Kasus Demam Berdarah Dengoe(DBD) Di Wilayah Binaan Puskesmas Sungai Durian, Di Minggu Ke- 48 Menurun.
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Kamis, 12 Des 2024
- visibility 262
- print Cetak

Sungai Raya ,RI- Ditahun 2024,ini bagi masyarakat yang terkena DBD di Wilayah binaan Puskesmas Sungai Durian Kabupaten Kubu Raya berdasarkan grafik yang kami ketahui memang sangat berbeda kejadiannya tutur Kepala Puskesmas Sungai durian ,Suparman, SKM. kepada wartawan ini belum lama ini,
Dikatakan nya kenapa saya kata kan begitu dikarenakan pada tahun 2024 ini kejadiannya masalah DBD tersebut ada penurunan diakhir Minggu Ke- 48 di bulan Desember tahun 2024 ini jelasnya.
Dikatakan nya,adapun kasus DBD tersebut yang tercatat diberberapa Desa diwilayah Binaan Puskesmas Sungai Durian terdapat 12 kasus itupun yang terjadi terakhir dibulan September yaitu diminggu yang ke- 35 hari dengan kasus DBD ada 2 Kasus.tuturnya.
Dikatakan nya namun,hingga saat,ini belum ada informasi lagi dari masyarakat yang menginformasikan ada nya kasus DBD di masyarakat.
Tentu dalam hal ini, diberbagai Desa masih dalam keadaan aman itu sesuai dengan laporan dari para petugas dilapangan kata kepala Puskesmas.
Adapun kasus DBD yang terjadi sebelum ada 8( Delapan ) Desa diantara nya, yaitu: Desa Arang limbung, ada 4 Kasus,Desa Limbung ada.3 Kasus,Desa Kuala dua ada 3 Kasus, Desa Telok Kapuas ada 2 Kasus,Desa Mekar Sari, Desa Madu Sari ,Desa Tembang Kacang,Dan Desa Sungai Ambangah berberapa desa tersebut belum ada kasus itu yang terjadi selama dalam kurun waktu selama 48 Minggu belakang ini yang tercatat hanya 12 kasus. Kata Supratman.
Lalu seperti apa penangan Masalah DBD dimasyarakat , dijelaskan nya,para petugas penanggung jawab sanitasi selalu aktif turun kelapangan dan sering melakukan monitoring kepada masyarakat diberbagai tempat.
Agar dapat memperhatikan tempat penampungan airnya supaya dapat menguras,menutup,mendaur ulang ,menutup wadah air yang dapat menjadi tempat perkembang biakan nyamuk Aedes Aegepti.tuturnya
Mengenai tempat penampungan air, dimasyarakat yang selalu diberi Abate secara berkala sehingga bisa diketahui berberapa indek rumah warga yang terdata ada jumantik.nya.
Alhamdulillah untuk kejadian DBD sangat signifikan antara jumlah kontener Indek terhadap jumlah kasus DBD jika dibandingkan dengan kasus sebelumnya ,tentu masalah ini sangat jauh berbeda karena KLB ditahun sebelumnya memang menurun sehingga sampailah dengan ditahun ini kasusnya sangat menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Dikatakannya,berdasarkan surat edaran. dari Dinas Kesehatan Kubu raya Nomor 400.7.9.2/1589.1/ Dinkes-C Th 2024. Yang dikeluarkan pada tanggal 26 November 2024
Tentang antisipasi peningkatan kasus DBD ( Demam Berdarah Dengoe) dikabupaten Kubu raya ,dengan adanya edaran tersebut menurut nya tentu kami dipuskesmas Sungai Durian ini sudah siap selalu untuk mengantisipasi masalah DBD diwilayah Binaan Puskesmas Sungai Durian ini pungkas nya.
Publis : Muly Radar Indonesia
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar