Breaking News
light_mode
Trending Tags

Di Duga Sarat “Kepentingan” Akhirnya Laporan Polisi Atas Dugaan Perselingkuhan Yang Dilakukan Oknum Bayan SR dan TN berakhir dengan “Berdamai”

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2020
  • visibility 331
  • print Cetak

SRAGEN,RI – Pemberitaan dugaan perselingkuhan yang selama ini ramai di beritakan di media online maupun cetak antara Bayan SR (42) dengan TN (24) yang di laporkan oleh suami TN sendiri yakni TY(28) warga Desa Ngepringan Kecamatan Jenar Kabupaten Sragen Jawa Tengah akhirnya berakhir dengan damai lantaran di duga di balik adanya laporan polisi yang akhirnya menetapkan  SR Bayan dengan TN sebagai tersangka di duga “sarat dengan kepentingan” di luar pihak pelapor dan terlapor.

Menurut TY sebagai pelapor akhirnya mencabut Laporan Polisi (LP) tersebut lantaran di duga di balik kasus tersebut “sarat dengan kepentingan”dengan niat menjatuhkan oknum Bayan tersebut sehingga akan ada pihak lain yang akan di untungkan dengan mendapatkan jabatan sebagai bayan apabila bayan tersebut benar-benar di berhentikan. ”Awalnya saya melaporkan oknum Bayan itu karena ada dorongan dari pihak lain yang mendesak saya dan akhirnya melaporkan Bayan itu ke Polisi biarpun saya gak punya bukti yang cukup dan kejadiannya pun saya laporkan setelah lebih dari seminggu setelah kejadian,” ungkap TY pada Jumat (17/01/20) lalu setelah berembuk dengan pihak keluarganya.

“Dan saya di dorong sekelompok masyarakat untuk tetap melanjutkan kasus itu setelah pihak Polisi mendapatkan bukti yang cukup dan akhirnya Bayan itu jadi tersangka dan ternyata istri saya pun akhirnya ikut juga jadi tersangaka karena di duga ada rasa suka sama seperti bukti yang di temukan pihak Polres dan tanpa  ada unsur paksaan,” terang TY.

“Jadi kalau saya harus korbankan istri saya di penjara kalau kasus ini di teruskan saya juga yang sengsara dan menelantarkan anak saya yang masih 4 tahun. Dan kalau istri saya di penjara siapa yang perduli apa masyarakat mau menanggung biaya hidup kami?,” tanyanya dengan kecewa.

Surat Permohonan untuk pencabutan laporan Polisi Nomor LP/B/04/I/2020/JTG/RES.SRG. tersebut di kirimkan oleh Triyono pada Jumat (17/01/2020) lalu kepada Kapolres Sragen dan Unit PPA Satreskrim Polres Sragen.

“Jadi sekelompok masyarakat yang  memaksa saya meneruskan kasus ini sementara saya riwa riwi ke Polsek dan ke Polres selama hampir dua bulan ini dengan meninggalkan pekerjaan saya dan saya harus menghabiskan uang yang tidak sedikit bagi saya tapi kenyataannya sekelompok masyarakat yang awalnya semangat mendorong saya melaporkan kasus ini ternyata hanya ingin mengorbankan keluarga kami. Istri saya nanti kalau di penjara paling juga sekelompok masyarakat tersebut hanya tertawa bahagia dengan penderitaan kami, ya jadi mending saya cabut perkara ini dan saya memulai hidup baru dengan anak istri saya mungkin nanti saya kerja di luar kota sehingga tidak perlu lagi mengingat kasus ini ke depannya,” tegas Triyono dengan tegas meski kecewa.

SR Bayan merasa senang dengan adanya pencabutan laporan polisi tersebut.

Menanggapi hal ini tentu saja keluarga SR Bayan merasa bersyukur. ”Saya dan keluarga berterimakasih atas kesadaran saudara Triyono dan keluarganya mau mencabut Laporan Polisi tersebut dan saya sudah membantu uang kompensasi karena sudah lelah dan mengeluarkan biaya  sekian minggu karena  masalah ini,” ungkap Suratno Jumat (17/01/20).

