“Merdeka Belajar” Itulah Progam Yang Saat Ini Mulai Diterapkan Di SMPN 1 Pace

Advertisements

NGANJUK – RI, Progam ini mulai diterapkan setelah Kemendikbudristek menunjuk SMPN 1 Pace sebagai satu Sekolah Penggerak yang ada di Kabupaten Nganjuk. Sebuah kebanggan bagi SMPN 1 Pace bisa lolos sebagai Sekolah Penggerak. Hal ini tak lain karena dari beberapa SMP yang ada di Kabupaten Nganjuk, yang dinyatakan lolos hanya 8 SMP salah satunya SMP 1 Pace.

Penunjukan Sekolah Penggerak ini didasarkan pada  beberapa rangkaian tahapan seleksi yang telah diselesaikan SMPN 1 Pace dengan baik. Kerjasama Kepala Sekolah dan Guru serta elemen masyarakat dilakukan sungguh- sungguh dalam mengupayakan terbentuknya Sekolah Penggerak di SMPN 1 Pace.

Sebagai Sekolah Penggerak SMPN 1 Pace mulai menerapkan Kurikulum Sekolah Penggerak yang diimplementasikan pada Siswa Kelas VII pada Tahun Ajaran 2021/2022. Kepala Sekolah mendorong serta memotivasi Bapak/ Ibu Guru dalam mengikuti berbagai Pelatihan dan Bimtek terkait Program Sekolah baik secara Daring maupun Luring. Dalam menjalankan progam ini 8 Guru ditunjuk sebagai Komite Kurikulum Penggerak,  25 Guru dari berbagai Mapel telah mengikuti IHT ( In House Traning) yang dilaksanakan pada tanggal………….. sampai………. dan 5 Guru lolos sebagai Calon Guru Penggerak yang pada tanggal 13-19 mengikuti BIMTEK yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek di Hotel Nirwana Nganjuk.

Saat ini SMPN 1 Pace tengah mengupayakan guna memaksimalkan penyelenggaraan Progam Sekolah Penggerak yang sesuai dengan Visi Misi Sekolah Penggerak yakni memajukan Pendidikan Indonesia maju, berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila. Oleh sebab itu SMPN 1 Pace memiliki beberapa rencana dua tahun kedepan untuk:

– Menyamakan Visi, Persepsi dan semangat sebagai Calon Guru Penggerak.

– Melengkapi sarana prasarana pendukung seperti Laboratorium Komputer, yang semula memilik 3 Ruangan Laboratorium Komputer untuk kedepannya penambahan 1 Ruang Lab. Komputer sehingga total 4 Ruangan Lab. Komputer.

– Menambah daya listrik dari 16000 Kwh menjadi 23 Kwh.

– Mengadakan Digitalisasi Perpustakaan.

– Pemasangan 21 unit mini PC.

– Mengadakan Pelatihan (Workshop) Assesmen Formatif, Assesmen Diagnostik, Assesmen Sumatif. Rapat penyusunan KOSPN (Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan).

– Monitoring dari Kemdikbud P4TK dan LPMP.

– Pendampingan oleh Tim Ahli melalui Zoom dan Luring. Dari program-progam diatas diharapakan SMP 1 Pace mampu menjadi Pioner bagi Sekolah lain dalam menjalankan Program Sekolah Penggerak. (alex)

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *