Breaking News
light_mode
Trending Tags

NUSANTARA JAYA: Keberagaman Indonesia Anugerah yang Harus Dijaga

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 276
  • print Cetak

SAMPANG, RI – Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman. Keanekaragaman ini dapat dilihat dari berbagai aspek, mulai dari suku, agama, ras, budaya, hingga bahasa. Dari Sabang sampai Merauke, kita dapat menemukan berbagai macam suku, agama, dan budaya yang berbeda-beda.

Kita memiliki lebih dari 300 suku bangsa dan lebih dari 700 bahasa daerah. Kita juga memiliki berbagai macam agama dan kepercayaan yang dianut oleh masyarakat Indonesia. Semua keberagaman ini adalah kekayaan bangsa yang harus kita jaga dan lestarikan.

Namun, di era globalisasi ini, kita sering kali melihat fenomena di mana sebagian orang merasa lebih identik dengan budaya luar daripada budaya negaranya sendiri. Oleh karena itu, kita harus ingat bahwa kita harus bangga dengan negara sendiri dan tidak melupakan akar budaya kita.

“Boleh bangga dengan Negri orang, tapi jangan lupakan negri sendiri,” kata seorang tokoh nasional. Kita harus memiliki rasa cinta tanah air yang kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh budaya luar yang tidak sesuai dengan nilai-nilai bangsa kita.

Presiden Soekarno (1945-1967) juga pernah berpesan bahwa “Bersatulah kita, janganlah kita terpecah belah, karena persatuan adalah kunci kekuatan bangsa”. Pesan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana kita harus terus menjaga dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Presiden Soeharto (1967-1998) juga pernah berpesan bahwa “Kita harus memiliki stabilitas politik dan keamanan yang stabil untuk mencapai pembangunan nasional yang berkelanjutan”. Pesan ini sangat penting untuk kita ingat, karena stabilitas politik dan keamanan adalah kunci untuk mencapai pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Presiden BJ Habibie (1998-1999) juga pernah berpesan bahwa “Kita harus memiliki komitmen yang kuat untuk membangun bangsa dan negara yang lebih baik”. Pesan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana kita harus terus berupaya untuk membangun bangsa dan negara yang lebih baik.

Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) (1999-2001) juga pernah berpesan bahwa “Toleransi adalah kunci untuk menciptakan harmoni dan kedamaian di tengah-tengah keberagaman”. Pesan ini sangat penting untuk kita ingat, karena toleransi adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan damai.

Presiden Megawati Soekarnoputri (2001-2004) juga pernah berpesan bahwa “Kita harus memiliki jiwa nasionalisme yang kuat dan cinta tanah air yang mendalam”. Pesan ini sangat penting untuk kita ingat, karena nasionalisme dan cinta tanah air adalah kunci untuk membangun bangsa yang kuat dan maju.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2014) juga pernah berpesan bahwa “Kita harus memiliki komitmen yang kuat untuk membangun demokrasi dan keadilan di Indonesia”. Pesan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana kita harus terus berupaya untuk membangun demokrasi dan keadilan di Indonesia.

Presiden Joko Widodo (2014-2024) juga pernah berpesan bahwa “Kita harus membangun karakter bangsa yang kuat, yang berbasis pada nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika”. Pesan ini sangat penting untuk kita ingat, karena karakter bangsa yang kuat adalah kunci untuk mencapai cita-cita bangsa.

Presiden Prabowo Subianto juga pernah berpesan bahwa “Kita harus memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, karena nasionalisme adalah kunci untuk membangun bangsa yang kuat dan maju”. Pesan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana kita harus terus memperkuat nasionalisme dan cinta tanah air.

Indonesia bisa bersatu meskipun memiliki beragam suku karena menjunjung tinggi nilai Bhinneka Tunggal Ika, “berbeda-beda tetapi tetap satu jua”. Persatuan ini dijaga melalui sikap saling menghormati, toleransi, menghargai perbedaan, dan menghindari diskriminasi.

Dalam menjaga persatuan dan kesatuan, kita harus saling menghargai dan menghormati perbedaan keberagaman suku, agama, ras, dan budaya. Kita juga harus menghindari diskriminasi dan menjauhi isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

“Sebagai jurnalis Radar Indonesia, saya ikut prihatin dengan fenomena ini,” kata seorang jurnalis. “Kita harus terus mengingatkan kawula muda untuk menghargai dan mencintai budaya dan leluhurnya. Jangan sampai kita kehilangan identitas bangsa kita sendiri.”

Penting untuk diingat bahwa kebanggaan pada negara seharusnya tidak menjadi fanatisme yang buta, melainkan kebanggaan yang sehat. Dengan demikian, kita dapat menanamkan rasa cinta tanah air yang kuat dan membangun Indonesia yang lebih baik.

