Menteri BUMN Hadiri Istighosah Doa Kesalamatan Indonesia Di Ponpes Amanatul Ummah
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Senin, 3 Jan 2022
- visibility 302
- print Cetak

MOJOKERTO – RI, Pondok Pesantren Amanatul Ummah melaksanakan kegiatan Istighosah Doa untuk keselamatan Indonesia, di Masjid Komplek Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Jalan Tirto Wening No.2, Kembangbelor, Pacet, Mojokerto Minggu 2 Januari 2022.
Acara tersebut dihadiri Menteri BUMN Bapak Erick Thohir, Ketua Alummi Al Azhar Jawa Timur sekaligus turut hadir pula Ketua GP Ansor Kabupaten Mojokerto H. Muhammad Al Barraa, Dahlan Iskan, Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto KH. Adzim Alawi serta para ulama, Habaib dan Ribuan santri Pondok pesantren Amanatul Ummah.
“Istighosah dan doa Bersama ini atas permintaan dari Bapak Erick Thohir, Menteri BUMN. Kita berdoa seraya memohon pertolongan kepada Allah SWT, agar Rakyat Indonesia segera terbebas dari wabah covid -19, cepat berakhir. Wabah pandemi covid -19 telah menimbulkan ketidakpastian dan keprihatinan bagi bangsa Indonesia. Untuk itu, istighosah dan doa bersama sangatlah penting dilakukan secara rutin. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengatasi pandemi covid -19 serta jenis covid lainnya,” ujarnya.
Dalam sambutannya KH, Muhammad Albarraa Lc. M. Hum, Ketua Yayasan Ponpes Amanatul Ummah yang juga Wakil Bupati Mojokerto menyampaikan, saat ini Pondok Pesantren Amanatul Ummah mengasuh 10 ribu santri. Dan telah memberikan 1000 bea siswa dari sabang sampai meraoke.
Lebih lanjut Gus Barraa menyampaikan, saat ini Pondok Pesantren Amanatul Ummah telah mempunyai beberapa badan usaha, untuk bisa mandiri dan membiayai pesantren, antara lain pengisian bahan bakar Gas, Pabrik Air Minum dalam Kemasan, tahu tempe dan pabrik Roti.
Menteri BUMN Erick Thohir dalam pidatonya mengatakan, pihaknya siap berkolaborasi dengan Pondok Pesantren Amanatul Ummah untuk membangun perekonomian di Indonesia, Salah satunya menyiapkan program magang bagi santri di BUMN.
Erik thohir juga menyampaikan, dengan adanya Bank syariah Indonsia (BSI), optimis pertumbuhan ekonomi Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) akan berkembang. Karena dalam khazanah perekonomian usaha ini merujuk kepada usaha ekonomi produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha kecil sesuai dengan kriteria yang tertuang dalam UU Nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
“Kita harus terus mendukung pertumbuhan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), karena 60 persen dari total kegiatan ekonomi Indonesia didominasi oleh UMKM artinya bisnis yang dijalankan baik individu, perorangan dan badan usaha ukuran kecil,” jelasnya. (Hlina)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar