Herman Hofi Munawar: Jangan Ada Pembiaran Penimbun BBM Bersubsidi
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
- visibility 62
- print Cetak

Herman Hofi Munawar: Jangan Ada Pembiaran Penimbun.BBM Bersubsidi
PONTIANAK, RI – Disaat ini kondisi Bahan Bakar Minyak Bersubsidi ( BBM) disetiap SPBU Dipontianak dan diwilayah lainya dengan sekejap saja sudah habis.
Dengan kehabisan bahan bakar minyak disetiap SPBU sehingga terlihatnya banyak masyarakat mengantri demi mendapat kan BBM.
Dalam hal tersebut menurut sudut pandang, Herman.Hofi.Munawar selaku…. mengatakan, untuk BBM subsidi hingga mengakibatkan antrian panjang di setiap SPBU, seharus nya stok BBM tersebut sudah melebihi tersedia jangan sampai ada permainan dibalik itu.
Dikatakanya Jika terbukti dalam diam nya aparat yang berwenang bahwa ada kesepakatan diam-diam atau kolusi merupakan tindakan pidana.
Aparat yang mengetahui kecurangan namun sengaja memberi kesempatan atau kemudahan.
Dapat dianggap sebagai orang yang membantu melakukan kejahatan.
Publik sangat paham bahwa Pembiaran atas tindak pidana jarang, bahkan tidak yang terjadi secara “gratis”.
Pasti ada hitung-hitungan adalah hasil tindak kejahatan itu.
Aparat seringkali kalah kuasa dengan pemilik SPBU.
Pemilik SPBU punya akses ekonomi dan akses kemuasaan sehingga fungsi kontrol menjadi tumpul.
Pengawasan hanya dilakukan secara administratif, namun tidak secara substansi (cek fisik mendadak/sidak yang jujur).
Dengan demikian pembiaran atas kecurangan adalah bagian dari kecurangan itu sendiri.
Secara moral dan hukum, aparat yang tidak bertindak saat melihat pelanggaran di depan mata memiliki derajat kesalahan yang sama dengan pelaku kecurangan.
Hal ini disebut sebagai korupsi sistemik, di mana kerusakan tidak lagi bersifat individu, melainkan sudah masuk ke dalam cara kerja organisasi.
Mully /Juan//Radar Indonesia
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar