Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bupati Gresik Resmikan SRMA 37 Gresik, Ikhtiar Gresik Memutus Rantai Kemiskinan Melalui Pendidikan

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
  • visibility 144
  • print Cetak

Foto Bupati Gresik Resmikan SRMA 37 Gresik, Ikhtiar Gresik Memutus Rantai Kemiskinan Melalui Pendidikan.(kom)

Gresik, RI — Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan gedung Sekolah Rakyat Menengah Atas 37 Gresik (SRMA 37 Gresik) pada Senin (4/8/25). Gedung yang berlokasi di Kecamatan Sidayu ini merupakan hasil revitalisasi dari eks UPT SMPN 30 Gresik. Bangunan tersebut kini disulap menjadi ruang belajar dan asrama bagi siswa-siswi dari keluarga prasejahtera.

Turut mendampingi dalam peresmian, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. Sebanyak 75 siswa menempati asrama dan memulai kegiatan belajar di tiga ruang kelas yang telah disiapkan.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden RI, atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Gresik untuk mengimplementasikan program Sekolah Rakyat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden karena Gresik ditunjuk untuk bisa mengimplementasikan Sekolah Rakyat. Kami melihat Sekolah Rakyat ini merupakan cara efektif untuk memuliakan masyarakat prasejahtera. Tujuannya untuk memutus rantai kemiskinan pada keluarga prasejahtera,” ujar Bupati Yani.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI, Agus Zainal Arifin, turut memberikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mewujudkan komitmen pendidikan inklusif.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemkab Gresik yang bersungguh-sungguh dalam menyukseskan Sekolah Rakyat. Ini bukan hanya soal pendidikan, tapi juga keberpihakan sosial yang nyata,” ungkapnya.

Seluruh infrastruktur penunjang pendidikan dan asrama telah siap ditempati. Gedung, sarana belajar, kamar asrama, fasilitas MCK, hingga dapur umum disiapkan dalam waktu enam bulan, dengan pengawasan langsung dari Pemkab Gresik. Tidak hanya itu, para siswa akan mendapatkan dukungan penuh fasilitas dan bantuan dari Kementerian Sosial, sebagai bagian dari jaminan kesejahteraan pendidikan.

Kepala Sekolah SRMA 37 Gresik, Rangga Pratama Wahyudiarta, menjelaskan bahwa para guru akan menjalani proses matrikulasi selama 2-3 bulan. Ini untuk mempersiapkan pendekatan belajar yang adaptif.

“Selama masa awal, siswa akan mengikuti program pengenalan yang menyenangkan dengan tema seperti perundungan dan anti intoleransi, agar mereka dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan asrama,” jelas Rangga.

Bupati Gresik sebelumnya mengajak para guru dan tenaga pendidik Sekolah Rakyat untuk melakukan studi banding ke sekolah unggulan milik CT ARSA Foundation di Sukoharjo pada 30 Juli 2025. Langkah ini dilakukan agar SRMA 37 Gresik dapat mencontoh keberhasilan dan prestasi para alumni sekolah tersebut.

Kebahagiaan atas hadirnya Sekolah Rakyat juga dirasakan langsung oleh para orang tua siswa. Salah satunya, Titik (45), warga Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, yang datang mengantar anaknya dengan diantar oleh Camat Manyar.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya Sekolah Rakyat yang juga menyediakan asrama ini. Anak saya bisa sekolah gratis dan tidak khawatir lagi bagaimana berangkat sekolahnya,” tuturnya Titik.

Isak tangis turut mengiringi proses masuk asrama. Hal ini tak lepas dari kebijakan pembatasan kunjungan wali murid di masa awal, agar para siswa dapat fokus beradaptasi dengan lingkungan dan kehidupan asrama secara mandiri.

