Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dua E-Warung/Agen Dikelolah Adik Dan Kakak Kades Padike Diduga Membuat Aturan Sendiri

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
  • visibility 488
  • print Cetak

SUMENEP – RI, Dari hasil investigasi Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) bersama Awak Media menemukan dua E-Warung merupakan Saudara Kades Desa Padike diantaranya E-Warung Meliyani dikelola Ramdaniyah dan E-Warung Barokah dikelola Rahma.

Dalam penyaluran bantuan PKH dan BNT tidak di data setiap KPM yang mengambil bantuan, sehingga membuat aturan yang menyimpang dengan ketentuan yang sudah ditetapkan Pemerintah. Dimana dalam penyaluran batuan tersebut membuat aturan sendiri, pasalnya bantuan yang semestinya berupa Sembako diberikan pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan memberi uang tunai itupun masih dipotong misal bantuan Sembako yang nilainya 800 (delapan ratus ribu rupiah) dikasihkan 700 (tujuh ratus ribu rupiah) berarti hilang 100 (seratus ribu rupiah). Tentunya tinggal kalikan saja, hal ini sudah melanggar aturan dan merugikan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) 2 (dua) E-Warung ada di Dusun Tanjung Malang Desa Padike Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep Jawa Timur, Rabu (19/1/2022).

2 (dua) Adik Kakak menjadi Agen/E-Warung tersebut dikonfirmasi Awak Media mengatakan, “bahwa bantuan Sembako banyak yang di jual. Dari pada dijual ke Pasar dengan harga murah lebih baik kan kami beli dengan harga sesuai permintaan KPM yang biasanya menerima Sembako dengan nilai uang 800 (delapan ratus ribu rupiah) kami kasih 700 (tujuh ratus ribu rupiah) jadi kami kurangi 100 (seratus ribu rupiah) dia mau kok Pak,” kilahnya.

Sementara dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) saat dikonfirmasi Awak Media berbeda dengan pernyataan kedua E-Warung tersebut, KPM mengatakan, “bahwa kami langsung dikasih uang tunai biasanya terima Sembako kalau diuangkan berjumlah 600 (enam ratus ribu rupiah) atau 800 (delapan ratus ribu rupiah) dipotong 100 (seratus ribu rupiah), sebenarnya kami minta Sembako berupa beras, telor dan kacang seperti biasa. Namun kami langsung dikasih uang dengan alasan tidak kebagian beras itu yang terjadi,” jawabnya dengan wajah kecewa. Lanjutnya, “kalau satu orang tidak masalah Pak kalau banyak kan tinggal kalikan saja,” tuturnya.

Sedangkan dari pihak Bank Mandiri Sumenep sebagai Mitra Kerja Agen/ E-Warung dikonfirmasi lewat WhatsApp  mengatakan, “kalau memang ada penyimpangan dari pihak Agen/ E-Warung langsung, kami tidak akan tinggal diam. Sebagai Mitra Kerja langsung dengan Agen maka Bank Mandiri akan bertindak tegas pada Agen yang melakukan penyimpangan-penyimpangan tersebut tetap memberikan sanksi pendisiplinan pada Agen yang bersangkutan. Jadi nanti akan kami investigasi dulu apa ada peran langsung dari Agen terkait laporan sampean itu. Kami mengucapkan terima kasih pada Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) yang telah mengawal langsung program Pemerintah pada Keluaga Penerima Manfaat (KPM) terima kasih atas kerja samanya,” ucapnya.

“Namun bila diluar Agen itu bukan wewenang kami tentunya sampean harus menanyakan langsung pada pihak terkait ke Kades dan pihak Kecamatan, apabila benar itu dilakukan Agen kami tetap memberikan tindakan sanksi pendisiplinan,” tutupnya.

