Kepala Desa dan Polres Bangkalan Perkuat Sinergi Lawan Pencurian Ternak
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 2
- print Cetak

Polres Bangkalan Perkuat Sinergi Lawan Pencurian Ternak
BANGKALAN,RI– Persaudaraan kepala Desa seluruh Indonesia bersama jajaran Polres Bangkalan memperkuat komitmen bersama dalam memberantas maraknya pencurian hewan ternak yang belakangan menjadi perhatian serius masyarakat pedesaan di Kabupaten Bangkalan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam agenda silaturahmi dan koordinasi yang digelar di Mapolres Bangkalan. Pertemuan itu tidak hanya menjadi forum komunikasi, tetapi juga langkah konkret membangun sinergi antara aparat kepolisian dan pemerintah desa demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, para kepala desa menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas kepolisian dalam memburu pelaku pencurian ternak yang selama ini dinilai sangat merugikan warga. Mereka menilai tindak kejahatan tersebut bukan sekadar kehilangan hewan, melainkan ancaman terhadap sumber penghidupan masyarakat desa.
Kapolres Bangkalan menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya penindakan terhadap jaringan pencurian hewan yang beroperasi di sejumlah wilayah. Ia menyebut kejahatan curwan memiliki dampak sosial dan ekonomi yang besar bagi masyarakat kecil.
“Bagi sebagian warga desa, ternak merupakan aset utama keluarga. Karena itu kami berkomitmen melakukan tindakan tegas terhadap pelaku pencurian hewan,” ujarnya.
Selain penegakan hukum, Kapolres juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia meminta seluruh elemen desa, mulai tokoh masyarakat, tokoh agama hingga perangkat desa, untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
Menurutnya, keberhasilan pemberantasan curwan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam memutus jaringan pelaku hingga ke akar-akarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Manggaan, Kecamatan Modung, Marsaid, mengapresiasi langkah cepat jajaran kepolisian dalam merespons keresahan warga terkait maraknya pencurian ternak.
Ia menyebut komunikasi yang terbangun antara pemerintah desa dan kepolisian sejauh ini berjalan baik dan memberi harapan bagi masyarakat agar situasi keamanan kembali kondusif.
“Kami siap membantu kepolisian, terutama dalam memberikan informasi yang dibutuhkan di lapangan. Harapan kami kasus pencurian hewan ini dapat diungkap hingga ke pelaku utama sehingga masyarakat merasa lebih tenang,” katanya.
Melalui kolaborasi antara aparat keamanan dan pemerintah desa tersebut, diharapkan upaya pemberantasan pencurian ternak di Bangkalan dapat berjalan lebih efektif serta mampu memberikan perlindungan nyata bagi masyarakat pedesaan.
(Time)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar