Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kasus Perusakan Di Jalan Salak Kota Madiun, Oknum LSM Bambang Dwi dan Slamet Di Vonis Masing-Masing 6 Bulan Pidana Penjara, Suradji Tetap Bersyukur Akhirnya Mendapat Keadilan Setelah Perjuangannya Selama 12 Tahun

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2020
  • visibility 440
  • print Cetak
Foto : Bambang Dwi Menghalangi Suradji Meneruskan Pembuatan Pagar

MADIUN – RI, Akhir dari kasus perusakan pagar milik Suradji di Jalan Salak Nomor 44 Kota Madiun akhirnya membuahkan hasil setelah berjalan lebih dari dua tahun terakhir ini.

Seperti pernah diberitakan Koran pada tahun 2018 lalu, dua tahun lalu di sorot oleh Radar Indonesia dengan judul “Diduga memihak kepada pihak yang salah Oknum LSM justru jadi Tersangka”, berawal dari niat Oknum LSM Bambang Dwi Kuryanto (55) yang ingin mendampingi warga masyarakat bernama Slamet (63) dan Sumarsih warga Jalan Salak nomor 44 Kota Madiun dengan harapan mendapat pendampingan agar kasus yang di alami Slamet dan Sumarsi mendapat jalan terbaik atau Solusi yang benar.

Namun kedua warga tersebut bukannya mendapat pendampingan sesuai harapan mereka, Bambang Dwi justru terlibat dan ikut serta melakukan perusakan pagar Rumah milik Suradji yang sudah di beli Suradji pada tahun 2009 silam.

Tetapi Slamet dan Sumarsih masih di beri kesempatan menempati Rumah tersebut walau pada akhirnya jaul beli tersebut diingkari pihak Slamet dan Sumarsih hingga terjadi gugatan pengosongan dan meski sudah keluar putusan hingga dari Mahkamah Agung yang memutuskan bahwa Suradji sah Pemilik atas tanah dan bangunan tersebut.

Namun, tetap saja Slamet dan Sumarsih melakukan perlawanan dan selalu menghalangi Suradji menemapati atau menguasai objek tersebut hingga pada tanggal 02 Juni 2018 lalu Suradji Pemilik baru atas Rumah di Jalan Salak 44 B Kelurahan Mojorejo Kecamatan Taman Kota Madiun tersebut ingin membuat pagar tembok antara Rumah miliknya tersebut dengan tetangganya Bambang Hadimulyo yang juga masih di tempati Slamet karena kedua Rumah tersebut bergandengan hanya di pisahkan tembok dan kedua Rumah tersebut sebelumnya atas nama Slamet dan sebelahnya seblumnya atas nama Sumarsih yang merupakan Istri Slamet sendiri dan sudah di balik nama atas nama Suradji dan Bambang hadimulyo yang saat ini berdomisili di Jalan Cokro Kota Madiun.

Ketika Tukangnya Suradji sibuk membuat  pagar tersebut dan masih sekitar 50 cm tingginya dengan lebar sekitar 4 meter, justru saat itu lah Slamet dan Sumarsih melakukan perusakan pagar tersebut yang di duga atas perintah dari Oknum LSM tersebut dan Oknum LSM tersebut ikut melakukan perusakan.

Foto : Slamet Sewaktu Menghalangi Alat Berat Melakukan Eksekusi Rumah Jalan Salak Madiun

Keadilan akhirnya di dapatkan oleh pihak Suradji.

Atas perusakan itu lah akhirnya Suradji membuat Laporan Polisi(LP) dengan nomor
LP/B/64/VI/2018/JTM/POLRES MADIUN KOTA tanggal 18/06/2018 lalu.

Meski disinyalir terlambat menindaklanjuti laporannya tersebut, karena sudah lebih dari 9 bulan, pihak Suradji tetap mengapresiasi penetapan Tersangka kepada Oknum LSM tersebut dan Slamet juga akhirya ikut sebagai Tersangka.

Meski prosenya agak alot setelah lebih dari 9 bulan berjalan setelah terbit Laporan Polisi namun pada Mei 2019 lalu Slamet dan Bambang akhirnya di tetapkan sebagai Tersangka meski terpaksa kasus ini sampai kepada Propam Polda Jawa Timur saat itu.

Setelah di tetapkan sebagai Tersangka pun Pihak Reskrim Polres Madiun Kota masih mengalami kesulitan karena Slamet dan Bambang Dwi sangat tidak Kooperatif dalam proses pemeriksaan selama di Reskrim maupun Kejaksaan.

Akhirnya pada 20 Februari 2020 lalu, Slamet dan Bambang Dwi Kuyanto di jemput paksa di Rumahnya masing-masing meski sempat berontak ketika di jemput oleh Pihak Reskrim Polres Madiun Kota namun akhirnya semua bisa berjalan sesuai jadwal dan langsung di tahan dan di titipkan di Lapas I Madiun dan sempat menjadi pemberitaan yang ramai di berbagai Media Lokal maupun Nasional.