Dengan langkah konkret ini, Pemerintah Kabupaten Gresik menunjukkan komitmen untuk membuka ruang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera agar memiliki masa depan yang lebih cerah melalui akses pendidikan yang setara. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencanangan Gerakan Magetan Bermasker 24 Jam

    Pencanangan Gerakan Magetan Bermasker 24 Jam

    • calendar_month Minggu, 21 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 274
    • 0Komentar

    MAGETAN – RI, Pemerintah Kabupaten Magetan adakan Gerakan Bermasker 24 Jam, pada Minggu (21/2/21) pada pukul 11.00 WIB, di gelar di Pendopo Surya Graha, Kabupaten Magetan Jawa Timur. Dalam giat tersebut, Bupati Magetan, Suprawoto menyampaikan tujuan Giat tersebut dan “Gerakan Magetan Bermasker 24” tersebut juga didampingi Wakil Bupati Magetan, Komandan Danrem 081 DSJ Madiun, Pimpinan […]

  • Persiapan Pelaksanaan Vaksinasi Serentak Di Bangkalan

    Persiapan Pelaksanaan Vaksinasi Serentak Di Bangkalan

    • calendar_month Kamis, 10 Jun 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 245
    • 0Komentar

    BANGKALAN – RI, Kapolda Jatim bersama Pangdam V Brawijaya, Rabu siang turun di Kabupaten Bangkalan, guna memastikan kondisi di Bangkalan sebelum dikunjungi Panglima TNI dan Kapolri. Sekaligus melihat kesiapan rencana Vaksinasi secara setentak yang akan dilakukan pada Jum’at 11 Juni 2021 mendatang. Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto mengatakan, nantinya Panglima TNI dan Kapolri […]

  • Jual Mesin Jahit dan Handphone Milik Bosnya, Karyawan Konveksi di Pekalongan Dilaporkan Polisi

    Jual Mesin Jahit dan Handphone Milik Bosnya, Karyawan Konveksi di Pekalongan Dilaporkan Polisi

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Kab.Pekalongan,radarindonesiaonline.com – Seorang pria berinisial S (35th) warga Kelurahan Banyuurip Kecamatan Pekalongan selatan Kota Pekalongan dilaporkan ke pihak Kepolisian, karena telah menjual mesin jahit dan juga handphone tanpa sepengetahuan pemiliknya. Kapolres Pekalongan AKBP wahyu rohadi, S.I.K., M.H melalui Kasat Reskrim AKP Isnovim Chodariyanto, S.H., M.H menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (05/08/2023) di sebuah rumah […]

  • Hadirnya Gandrung Zombie, Membuat BALAWANGI Geram

    Hadirnya Gandrung Zombie, Membuat BALAWANGI Geram

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 281
    • 0Komentar

    BANYUWANGI, RI – Dengan hadirnya Gandrung Zombie di Banyuwangi, sejumlah tokoh adat dan seniman yang tergabung di dalam forum Pembela Adat dan Budaya Banyuwangi (Balawangi), mendatangi Dinas Pariwisata Banyuwangi untuk meluruskan dan menyampaikan aspirasinya hal yang sangat jelas menciderai ikon Banyuwangi yaitu Gandrung, pada Rabu (22/01/2020). Tetapi sangat di sesalkan bagi rombonan Balawangi, Kepala Dinas […]

  • Kejaksaan Tinggi Kalbar ( Kejati ) Menetapkan 2 Orang Tersangka Dugaan Pembangunan Gedung SMA Mujahidin Pontianak

    Kejaksaan Tinggi Kalbar ( Kejati ) Menetapkan 2 Orang Tersangka Dugaan Pembangunan Gedung SMA Mujahidin Pontianak

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    PONTIANAK, RI – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat menetapkan 2 (dua) orang sebagai tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Pada Pelaksanaan Pembangunan Gedung SMA Mujahidin yang bersumber dari Dana Hibah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat TA 2020 S.D TA 2022 Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalbar Siju, SH.MH dalam Pers Rilis menyampaikan Penetapan tersangka dilakukan […]

  • Penambangan Di Duga Tanpa Izin Di Bondowoso Terus Berjalan, Bagaimana Pemprov Jatim Dan Pemkab?

    Penambangan Di Duga Tanpa Izin Di Bondowoso Terus Berjalan, Bagaimana Pemprov Jatim Dan Pemkab?

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 388
    • 0Komentar

    BONDOWOSO – RI, Penambangan tanpa izin di Kabupaten Bondowoso membuat perhatian banyak pihak, bahkan pada Tanggal 11/10/2020 FKPRM (Forum Komunikasi Pemimpin Redaksi Media) di Jawa Timur serentak menayangkan kondisi Galian C yang bebas beroperasi di Kabupaten Bondowoso sekitar lebih 50  Media Online maupun Cetak. Bahkan, Kepala Bidang Pertambangan Dinas ESDM Pemprov Jatim, Kukuh Sudjatmiko menyatakan […]

expand_less