Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kejar Target 14,2 Persen, Pemkab Gresik Perkuat Sinergi Penurunan Stunting

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • visibility 55
  • print Cetak

GRESIK,RI-  Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting guna mencapai target prevalensi sebesar 14,2 persen pada tahun 2029. Penguatan kolaborasi tersebut dilakukan melalui kegiatan Sinkronisasi Program dan Pendampingan Web Pelaporan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (Web Bangda) Kabupaten Gresik Tahun 2026 yang digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Rabu (17/6).

Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif saat membuka kegiatan. Menurutnya, percepatan penurunan stunting merupakan agenda prioritas nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, desa, tenaga kesehatan, kader, dunia usaha, hingga masyarakat.

“Ini bukan pekerjaan satu OPD, bukan pekerjaan sektor kesehatan saja. Penurunan stunting adalah kerja bersama yang membutuhkan komitmen seluruh pihak,” ujar Wabup Alif.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Provinsi Jawa Timur Kukuh Tri Sandi serta Afidah Andani dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Peserta terdiri atas perangkat daerah pengampu program percepatan penurunan stunting, para camat, kepala puskesmas, koordinator penyuluh KB kecamatan se-Kabupaten Gresik, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Wabup Alif menjelaskan bahwa berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024, prevalensi stunting nasional masih berada pada angka 19,8 persen. Pemerintah menargetkan angka tersebut turun menjadi 14,2 persen pada tahun 2029 dan mencapai 5 persen pada tahun 2045 sebagaimana amanat Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021.

Sementara itu, prevalensi stunting di Kabupaten Gresik pada tahun 2024 tercatat sebesar 15,2 persen. Angka tersebut menjadi perhatian bersama sekaligus pijakan dalam memperkuat berbagai program percepatan penurunan stunting di daerah.

Menurutnya, arah kebijakan nasional dalam RPJMN 2025–2029 menempatkan pencegahan dan percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari transformasi sosial. Intervensi prioritas yang dilakukan meliputi penanggulangan kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil, pemberian makanan tambahan bagi balita yang mengalami gangguan pertumbuhan, suplementasi gizi mikro, pemenuhan ASI eksklusif, serta pendampingan kelompok 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Ia menegaskan bahwa keberhasilan penurunan stunting sangat ditentukan oleh aksi konvergensi yang terkoordinasi, terpadu, dan dilakukan secara bersama-sama. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan harus bergerak dalam satu arah dan menjadikan data sebagai dasar pengambilan keputusan.

“Konvergensi berarti seluruh pihak bergerak bersama. Kabupaten tidak bisa berjalan sendiri, kecamatan tidak bisa berjalan sendiri, desa juga tidak bisa berjalan sendiri. Semua harus terkoordinasi dan saling menguatkan untuk mencapai tujuan yang sama,” tegasnya.

Wabup Alif menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah mendorong transformasi aksi konvergensi stunting dari pendekatan yang berorientasi pada proses administrasi menjadi pendekatan yang berfokus pada hasil. Melalui integrasi data, pemanfaatan SIPD, dan sistem pelaporan berbasis Web Bangda, intervensi yang dilakukan diharapkan lebih tepat sasaran dan mampu menghasilkan dampak nyata terhadap penurunan prevalensi stunting.

Lebih lanjut, Wabup Alif mengingatkan bahwa tantangan percepatan penurunan stunting tidak hanya berkaitan dengan pendanaan. Masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi, seperti pemahaman terhadap esensi aksi konvergensi yang belum merata, koordinasi lintas sektor yang belum optimal, intervensi layanan yang belum sepenuhnya fokus pada sasaran prioritas, serta perlunya penguatan peran kecamatan sebagai simpul koordinasi strategis.

“Kita tidak boleh hanya berfokus pada output kegiatan. Hal yang paling penting adalah dampaknya. Apakah angka stunting benar-benar turun, apakah anak-anak yang menjadi sasaran mengalami perbaikan status gizi. Kalau tidak ada dampaknya, maka program harus dievaluasi,” katanya.

Diketahui bahwa, stunting tidak semata-mata disebabkan faktor ekonomi. Pola asuh yang kurang tepat, rendahnya pemahaman mengenai pemenuhan gizi anak, hingga kurangnya perhatian terhadap tumbuh kembang anak juga dapat menjadi penyebab stunting.

Karena itu, keterlibatan organisasi masyarakat, kader kesehatan, Tim Pendamping Keluarga (TPK), pemerintah desa, dan berbagai elemen masyarakat lainnya menjadi faktor penting dalam membangun kesadaran keluarga mengenai pola asuh dan pemenuhan gizi yang baik.

