Breaking News
light_mode
Trending Tags

NUSANTARA JAYA: Keberagaman Indonesia Anugerah yang Harus Dijaga

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 298
  • print Cetak

SAMPANG, RI – Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman. Keanekaragaman ini dapat dilihat dari berbagai aspek, mulai dari suku, agama, ras, budaya, hingga bahasa. Dari Sabang sampai Merauke, kita dapat menemukan berbagai macam suku, agama, dan budaya yang berbeda-beda.

Kita memiliki lebih dari 300 suku bangsa dan lebih dari 700 bahasa daerah. Kita juga memiliki berbagai macam agama dan kepercayaan yang dianut oleh masyarakat Indonesia. Semua keberagaman ini adalah kekayaan bangsa yang harus kita jaga dan lestarikan.

Namun, di era globalisasi ini, kita sering kali melihat fenomena di mana sebagian orang merasa lebih identik dengan budaya luar daripada budaya negaranya sendiri. Oleh karena itu, kita harus ingat bahwa kita harus bangga dengan negara sendiri dan tidak melupakan akar budaya kita.

“Boleh bangga dengan Negri orang, tapi jangan lupakan negri sendiri,” kata seorang tokoh nasional. Kita harus memiliki rasa cinta tanah air yang kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh budaya luar yang tidak sesuai dengan nilai-nilai bangsa kita.

Presiden Soekarno (1945-1967) juga pernah berpesan bahwa “Bersatulah kita, janganlah kita terpecah belah, karena persatuan adalah kunci kekuatan bangsa”. Pesan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana kita harus terus menjaga dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Presiden Soeharto (1967-1998) juga pernah berpesan bahwa “Kita harus memiliki stabilitas politik dan keamanan yang stabil untuk mencapai pembangunan nasional yang berkelanjutan”. Pesan ini sangat penting untuk kita ingat, karena stabilitas politik dan keamanan adalah kunci untuk mencapai pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Presiden BJ Habibie (1998-1999) juga pernah berpesan bahwa “Kita harus memiliki komitmen yang kuat untuk membangun bangsa dan negara yang lebih baik”. Pesan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana kita harus terus berupaya untuk membangun bangsa dan negara yang lebih baik.

Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) (1999-2001) juga pernah berpesan bahwa “Toleransi adalah kunci untuk menciptakan harmoni dan kedamaian di tengah-tengah keberagaman”. Pesan ini sangat penting untuk kita ingat, karena toleransi adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan damai.

Presiden Megawati Soekarnoputri (2001-2004) juga pernah berpesan bahwa “Kita harus memiliki jiwa nasionalisme yang kuat dan cinta tanah air yang mendalam”. Pesan ini sangat penting untuk kita ingat, karena nasionalisme dan cinta tanah air adalah kunci untuk membangun bangsa yang kuat dan maju.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2014) juga pernah berpesan bahwa “Kita harus memiliki komitmen yang kuat untuk membangun demokrasi dan keadilan di Indonesia”. Pesan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana kita harus terus berupaya untuk membangun demokrasi dan keadilan di Indonesia.

Presiden Joko Widodo (2014-2024) juga pernah berpesan bahwa “Kita harus membangun karakter bangsa yang kuat, yang berbasis pada nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika”. Pesan ini sangat penting untuk kita ingat, karena karakter bangsa yang kuat adalah kunci untuk mencapai cita-cita bangsa.

Presiden Prabowo Subianto juga pernah berpesan bahwa “Kita harus memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, karena nasionalisme adalah kunci untuk membangun bangsa yang kuat dan maju”. Pesan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana kita harus terus memperkuat nasionalisme dan cinta tanah air.

Indonesia bisa bersatu meskipun memiliki beragam suku karena menjunjung tinggi nilai Bhinneka Tunggal Ika, “berbeda-beda tetapi tetap satu jua”. Persatuan ini dijaga melalui sikap saling menghormati, toleransi, menghargai perbedaan, dan menghindari diskriminasi.

Dalam menjaga persatuan dan kesatuan, kita harus saling menghargai dan menghormati perbedaan keberagaman suku, agama, ras, dan budaya. Kita juga harus menghindari diskriminasi dan menjauhi isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

“Sebagai jurnalis Radar Indonesia, saya ikut prihatin dengan fenomena ini,” kata seorang jurnalis. “Kita harus terus mengingatkan kawula muda untuk menghargai dan mencintai budaya dan leluhurnya. Jangan sampai kita kehilangan identitas bangsa kita sendiri.”

Penting untuk diingat bahwa kebanggaan pada negara seharusnya tidak menjadi fanatisme yang buta, melainkan kebanggaan yang sehat. Dengan demikian, kita dapat menanamkan rasa cinta tanah air yang kuat dan membangun Indonesia yang lebih baik.