Mari kita bekerja sama untuk membangun Indonesia yang lebih baik, lebih kuat, dan lebih maju. Dengan demikian, kita dapat mencapai cita-cita bangsa dan mewujudkan kehidupan yang lebih baik untuk generasi mendatang.

( G.Nas )

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi Cukai Ilegal, Wali Kota Tekankan Rokok Legal dan Hidup Sehat

    Sosialisasi Cukai Ilegal, Wali Kota Tekankan Rokok Legal dan Hidup Sehat

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Pom py
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Foto Ika Puspitasari yang hadir dalam forum ini mengimbau agar mewaspadai peredaran rokok illegal di masyarakat. (Kom) Kota Mojokerto, RI – Pemberantasan rokok illegal terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Mojokerto. Yakni melalui sosialisasi Tatap Muka Bidang Penegakan Hukum Cukai Ilegal yang bersinergi dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Sidoarjo, Kejaksaan […]

  • Sukseskan GPDRR, Kapolri Siapkan Skenario Pengamanan Hingga Genjot Vaksin Booster Di Bali

    Sukseskan GPDRR, Kapolri Siapkan Skenario Pengamanan Hingga Genjot Vaksin Booster Di Bali

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 245
    • 0Komentar

    BALI – RI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa Polri siap mensukseskan rangkaian acara Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 pada Mei 2022 di Provinsi Bali. Salah satu bentuk dukungan Polri ialah dengan meningkatkan Vaksinasi Booster di Provinsi Bali, khususnya Wilayah yang capaian Vaksinasinya sudah bagus. “Sehingga kita tingkatkan lagi khususnya yang […]

  • Terladi Lagi Laka Lantas Di Jalan Nasional Sumenep Pamekasan Desa Aeng Dake Kecamatan Bluto Sumenep

    Terladi Lagi Laka Lantas Di Jalan Nasional Sumenep Pamekasan Desa Aeng Dake Kecamatan Bluto Sumenep

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 317
    • 0Komentar

    SUMENEP – RI, Kecelakaan terjadi hari Kamis 21- Oktober 2021, sekitar pukul 05.00. wib. Tempat kajadian di Jalan Nasional – Pamekasan Dusun Libiliyan, Desa Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur. Kecelakaan Lalu Lintas melibatkan dua kendaraan yaitu antara Mobil Toyota Avanza No Pol.: B 2041 UZA dengan Mobil Mitsubisi Truk No Pol.: M […]

  • TPA Purana Ramah Lingkungan dan Modern, Ketimbang TPA Pesalakan

    TPA Purana Ramah Lingkungan dan Modern, Ketimbang TPA Pesalakan

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Pemalang, RI – Para petugas penjaga pintu air pertanian , hari ini Kamis 6/6/2024 , mengadakan pertemuan rutin bulanan , bertempat di kantor Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) Bojongbata Pemalang. Ikut hadir dalam acara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemalang Wiji Mulyati . Ketua IP3A daerah irigasi Sungapan , Andi Rustono , dalam sambutanya […]

  • Forum Diskusi Ormas, Wali Kota Mojokerto Minta Ormas Waspadai Penyusupan Kelompok Anarko

    Forum Diskusi Ormas, Wali Kota Mojokerto Minta Ormas Waspadai Penyusupan Kelompok Anarko

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Forum Diskusi Ormas, Wali Kota Mojokerto Minta Ormas Waspadai Penyusupan Kelompok Anarko Kota Mojokerto, RI – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, meminta seluruh Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kota Mojokerto untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyusupan kelompok anarko. Hal ini disampikannya saat membuka Forum Diskusi Ormas bertema “Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dan Memperkuat Persatuan dalam Wadah NKRI […]

  • Sat Reskrim Polres Pekalongan Kota Bersama Anggota Sinergi Berbagi Takjil Buat Masyarakat

    Sat Reskrim Polres Pekalongan Kota Bersama Anggota Sinergi Berbagi Takjil Buat Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 5 Mei 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 248
    • 0Komentar

    KOTA PEKALONGAN – RI, Polres Pekalongan Kota bersama Anggota Sat Reskrim bersinergi berbagi takjil sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat yang melakukan ibadah puasa Ramadhan 1442 Hijriyah ditengah pandemi Covid-19, takjil dibagikan langsung di sekitar Lapangan Jetayu Kecamatan Pekalongan Barat Wilayah Kota Pekalongan, Selasa (4/5/2021). Kapolres Pekalongan Kota AKBP. M. Irwan Susanto, S.I.K,SH,MH., mengatakan, ia sangat […]

expand_less