayah Bebas dari Koropsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan melayani (WBBM), polres Pamekasan meluncurkan beberapa Program dan inovasi. Salah satu program dan inovasi,yang diluncurkan oleh Satlantas Polres Pamekasan yaltu program “PETIS “(Pelatihan Ujian Praktek SIM) yang bertempat di Polres Pamekasan Madura Jawa timur senin  31/05/2021.  Kapolres Pamekasan  AKBP […]

  • Laga Sengit 2 Kesebelasan Saling Berebut Si Kulit Bundar

    Laga Sengit 2 Kesebelasan Saling Berebut Si Kulit Bundar

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 265
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Kelanjutan permainan pertandingan pada sesi ke 2 dalam Liga Santri Piala Kasad di Wilayah Kodim 0819 Pasuruan, dihari ke 3 kali ini dilaksanakan oleh Tim kesebelasan NH FC Sukorejo vs Bayt Al Hikmah FC Bugul Kidul, pertandingan mulai pukul 15.15 Wib  di Stadion utama Untung Suropati Kota Pasuruan, Rabu (22/6/22). Setelah Wasit […]

  • Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Dalam Pagelaran Seni

    Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Dalam Pagelaran Seni

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 265
    • 0Komentar

    JOMBANG – RI, Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menghadiri Pagelaran Seni Budaya dalam Rangka Sosialisasi 4 Pilar MPR RI  di Bale Tani, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Sabtu (19/9/2020) malam. Sosialisasi 4 Pilar yang berpedoman pada Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika ini dikemas […]

  • Jalan Poros Tengah Desa Bilis-Bilis di Perbaiki Masyarakat Dengan Dana Swadaya Tanpa Hadirnya Pemerintah Daerah.

    Jalan Poros Tengah Desa Bilis-Bilis di Perbaiki Masyarakat Dengan Dana Swadaya Tanpa Hadirnya Pemerintah Daerah.

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SUMENEP , RI-perbaikan akses jalan poros tengah desa Bilis- Bilis dengan desa Kalisangka yang merupakan jalan Kabupaten yang tidak pernah di perhatikan oleh Pemerintah Kabupaten kini masyarakat dengan suka rela memperbaikinya dengan swadaya masyarakat Desa Bilis-Bilis Kec. Arjasa Kabupaten Sumenep Senin 12 Januari 2026. Jalan tersebut merupakan akses viral yang setiap hari dilintasi masyarakat terutama […]

expand_less