Komitmen percepatan penurunan stunting juga telah menjadi bagian dari Nawakarsa Kabupaten Gresik, khususnya melalui penguatan kualitas pelayanan kesehatan yang inklusif, ramah anak, dan berperspektif gender. Dalam RPJMD Kabupaten Gresik, prevalensi stunting ditargetkan mencapai 14,2 persen pada tahun 2029, selaras dengan target nasional, dan terus ditekan hingga mencapai 14 persen pada tahun 2030.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Gresik Edi Hadisiswoyo dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyelaraskan dan mengoordinasikan berbagai upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting agar berjalan terpadu, efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan aksi konvergensi stunting, mulai dari tahap analisis situasi, perencanaan, pelaksanaan program, monitoring, hingga evaluasi.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun integrasi program lintas sektor, peningkatan efektivitas penggunaan anggaran, penguatan layanan bagi kelompok sasaran prioritas, serta kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, kecamatan, puskesmas, desa, dan seluruh pihak terkait,” tuturnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan Web Bangda menjadi instrumen penting untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi program percepatan penurunan stunting secara terintegrasi. Dengan sistem tersebut, berbagai intervensi dapat dipantau secara lebih terukur, akuntabel, dan berbasis data sehingga mampu menghasilkan dampak yang lebih optimal bagi masyarakat. (Rdwn)

Tags
  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Istirahat Siang, Satgas TMMD Reg Ke 120 Kodim 1202/Singkawang Makan Siang Bersama Warga

    Istirahat Siang, Satgas TMMD Reg Ke 120 Kodim 1202/Singkawang Makan Siang Bersama Warga

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Singkawang – RI- Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reg Ke-120 Tahun 2024 Kodim 1202/Singkawang yang dilaksanakan di Jln. Gambir, Kel. Mayasopa, Kec. Singkawang Timur, Kota Singkawang.Sabtu,(11/5/2024) Kegiatan TMMD Reg Ke 120 ini, para prajurit TNI Kodim 1202/Singkawang bersama masyarakat setempat melaksanakan makan siang bersama. Pasiter kodim 1202/Skw Lettu inf Agustinus mengatakan makan siang bersama […]

  • Kapolres Bersama Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Takziah Petugas TPS Yang Meninggal Karena Sakit

    Kapolres Bersama Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Takziah Petugas TPS Yang Meninggal Karena Sakit

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 345
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Oki Ahadian P. S.I.K., M.H. Bersama Ketua KPU Radfan Faisal , S.P.d dan Ketua Bawaslu kota Probolinggo Johan Dwi bertakziah ke rumah duka petugas Linmas TPS yang meninggal dunia, Sabtu (30/11/2024) malam. Almarhum M. Ridwan diketahui merupakan petugas Linmas TPS 07 di PS 7 Kel. Ketapang Kec.Kademangan Kota Probolinggo. Dalam kegiatan […]

  • *Donasi Kemanusiaan PCPM Arjasa untuk Korban Kebakaran Tuntas Disalurkan*

    *Donasi Kemanusiaan PCPM Arjasa untuk Korban Kebakaran Tuntas Disalurkan*

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUMENEP, RI – Aksi kemanusiaan yang dilakukan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Arjasa bagi korban kebakaran di Dusun Kambata, Desa Kangayan, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, resmi ditutup dengan penyaluran donasi tahap terakhir. Penyerahan donasi terakhir sebesar Rp1.000.000 dilakukan secara langsung oleh Carik Desa Kangayan, Lukman, kepada pihak keluarga korban, yang diterima oleh suami almarhumah Ibu […]

  • Babinsa Kelurahan Kota dan Kampung Melaksanakan Monitoring Kegiatan Unjuk Rasa Aksi Damai oleh Asosiasi Penambang Tradisional Belitung

    Babinsa Kelurahan Kota dan Kampung Melaksanakan Monitoring Kegiatan Unjuk Rasa Aksi Damai oleh Asosiasi Penambang Tradisional Belitung

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Tanjungpandan,RI – Babinsa Kelurahan Kota, Serka Astiyandi dan Babinsa Kampung Damai Sertu Fahmi melaksanakan monitoring kegiatan Unjuk Rasa Aksi Damai oleh Asosiasi Penambang Tradisional Belitung. Aksi damai tersebut dimulai dari titik kumpul di halaman Gedung Nasional Tanjungpandan menuju kantor PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Belitung di Jalan Bambang Utoyo Kelurahan Kampung Damai, Kamis, (19/9/2024). Adapun tuntutan […]

  • Pembukaan MTQH Ke-39 Tingkat Kabupaten Tasikmalaya

    Pembukaan MTQH Ke-39 Tingkat Kabupaten Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Kab.Tasikmalaya, RI- Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto didampingi Ketua TP PKK Kab. Tasikmalaya Hj. Ai Diantani Sugianto, membuka Musabaqoh Tilawatil Qur’an Hadist (MTQH) XXXIX Tingkat Kabupaten Tasikmalaya, di Lapang Kalapagenep Cikalong, Selasa (20/08/2024).Bupati Ade menyampaikan rasa bangga dan berterima kasih atas terselenggaranya acara ini. “Sim kuring reueus, mudah-mudahan ieu acara henteu mung sakedar kontestasi hungkul […]

  • KAPOLRES SUMENEP BERI KEJUTAN NASI TUMPENG DAN KUE TART KEPADA DANDIM 0827 SUMENEP DI HUT TNI

    KAPOLRES SUMENEP BERI KEJUTAN NASI TUMPENG DAN KUE TART KEPADA DANDIM 0827 SUMENEP DI HUT TNI

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 278
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Pada hari Selasa tanggal 5 Oktober 2021 pukul 07. 00 wib s/d selesai Kapolres Sumenep Akbp Rahman Wijaya.,S.I.K.,S.H.,M.H. yang  didampingi para Pejabat Utama Polres Sumenep mendatangi Makodim Sumenep Jl. Kesatrian Kel. Pajagalan Kec Kota Kab Sumenep untuk memberikan kejutan dengan membawa tumpeng dan kue tart kepada Dandim 0827 Sumenep di HUT TNI […]

expand_less