DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Mendengar Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto, Dokter Aminuddin: Pentingnya Perkuat PAD Melalui Optimalisasi Sektor Usaha
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 10
- print Cetak

PROBOLINGGO,RI-Dari Ruang Sidang Utama DPRD Kota Probolinggo, Jumat (14/8), digelar Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan Pidato Presiden Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026.
Rapat tersebut dihadiri Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, para pimpinan dan segenap anggota DPRD Kota Probolinggo, Sekda Budiono Wirawan, jajaran Forkopimda, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Rapat dipimpin Ketua DPRD Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani.
Pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden. Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan laporan mengenai kinerja lembaga-lembaga negara sekaligus pidato kenegaraan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti berbagai capaian pemerintah selama 21 bulan masa kepemimpinannya. Beberapa di antaranya mencakup swasembada pangan dan energi, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan, hingga reformasi badan usaha milik negara (BUMN) dan pengelolaan sumber daya alam.
Presiden menyebut pemerintah telah menjalankan 121 kebijakan transformatif dalam 663 hari sebagai upaya menyelesaikan berbagai persoalan yang dinilai telah lama dihadapi Indonesia.
Sejumlah capaian yang disampaikan antara lain swasembada delapan komoditas pangan, penghentian impor solar melalui penerapan B50, penurunan harga pupuk sebesar 20 persen, pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta pembangunan Sekolah Rakyat dan Kampung Nelayan.

Selain itu, Presiden memaparkan sejumlah kebijakan strategis lainnya, mulai dari hilirisasi, penguatan BUMN, pengelolaan devisa hasil ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), perlindungan sosial, kesehatan, pelayanan publik, pertahanan, hingga politik luar negeri Indonesia.
Usai menyimak pidato Presiden, Wali Kota Dokter Aminuddin menyampaikan tanggapannya. Ia menilai sejumlah arahan strategis Presiden memiliki relevansi penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan di daerah, khususnya dalam mendorong efisiensi anggaran dan meningkatkan kemandirian ekonomi daerah.
“Setelah menyimak arahan strategis dari Presiden terkait tata kelola pemerintahan di Kota Probolinggo, pentingnya meningkatkan efisiensi anggaran serta memperkuat pendapatan asli daerah melalui optimalisasi sektor usaha,” ujar Aminuddin.
Ia juga menyoroti peran vital BUMN dan BUMD sebagai penggerak perekonomian yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di daerah. “Transformasi ini didukung oleh regulasi yang sedang disusun untuk memperkuat landasan hukum badan usaha di tingkat daerah,” imbuhnya.
Menurut wali kota, berbagai kebijakan strategis yang menjadi arahan pemerintah pusat harus diterjemahkan dalam kebijakan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menekankan, penguatan efisiensi anggaran, optimalisasi potensi pendapatan daerah, serta pemberdayaan badan usaha harus dilakukan secara terintegrasi agar mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. “Seluruh kebijakan strategis ini harus berorientasi pada kesejahteraan rakyat agar berjalan lancar,” tegasnya.
Melalui penguatan tata kelola dan pendekatan tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi daerah yang semakin kokoh, sekaligus memastikan setiap kebijakan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Probolinggo.(suh)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar