Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kekerasan Sadis di Sampang : Pengemudi Ojek di Bakar Hidup-Hidup oleh Penumpang, Polisi Buru Pelaku Pembegalan Berencana

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 196
  • print Cetak

​SAMPANG, RI – Aksi pembegalan yang tergolong sadis dan tidak manusiawi menggemparkan Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Stevens Charles Ricky, seorang pengemudi ojek asal Sidoarjo, menjadi korban kekejaman brutal pada Senin pagi (13/10/2025).
​Pelaku berhasil kabur membawa sepeda motor korban setelah korban disiram dengan bensin lalu dibakar hidup-hidup oleh penumpangnya sendiri di Dusun Penyiburan, Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik.

​Kapolsek Jrengik, AKP Sunarno, S.H., membenarkan dan memberikan detail terkait insiden mengerikan ini bahwa pelaku tidak hanya membegal, tetapi juga melakukan penganiayaan berat dengan membakar korban. Setelah melancarkan aksinya, pelaku melarikan diri membawa sepeda motor korban.

​Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di wilayah yang berbatasan antara Bangkalan dan Sampang. Korban menerima pesanan jasa transportasi secara offline dari pelaku. Pelaku mendatangi korban secara langsung di Surabaya untuk meminta diantar menuju Madura, tanpa menggunakan aplikasi ojek online resmi. Meskipun berisiko, korban menerima tawaran tersebut dan memulai perjalanan panjang melintasi Jembatan Suramadu hingga memasuki Kabupaten Sampang.

​Perjalanan yang memakan waktu cukup lama sempat berjalan normal. Namun, ketika tiba di lokasi yang tergolong sepi di Dusun Penyiburan, Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, pelaku langsung menunjukkan niat jahatnya. Secara tiba-tiba dan tanpa peringatan, pelaku mengeluarkan bensin yang diduga sudah disiapkan sebelumnya, lalu menyiramkannya ke seluruh tubuh korban.
​Dalam hitungan detik, pelaku menyulut api. Kobaran api yang besar langsung melalap tubuh Stevens Charles Ricky.

Korban yang panik dan kesakitan akibat kobaran api, sempat berteriak histeris minta tolong sambil berusaha keras memadamkan api yang membakar dirinya. Namun, pelaku justru memanfaatkan kepanikan korban untuk melancarkan aksi pembegalan. Pelaku dengan cepat mengambil alih sepeda motor korban, langsung tancap gas, dan menghilang dari lokasi.

meninggalkan korban dalam kondisi mengenaskan. Jeritan kesakitan korban segera mengundang perhatian warga sekitar. Mereka bergegas mendatangi lokasi dan memberikan pertolongan pertama menggunakan air dan peralatan seadanya untuk memadamkan api. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka bakar parah di berbagai area vital, meliputi kepala, kedua lengan, punggung, dan paha kiri. Setelah diberikan pertolongan darurat, korban segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

​Tim kepolisian telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi mata di sekitar lokasi kejadian untuk mendapatkan petunjuk penting. Dari modus operandi yang begitu terencana—mulai dari pemesanan offline, pemilihan rute sepi, hingga persiapan bensin—polisi menduga kuat bahwa pelaku telah merencanakan aksi kejahatan ini sejak awal perjalanan. Pengejaran terhadap pelaku pembegalan sadis ini terus dilakukan secara intensif.

​Kondisi terakhir korban dilaporkan mulai stabil, namun ia masih harus menjalani perawatan intensif akibat luka bakar tingkat tinggi yang dideritanya.

​Kapolsek Jrengik menyatakan bahwa kasus ini memiliki kompleksitas yang mengharuskan penanganan lebih lanjut.

​Peristiwa ini sontak menimbulkan keresahan luar biasa di kalangan pengemudi ojek online, memicu perbincangan luas mengenai risiko keamanan saat menerima orderan di luar sistem aplikasi resmi. Publik berharap agar aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku dan mengusut tuntas motif di balik kejahatan yang melampaui batas kemanusiaan ini.(G.Nas)

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT. PERKEBUNAN NUSANTARA I REGIONAL 2 HADIR PADA KEGIATAN INTERNATIONAL TEA WORKSHOP

    PT. PERKEBUNAN NUSANTARA I REGIONAL 2 HADIR PADA KEGIATAN INTERNATIONAL TEA WORKSHOP

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 465
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, RI. – PT Perkebunan Nusantara I Regional 2 hadir pada Kegiatan International Tea Workshop yang diinisiasi oleh Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK Gambung) dan Ethical Tea Partnership (ETP) di Hotel Jayakarta Suites Hotel Bandung, pada Kamis (27/6). Acara yang dihadiri oleh banyak stakeholders ini menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam industri teh, […]

  • Asosiasi Kepala Desa Se-Kecamatan Sukorejo Peduli Korban Bencana Alam Erupsi Gunung Semeru

    Asosiasi Kepala Desa Se-Kecamatan Sukorejo Peduli Korban Bencana Alam Erupsi Gunung Semeru

    • calendar_month Senin, 6 Des 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 343
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Sukorejo memiliki kepedulian besar terhadap Korban bencana alam erupsi Gunung Semeru. Hal itu mereka tunjukkan dengan menggelar kegiatan Bakti Sosial pemberian bantuan kepada warga terdampak. Acara pemberangkatan AKD ke Kabupaten Lumajang untuk menyalurkan bantuan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo kabupaten Pasuruan, Senin (6/12). Hadir […]

  • Kejati Kalbar Bantah Akan Panggil Mantan Gubernur, Kasi Penkum Akui Omongannya Dipelintir Media

    Kejati Kalbar Bantah Akan Panggil Mantan Gubernur, Kasi Penkum Akui Omongannya Dipelintir Media

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Pontianak, RI – Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi Kalbar, I Wayan Gedin Arainta membantah habis-habisan jika dikatakan bahwa pihaknya dalam waktu dekat ini akan memanggil mantan Gubernur Kalbar terkait saksi dalam dugaan penyelewengan bantuan dana hibah Pemprov Kalbar kepada Yayasan Mujahidin Pontianak. Bantahan tersebut disampaikan Wayan kepada awak media, pasca pemberitaan terkait pemanggilan […]

  • Berita Kehilangan

    Berita Kehilangan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Post Views: 162

  • Polres Tulungagung Berhasil Menangkap Terduga Pelaku Penganiayaan Yang Sempat Kabur 

    Polres Tulungagung Berhasil Menangkap Terduga Pelaku Penganiayaan Yang Sempat Kabur 

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 283
    • 0Komentar

    TULUNGAGUNG,RI – Polres Tulungagung, Polda Jatim berhasil mengungkap pelaku penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya seorang pengamen, yang jasadnya ditemukan di Kelurahan Jepun. Saat ini pelaku dilakukan penahanan untuk proses hukum lebih lanjut. Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, SIK, MH, melalui Waka Polres Tulungagung Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, SH, SIK, MIK, saat Pers Rilis  membenarkan telah […]

  • HUT RSUD RA Basoeni Ke-17, Bupati Mojokerto Tekankan Komitmen ‘Berakhlak’

    HUT RSUD RA Basoeni Ke-17, Bupati Mojokerto Tekankan Komitmen ‘Berakhlak’

    • calendar_month Senin, 23 Mei 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 303
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RA Basoeni yang ke-17, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menekankan komitmen sesuai yang ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yaitu Berakhlak (berorientasi, akuntabel, kompeten, harmonis, loyalitas, adaptif, kaloborasi). Hal tersebut disampaikan Bupati Ikfina saat menghadiri senam bersama Pegawai RSUD RA Basoeni, […]

expand_less