Hal ini tidak bisa dibiarkan terus menerus karena telah merugikan masyarakat miskin dan harus ada tindakan dari pihak yang berwajib dimana jangan mencari keuntungan pribadi dan memperkaya diri dengan aturan yang dibuatnya. Sehingga dampaknya merugikan masyarakat banyak, karena bantuan bukan milik golongan atau kelompok yang dekat dengan penguasa, tentunya ini tidak cuma di Desa Padike saja, mungkin saja akan terjadi di Desa  yang ada di Kecamatan Talango. (M.one)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terjadinya Laka Tunggal Truck Terguling Di SP3 Samirin Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep

    Terjadinya Laka Tunggal Truck Terguling Di SP3 Samirin Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 298
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Telah terjadi Kecelakaan Tunggal bertempat di SP3 Samirin Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, Rabu 09 Maret 2022. Pukul 10.00. Wib. Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S. SH., menjelaskan kronologis kejadian, Truck memuat garam dari Gudang PT. Garam Pelabuhan Kalianget menuju ke Kabupaten Pamekasan. Setibanya di depan […]

  • Safari Ramadhan di Kumdam XII/Tpr, Pangdam Tanjungpura Ajak Prajurit Guyub dan Kompak

    Safari Ramadhan di Kumdam XII/Tpr, Pangdam Tanjungpura Ajak Prajurit Guyub dan Kompak

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Kubu Raya,,RI- –Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., bersama Ketua Persit KCK Daerah XII/Tanjungpura Ny. Beti Iwan Setiawan melaksanakan Safari Ramadhan di Kumdam XII/Tpr, Jalan Adi Sucipto, Sungai Raya, Kubu Raya. Jumat 29 /03/2024 Kegiatan dihadiri Kasdam XII/Tpr, para Asisten dan Kabalakdam serta Pengurus Persit KCK PD XII/Tpr. Diikuti prajurit, PNS dan Persit. […]

  • Dindikbud Kabupaten Pekalongan Merasa Prihatin Masih adanya Bullying Di Sekolah

    Dindikbud Kabupaten Pekalongan Merasa Prihatin Masih adanya Bullying Di Sekolah

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Kab.Pekalongan, RI – STOP BULLYING,,,Bullying adalah peristiwa yang wajib dicegah sedini mungkin, karena berdampak buruk pada korban dan pelaku. Peristiwa kekerasan ini bisa terjadi mulai jenjang sekolah dasar hingga menengah. Dikutip dari situs Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenpppa), bullying atau perundungan adalah segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja. Pelaku adalah […]

  • Dukung Fatwa MUI Sumenep, Polisi Himbau Permainan Capit Boneka Untuk Berhenti Beroperasi di Madura

    Dukung Fatwa MUI Sumenep, Polisi Himbau Permainan Capit Boneka Untuk Berhenti Beroperasi di Madura

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 328
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI – MUI Sumenep keluarkan fatwa larangan permainan capit boneka yang kian menjamur di beberapa pertokoan di Kabupaten Sumenep. Keputusan fatwa larangan diambil karena permainan tersebut dinilai meresahkan dan masuk dalam kategori Judi. Dimana anak-anak banyak menghabiskan uangnya untuk permainan ini. Dengan sistem permainan menukarkan uang senilai Rp1.000 untuk 20 koin dengan waktu permainan 20 […]

  • Kunjungan Kerja Dirut Pembenihan Perkebunan Tebu Dari Kementan Merupakan Upaya Swasembada Gula Nasional

    Kunjungan Kerja Dirut Pembenihan Perkebunan Tebu Dari Kementan Merupakan Upaya Swasembada Gula Nasional

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Foto: Kunker Kementan Dirut Pembenihan Perkebunan Tebu Di Desa Penataran, Nglegok Kab BlitarBLITAR,RI-Direktur Pembenihan tebu dari Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan kunjungan kerja Perkebunan tebu di PT. Tjandi Sewu Baru, Penataran , Nglegok Rabu (23/12/2025) Hadir dalam kunjungan tersebut, Dandim 8080,Letkol Inf Virlani Arudyawan, SH., M.H, M.H.I , Kepala Dinas Pertanian Kabupaten, Ir.Setiana, M.M , Polres […]

  • Promosi Produk Unggulan Unggulan IKM Kabupaten Magetan, Dengan Harapan, Produknya Semakin Di Kenal Luas

    Promosi Produk Unggulan Unggulan IKM Kabupaten Magetan, Dengan Harapan, Produknya Semakin Di Kenal Luas

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 403
    • 0Komentar

    MAGETAN – RI, Dalam rangka mempromosikan Industri Kecil Magetan (IKM) yang saat ini berjumlah sekitar 17 ribu Anggota dengan komoditinya unggulannya Kulit, Anyaman Bambu, Batik, Gamelan, Genteng, Batu-batu dan banyak lagi yang lainnya dan komoditi makanan dan minuman berupa, Lemon, Susu Sapi, Susu Etawa, Kerupuk beberapa snack lainnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan Promosi produk […]

expand_less