Foto : Bambang Dwi Dan Slamet

Setelah pemberkasan di lengkapi dengan Nomor Perkara:15/Pid.B/2020/Pn.Mad, Sidang pun berjalan beberapa kali Persidangan dan akhirnya pada 14 Mei 2020 lalu Vonis di bacakan kepada para Terdakwa dengan Putusan bahwa terdakwa Slamet Bin Nairin dan Bambang Dwi Kuryanto Bin Siswoyo terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak Pidana, turut serta merusak barang sebagaimana dalam dakwaan Subsidair, menjatuhkan Pidana kepada para Terdakwa oleh karena itu dengan Pidana Penjara masing-masing 6 (enam) bulan dan Hakim menetapkan masa penahanan yang telah di jalani Para Terdakwa di kurangkan seluruhnya dari Pidana yang di jatuhkan dengan demikian di perkirakan akan bebas pada 20 Agustus 2020 mendatang.

Adapun Hakim pada Persidangan ini adalah Salman Alfis sebagai Hakim Ketua, Ni Kadek Kusuma Wardani dan Hastuti sebagai Hakim Anggotanya.

Terkait Putusan ini sebelum para Terdakwa menerima Putusan tersebut Koran ini sempat mengkonfirmasi Indra Priangkasa yang merupakan Penasehat Hukum (PH) para Terdakwa dengan Team nya yang mana sebelumnya sempat berganti Pengacara (PH).

“Menurut saya Majelis Hakim (MH) terlalu Formal Legalistic, karena menilai perbuatan Terdakwa melalui pendekatan procedural, contoh kalau diketahui perbuatan Suradji salah seharusnya dilaporkan bukan langsung Bongkar”, ungkap Indra Priangkasa via ponselnya pada Sabtu (16/5/20) lalu.

”Sebenarnya menurut saya pendekatan yang tepat adalah Sosio Lagalistic, karena pendekatan ini lebih dapat mengakomodir rasa keadilan di masyarakat sedangkan Formal Legalistis hanya mengedepankan aspek kepastian hukum semata,” tambahnya yang notanbene Pengacara tersebut juga pernah mendampingi Bambang Irianto mantan Walikota Madiun pada tahun 2017 silam.

Foto : Slamet, Sumarsih dan Bambang Dwi Ketika Melakukan Perusakan Pagar

Beberapa hari kemudian para Terdakwa yang kini Terpidana, menerima Putusan tersebut dan tidak melakukan upaya Banding.
Koran ini mencoba mengkonfirmasi kembali hal ini kepada Indra Priangkasa apa tanggapannya atas Putusan yang telah di terima oleh para Kliennya namun belum membalas WhatsApp Koran ini ketika di hubungi pada Jum’at (22/5/20) lalu.

Piter Sinaga yang merupakan Penasehat Hukum dari Pelapor Suradji tetap berharap Kliennya legowo atas Putusan kasus ini.

“Kalau kami sebagai Penasehat Hukum tetap apresiasi putusan ini dan yang jelas Hakim sudah menyatakn mereka terbukti bersalah itu sudah suatu kemenangan dan soal vonis yang ringan karena di awal pelaporan ada pasal 170 KUHP sanksi pidana diatas 5 tahun itu tidak jadi masalah yang penting Klien kami Pak Suradji sudah mendapatkan Keadilan atas kasus tersebut yang sudah dialami lebih dari 12 tahun,” ungkap Piter Sinaga pada Jum’at (29/5/20) lalu.

Suradji yang merupakan pemilik rumah tersebut juga tetap mengapresiasi Putusan tersebut.

“Saya mewakili Keluarga tetap berterimakasih atas Putusan itu karena saya dan Keluarga sudah cukup capek dan jenuh atas kasus Rumah kami di Jalan Salak itu karena sudah 12 tahun baru selesai sekarang,” ungkap Suradji Sabtu (30/5/2020) lalu.

“Di Persidangan juga sebenarnya terungkap bahwa Sumarsih juga ikut serta merusak atau terlibat tapi sudah lah kami tetap memaafkan dan kami berharap kasus menjadi pelajaran berharga buat mereka dan buat yang Oknum LSM yang ikut mendampingi dua tahun terakhir ini bahwa saya hanya minta Keadilan gak lebih dari itu dan Hakim juga sudah memutuskan bahwa memang tidak ada yang Kebal Hukum,” terang Suraji.

“Sekarang kami fokus mengurus tanah itu semoga segera terjual dan semoga tidak ada lagi yang menghambat atau mengganggu kami kayak selama ini,” harapnya. (bs/ebiet/team).