“Terkait kasus yang saya alami tentu tidak semua di salahkan ke saya, karena kami sudah sama-sama dewasa. Contohnya Dewi dengan suaminya yang pernah mendatangi rumah saya bersama orang tuanya dan seolah-olah kejadian tersebut yang di dugakan kepada saya tersebut  karena paksaan dari saya, padahal Dewi nya yang sering menghubungi saya dan sering ngajak saya ketemu. Contohnya dia nyuruh saya jemput dia di Solo. Kalau dia tidak suka dan tidak ada niat suka dengan saya kan gak mungkin ngajak saya ketemuan dan tidak membawa anaknya artinya emang dia niat ngajak saya berselingkuh,” ungkapnya.

Meski ada yang tidak suka dengan kasus yang di alami oleh SR namun tentu saja ada pro kontra di masyarakat. Menurut salah satu tokoh masyarakat sekitar yang tidak berkenan namanya di korankan menyebutkan bahwa SR memiliki pribadi yang tidak semuanya buruk. ”Ya sebenarnya Bayan SR itu orangnya supel dan tidak pernah menolak ketika di minta bantuan apapun oleh warga dan lebih bermasyarakat kalau di bandingkan dengan yang lain,” ungkapnya pada sebuah kesempatan dengan Koran ini.

”Kepada siapapun biarpun usianya di bawahnya, Bayan itu selalu menghargai dengan memanggil dengan mas, mbak, pak de, pak le, mbok de, tidak pernah njangkar sama siapapun dan soal dugaan perselingkuhan yang di beritakan selama ini itu ranahnya sangat “pribadi” dan mereka sama-sama sudah dewasa tidak mungkin ada unsur pemaksaan di sana, itu pasti ada rasa  suka sama suka dan kalau terjadi selisih paham di antara mereka yang menjalani gak boleh langsung melaporkan ke Polisi kalau mereka yang memulai sehingga terjadi dugaan  perselingkuhan itu,” terangnya tanpa bermaksud memihak hanya melihat dari logika hukum.

“Dengan keadaan keluarga yang terlihat harmonis, bahagia, punya mobil, istri yang cantik dengan dua orang anak laki-laki yang baik dan sopan sehingga mungkin saja ada yang tidak suka dengan oknum Bayan tersebut, sehingga dengan banyak cara ada sekelompok masyarakat dengan adanya berita yang beredar di media ingin menjatuhkan Oknum Bayan itu,” tambahnya heran.

Untuk di ketahui pada bulan April 2003 lalu SR terpilih sebagai Bayan dengan cara pilihan langsung oleh masyarakat desa setempat dengan 4 calon yakni SR, Margono, Sugiyo, Sri Rejeki dan di menangkan oleh SR, sehingga ada dugaan pemaksaan atas kasus ini karena ada kepentingan pihak tertentu lantaran dugaan perselingkuhan yang di tuduhkan, sebenarnya sudah terjadi tidak baru-baru ini dan terjadi berulang yang membuktikan ada rasa suka sama suka di antara mereka. Koran ini masih menunggu perkembangan penyelesaian kasus tersebut di Pihak Polres karena kedua belak pihak sudah membuat Surat Pernyataan Damai dan pencabutan laporan Polisi. (Bs/Ebit).        

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Yonif 500/Sikatan Laksanakan Komsos Bersama Keluarga Apertinus, Dengarkan Kisah Pilu Aksi Kekerasan OPM

    Satgas Yonif 500/Sikatan Laksanakan Komsos Bersama Keluarga Apertinus, Dengarkan Kisah Pilu Aksi Kekerasan OPM

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    MAMBA,RI-Di tengah hijaunya dataran tinggi Mamba, Distrik Sugapa, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan kembali melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) untuk mempererat hubungan persaudaraan dengan masyarakat. Pada Sabtu, 22 November 2025, sebanyak 10 personel TK Mamba yang dipimpin Wadantim 1 TK Mamba, Serda Dian Heriyanto, menyambangi kediaman keluarga Apertinus, salah satu tokoh masyarakat Kampung Mamba. […]

  • 505 Personel Yang Terlibat Operasi Mantap Praja Dilakukan Cek Kesehatan Oleh Subsatgas Dokkes Polres Sumenep*

    505 Personel Yang Terlibat Operasi Mantap Praja Dilakukan Cek Kesehatan Oleh Subsatgas Dokkes Polres Sumenep*

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sumenep – RI, Subsatgas Dokkes Polres Sumenep melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh kepada personelnya. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan kondisi personel fit sebelum melaksanakan pengamanan Pilkada Serentak 2024. Rabu (13/11/2024) Langkah ini diambil sebagai upaya memastikan bahwa personel kepolisian dalam keadaan fisik yang prima dan mampu melaksanakan tugas pengamanan Pilkada dengan maksimal,” kata Kapolres Sumenep […]

  • Gubernur Jawa Timur Menghadiri Peresmian Masjid Al’Fattah Kota Mojokerto

    Gubernur Jawa Timur Menghadiri Peresmian Masjid Al’Fattah Kota Mojokerto

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 285
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO – RI, Ribuan Jama’ah memadatati Masjid Al’fattah disamping berasiktektur ala Mojopahit dengan panduan ala Timur Tengah juga dibarengi dengan lantunan Sholawat serta salam terus menerus di kumandangkan, Masjid Agung Al’fattah yang berdiri megah tepatnya di sebelah barat Alon-alon berada di Kelurahan Kauman Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto. Peresmian Masjid Agung Al’fattah diresmikan oleh […]

  • Satbrimob Polda Kalbar  Latihan Jelang Pilkada Serentak

    Satbrimob Polda Kalbar Latihan Jelang Pilkada Serentak

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Pontianak, RI – Satbrimob Polda Kalbar terus pertajam kemampuan personelnya melalui kegiatan latihan kemampuan mengantisipasi kesalahan prosedur yang berujung kepada pelanggaran HAM. Sabtu (10/08/24). Dalam rangka mengantisipasi kesalahan prosedur yang berujung kepada pelanggaran HAM Dansatbrimob Polda Kalbar Kbp Irwan Jaya perintahkan jajaran Satbrimob Polda Kalbar untuk melaksanakan kegiatan latihan kemampuan. Salah satu kegiatan latihan kemampuan […]

  • TNI dan Warga Holomama Gelar Makan Bersama dan Doa Syukur Sambut HUT RI ke-80

    TNI dan Warga Holomama Gelar Makan Bersama dan Doa Syukur Sambut HUT RI ke-80

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Papua Tengah, RI – Suasana penuh keakraban dan persaudaraan terasa hangat di Kampung Holomama pada Jumat (15/8/2025). Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan Pos TK Holomama menggelar kegiatan makan bersama dan doa syukur bersama warga, sebagai bentuk kebersamaan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Dipimpin oleh Komandan TK Holomama, Lettu Inf Sugianto, sebanyak […]

  • Peninjauan Banjir Bantaran Sungai Di Wilayah Jomo

    Peninjauan Banjir Bantaran Sungai Di Wilayah Jomo

    • calendar_month Senin, 4 Jan 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 258
    • 0Komentar

    JOMBANG RI, Daerah Bantaran Dam Watu Dakon Desa Blimbing Kecamatan Kesamben, (4/01/21). Kedatangan Wabup SUMRAMBA meninjau langsung di Wilayah Dusun Beluk Desa Blimbing Kecamatan Kesamben dihadiri pihak-pihak Muspida Kabupaten Jombang terdiri dari Kapolres Jombang AKBP  AGUNG, KAPOLSEK SAMBEN, KEPALA DESA SETEMPAT mengkerahkan juga dari BPBD Jombang Pak Abdul Wahab mengkerahkan Alat Berat untuk mengefakuasi sampah […]

expand_less