Mari kita bekerja sama untuk membangun Indonesia yang lebih baik, lebih kuat, dan lebih maju. Dengan demikian, kita dapat mencapai cita-cita bangsa dan mewujudkan kehidupan yang lebih baik untuk generasi mendatang.

( G.Nas )

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditreskrimsus Polda Jatim, Bongkar Perdagangan Satwa Dilindungi Di Facebook

    Ditreskrimsus Polda Jatim, Bongkar Perdagangan Satwa Dilindungi Di Facebook

    • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 264
    • 0Komentar

    SURABAYA – RI, Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus, Polda Jatim, bekerjasama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) membongkar tindak Pidana Konservasi Sumber Daya Alam (SDA) Hayati dan Ekosistemnya, melalui Media Sosial Facebook. Dari penangkapan tersebut, Polisi berhasil mengamankan tiga orang Tersangka dengan lokasi berbeda. Tersangka pria berinisial NR (26) tahun, bertempat tinggal di Dusun […]

  • Kasdim 0819 Pimpin Apel Gabungan Dilanjut Pembinaan Fisik

    Kasdim 0819 Pimpin Apel Gabungan Dilanjut Pembinaan Fisik

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 271
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Tidak melonggarkan kesiapsiagaan, Makodim 0819 Pasuruan yang bermarkas di Jalan Veteran No.5 dalam setiap harinya menyiagakan Pasukan. Apel Gabungan pada kesempatan pagi ini yang diambil langsung oleh Komandan Kodim yang diwakili Kasdim 0819 Pasuruan Mayor Arhanud M. Ridwan. Adapun kekuatan pasukan yang disiagakan guna untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan khususnya […]

  • Oknum Guru Ngaji yang Cabuli Anak Usia 8 Tahun Berhasil Dibekuk Polres Probolinggo

    Oknum Guru Ngaji yang Cabuli Anak Usia 8 Tahun Berhasil Dibekuk Polres Probolinggo

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Probolinggo,RI- Kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi di Kabupaten Probolinggo. Bahkan lebih mirisnya lagi pelakunya merupakan guru ngaji korban. Oknum guru ngaji tersebut yakni Sulaisun (45), warga Deaa Asembagus, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Ia dengan tega mencabuli sebut saja bunga, anak berusia 8 tahun. Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana melalui Kasat Reskrim AKP Putra […]

  • Tampil Garang Tetap Bersahaja, Babinsa Kodim 0815/Mojokerto Geber SPM Honda Trail CRF 150 L

    Tampil Garang Tetap Bersahaja, Babinsa Kodim 0815/Mojokerto Geber SPM Honda Trail CRF 150 L

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 570
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Staf Logistik Kodim 0815/Mojokerto mulai mendistribusikan kendaraan dinas sepeda motor Honda Trail CRF 150 L kepada seluruh jajaran Koramil wilayah Kodim 0815/Mojokerto di Halaman Parkir Makodim 0815/Mojokerto, Jalan Majapahit Nomor 01, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (23/06/2023). Perwira Staf Logistik Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Budiyono saat mengambil apel pengecekan menekankan kepada seluruh perwakilan […]

  • FS Tersangka, Kapolri Lulus Ujian Terberat

    FS Tersangka, Kapolri Lulus Ujian Terberat

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 311
    • 0Komentar

    JAKARTA –  RI, Penetapan Ferdy Sambo (FS) sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J oleh Tim Khusus yang dibentuk Kapolri telah membuktikan bahwa diplomasi kejujuran, transparansi dan kinerja berbasis data telah mengantarkan pada kesimpulan dan fakta dengan bukti permulaan yang cukup bahwa telah terjadi pembunuhan atas Brigadir J yang melibatkan FS. Pada awalnya Polri sempat terkesan sangat […]

  • Peduli Peternak Telur Ayam, Mahasiswa UMM Rancang Alat Pengatur Suhu Otomatis

    Peduli Peternak Telur Ayam, Mahasiswa UMM Rancang Alat Pengatur Suhu Otomatis

    • calendar_month Minggu, 10 Jan 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 317
    • 0Komentar

    MALANG – RI, Tidak sedikit Peternak telur ayam yang masih kesulitan dalam mengatur temperatur kandang ayam. Melihat hal itu, Tim Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mencoba menciptakan alat yang mempermudah proses tersebut. Alat ini diberi nama Smart Chicken Cage Based on Android. Rancangan  ini digagas oleh tiga Mahasiswa UMM, yaitu Deny Fajar Hidayat, Yogi Hardika […]

expand_less