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rawat Dan Jaga Semangat Nasionalisme, FPK Kalbar Lakukan Ziarah ke Makam Juang Mandor Bersama Masyarakat Lintas Etnis

    Rawat Dan Jaga Semangat Nasionalisme, FPK Kalbar Lakukan Ziarah ke Makam Juang Mandor Bersama Masyarakat Lintas Etnis

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    LANDAK,RI-Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan ziarah ke Makam Juang Mandor pada hari Sabtu berberapa waktu yang lalu. Sebagai bentuk penghormatan terhadap para pejuang yang gugur dalam tragedi Mandor sekaligus merawat semangat nasionalisme di tengah masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus FPK Kalbar, masyarakat lintas etnis, tokoh adat, tokoh agama, serta unsur pemuda […]

  • LBH Jong Java Layangkan Surat Permohonan Informasi Publik Terkait Proyek Pembangunan Gedung Museum di Pemalang Senilai 4,7 Miliar

    LBH Jong Java Layangkan Surat Permohonan Informasi Publik Terkait Proyek Pembangunan Gedung Museum di Pemalang Senilai 4,7 Miliar

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 535
    • 0Komentar

    PEMALANG, RI – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jong Java yang berkantor di Jl. RE Martadinata Pelutan Pemalang, hari ini, Rabu 05 Maret 2024 menyambangi PPID Utama Diskominfo Kabupaten Pemalang, yang diwakilkan oleh Yogo Darminto, SH dan Gilang Adika, SH (Bagian Hukum dan Pemberdayaan Masyarakat) yang bertujuan untuk menyampaikan permohonan informasi publik tentang proyek pembangunan Gedung […]

  • Kapolda Jatim Pimpin Upacara Penyambutan Personil Polda Jatim Satgas Garbha FPU 2 Minusca dan Satgas Garbha FPU 12 UNAMID /UN

    Kapolda Jatim Pimpin Upacara Penyambutan Personil Polda Jatim Satgas Garbha FPU 2 Minusca dan Satgas Garbha FPU 12 UNAMID /UN

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 257
    • 0Komentar

    SURABAYA – RI, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo beserta Pejabat Utama Polda Jatim, Senin (28/3/2022) siang, melaksanakan upacara penyambutan personil Polda Jatim setelah selesai melaksanakan tugas sebagai satgas Garbha FPU 2 Minusca dan satgas Garbha FPU 12 UNAMID /UN. Kegiatan ini dilaksanakan di […]

  • Responsif Masyarakat Desa Pakisrejo Vaksin Tahap II Melebihi Undangan

    Responsif Masyarakat Desa Pakisrejo Vaksin Tahap II Melebihi Undangan

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 304
    • 0Komentar

    BLITAR – RI, Kantor Balai Desa Pakisrejo, Kecamatan Srengat dibanjiri masyarakat untuk mendapatkan pelayanan Vaksin. Pasalnya dari jumlah Undangan 500 jiwa tetapi sekitar 1000 orang yang mengantri.Hal ini disampaikan Sumarsono selaku Kepala Desa Pakisrejo, Senin (28/06/21). Menurutnya, berdasarkan data atau laporan dari 16 RT jumlahnya sekitar 500 orang namun tingkat kesadaran masyarakat sangat luar biasa. […]

  • Latbakjatri, Sarana Kodim 0815/Mojokerto Asah Kemahiran Prajurit

    Latbakjatri, Sarana Kodim 0815/Mojokerto Asah Kemahiran Prajurit

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 396
    • 0Komentar

    MOJOKERTO,RI – Sebagai Satuan Komando Kewilayahan, Kodim 0815/Mojokerto melaksanakan tugas pokok TNI AD difokuskan pada Pembinaan Teritorial (Binter) dalam rangka pembinaan wilayah pertahanan pada aspek darat. Kendati fokus pada Tugas Binter, sebagai Satuan Gelar TNI AD, Kodim 0815/Mojokerto juga menjalankan latihan sesuai yang diprogramkan komando atas. Latihan ini, dimaksudkan untuk membina dan melatih para prajuritnya […]

  • Harkamtibmas, Polres Pasuruan Kota Gelar Operasi Bina Kusuma

    Harkamtibmas, Polres Pasuruan Kota Gelar Operasi Bina Kusuma

    • calendar_month Jumat, 15 Jul 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 272
    • 0Komentar

    KOTA PASURUAN – RI, Dalam rangka menciptakan dan memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), Polres Pasuruan Kota menggelar Operasi Bina Kusuma. Untuk meningkatkan kegiatan Operasi Bina Kusuma Semeru 2022 ini Satuan Binmas Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan sosialisasi dan himbuan kepada masyarakat. Kegiatan sosialisasi dan himbauan dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Pasuruan Kota AKP […]

expand_less