Hibah Lahan Dari Tokoh Masyarakat, Pembangunan Gedung KDMP Buntu Mauli Dimulai
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
- visibility 53
- print Cetak

Hibah Lahan Dari Tokoh Masyarakat, Pembangunan Gedung KDMP Buntu Mauli Dimulai
Samosir, RI – Pemerintah Kecamatan Sitiotio yang diwakili Camat Sitiotio Josro Tamba dengan Sekretaris Kecamatan Jimmy Sinaga hadir dan turut serta dalam peletakan batu pertama Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih Buntu Mauli di Dusun II Ransang Bosi. Senin, (16/2/2026).
Acara yang digagas oleh Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Buntu Mauli dan Pelaksana Pembangunan berlangsung dalam suasana hikmat dan penuh kekeluargaan dan dihadiri oleh Kepala Desa Buntu Mauli Oloan Tagon Sinaga, BPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama setempat.
Prosesi peletakan batu pertama diawali dengan acara kearikan lokal dari penatua dan dilanjutkan peletakan batu pertama yang dimulai dari Kepala Desa Buntu Mauli Oloan Tagon Sinaga, perwakilan tokoh masyarakat yang menghibahkan lahan, mewakili Danramil kecamatan Palipi-Sitiotio, mewakili Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Samosir, Ketua KDMP Buntu Mauli, Ketua BPD, Pendamping Desa dan Pelaksana Pembangunan.
Setelah selesai peletakan batu pertama, selanjutnya dilaksanakan acara makan bersama di rumah kediaman salah satu tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Sitio-tio Josro Tamba mengapresiasi tokoh-tokoh masyarakat Desa Buntu Mauli yang tergabung dalam Bius Ransang Bosi dan Dolok Martahan, yang telah menghibahkan sebidang tanah di lokasi strategis untuk dijadikan lahan pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih, dimana Desa Buntu Mauli yang pertama yang melakukan pembangunan gedung koperasi merah putih di Kecamatan Sitio-tio.
Camat juga mengapresiasi Kepala Desa Buntu Mauli Oloan Tagon Sinaga dan BPD serta Pengurus Koperasi yang telah bersinergi untuk membangun komunikasi intensif dengan tokoh masyarakat sehingga proses penyerahan lahan dari masyarakat dapat berjalan lancar.
Pembangunan gedung akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat melalui PT. Agrinas Pangan Nusantara bersinergi dengan TNI dengan tujuan agar pembangunan gudang, gerai, dan sarana pendukung lain dapat berjalan lebih cepat dan efisien. Direncanakan, pelaksanaan pembangunan akan selesai paling lambat 90 (sembilan) puluh hari ke depan.
Camat Sitio-tio juga menambahkan, bahwa di Tahun 2026 ini, seluruh desa sudah harus mempunyai gedung atau kantor Koperasi Desa Merah Putih agar penyaluran 58 persen Dana Desa dapat terserap melalui program Koperasi Desa Merah Putih.
“Program ini merupakan skema dari pemerintah sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat pedesaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga, mengendalikan inflasi, memperkuat ketahan pangan dan pengentasan kemiskinan, yang mana dana disalurkan melalui bank Himbara dengan aturan yang jelas untuk membangun kemandirian ekonomi desa melalui berbagai unit usaha produktif seperti gas elpiji, sembako, hingga logistik dan juga menyediakan layanan simpan/pinjam dengan bunga rendah,” ujarnya.
(Jackson Pandiangan)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar