Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pasutri Tega Tipu Pedagang Kecil Pakai Uang Mainan, Polisi Amankan Rp4,5 Juta Lembarannya

  • account_circle Redaksi Pagi
  • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
  • visibility 180
  • print Cetak

KUBU RAYA, RI – Aksi nekat pasangan suami istri (pasutri) warga Pontianak berakhir di tangan polisi.

SH (41) dan NL (40) tertangkap basah setelah mencoba membeli sembako dengan menggunakan uang mainan di sebuah toko sembako yang berlokasi di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Senin (18/8/2025).

Kasus ini terungkap saat keduanya berbelanja beras, minyak kayu putih, dan empat bungkus rokok dengan total Rp.222 ribu.

Untuk melancarkan aksinya, NL membayar menggunakan lembaran uang mainan pecahan Rp.100 ribu dua lembar, Rp.10 ribu dua lembar, serta menyelipkan satu lembar uang asli Rp.2000 ribu di bagian atas.

Cara itu dilakukan agar pemilik toko terkecoh. Namun rencana licik tersebut berantakan. Saat NL hendak meninggalkan toko, pemilik menyadari uang yang diterimanya bukan asli. Ia langsung berteriak maling untuk meminta pertolongan warga.

Salah seorang pengendara tossa yang melintas segera menghadang SH yang sudah duduk di atas motor, bersiap kabur.

Tak lama berselang, polisi yang tengah mengatur lalu lintas mendengar teriakan riuh tersebut langsung mendatangi lokasi dan mengamankan keduanya bersama barang bukti.

Pasutri itu kemudian digelandang ke Polres Kubu Raya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Tetapkan Tersangka
Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, AKP Hafiz Febrandani, melalui Kasubsi Penmas, Aiptu Ade, mengatakan kedua pelaku telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka dijerat Pasal 245 KUHP tentang kejahatan terhadap mata uang dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan.

“Dari tangan pelaku, kami amankan barang bukti uang mainan senilai Rp4.580.000 dengan pecahan Rp100 ribu sebanyak 37 lembar, Rp50 ribu sebanyak 24 lembar, dan Rp20 ribu sebanyak 9 lembar,” ungkap Ade, Rabu (20/8/2025).

Lebih lanjut, polisi juga menemukan fakta bahwa aksi serupa telah dilakukan di sejumlah lokasi.

Kedua tersangka mengaku pernah menggunakan uang mainan untuk berbelanja di beberapa toko di wilayah Pontianak Utara dan Kubu Raya.

“Pelaku membeli uang mainan tersebut dari sebuah toko mainan di Pasar Tengah.

Lalu SH, yang merupakan otak dari aksi ini, menyamarkan tulisan ‘Uang Mainan’ dengan menutupinya menggunakan kertas agar terlihat seperti uang asli,” tambah Ade.

Pernah Tersandung Kasus Pidana Hasil penyelidikan juga mengungkap rekam jejak kelam kedua tersangka. SH dan NL diketahui bukan kali pertama berurusan dengan hukum. Mereka pernah tersandung kasus pencurian dan pertolongan jahat.

“Tim Reserse Tindak Pidana Umum Polres Kubu Raya masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dari modus serupa.

Kami imbau masyarakat untuk lebih teliti saat menerima uang tunai, dan jika ada masyarakat yang merasa menjadi korban oleh kedua tersangka silahkan melapor ke Polres Kubu Raya,” tegas Aiptu Ade.

Polisi Apresiasi Peran Warga
Dalam kesempatan tersebut, polisi juga mengapresiasi peran masyarakat yang cepat tanggap saat menyadari adanya tindak kejahatan.

Teriakan pemilik toko dan keberanian pengendara tossa yang menghadang pelaku disebut menjadi kunci sukses pengungkapan kasus ini.

“Sinergi antara warga dan aparat kepolisian sangat penting.

Berkat kewaspadaan masyarakat, aksi pelaku bisa segera digagalkan dan mereka berhasil diamankan tanpa sempat kabur,” pungkasnya.

Saat ini, kedua tersangka ditahan di Mapolres Kubu Raya.

Polisi terus melakukan pengembangan untuk memastikan sejauh mana peredaran uang mainan ini digunakan sebagai sarana kejahatan.

Mully /Juan//Radar Indonesia

  • Penulis: Redaksi Pagi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Patroli Skala Besar Polres Nganjuk Sasar Balap Liar, Knalpot Tidak Standar serta Antisipasi Arak-arakan

    Patroli Skala Besar Polres Nganjuk Sasar Balap Liar, Knalpot Tidak Standar serta Antisipasi Arak-arakan

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Nganjuk, RSN – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., memberikan konfirmasi bahwa Polres Nganjuk mengamankan 7 motor dengan berbagai jenis dan merk yang diantaranya memasang knalpot bersuara bising (tidak sesuai spektek) sebagian lagi diduga akan melakukan balap liar, Minggu (02/06/2024). AKBP Muhammad mengungkapkan, patroli yang digelar pada Sabtu, 01/05/2024, tersebut merupakan jawaban atas keresahan […]

  • Pererat Kerjasama TNI dan Kementerian BUMN Tandatangani Nota Kesepahaman

    Pererat Kerjasama TNI dan Kementerian BUMN Tandatangani Nota Kesepahaman

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 378
    • 0Komentar

    (Puspen TNI).- Radar Indonesia – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Menteri BUMN Erick Thohir menandatangani nota kesepahaman sinergitas tugas dan fungsi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), bertempat di Wisma A Yani kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2024). Kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan kerjasama dalam berbagai bidang […]

  • Kang Marhaen Dukung Program Pelayanan Publik Terpadu Pemkab Nganjuk Dengan Pengadilan Agama Lakukan MoU Dengan Dispenduk Capil

    Kang Marhaen Dukung Program Pelayanan Publik Terpadu Pemkab Nganjuk Dengan Pengadilan Agama Lakukan MoU Dengan Dispenduk Capil

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 316
    • 0Komentar

    NGANJUK – RI, Plt Bupati Nganjuk Kang Marhaen menjadi Saksi dalam Penandatanganan Kesepakatan Bersama. Yakni, antara Pengadilan Agama Nganjuk dengan Kemenag Kabupaten Nganjuk beserta Dispenduk Capil tentang Pelayanan Publik Terpadu pada Selasa (21/06/2022). Pendopo KRT. Sosro Koesoemo, acara dihadiri oleh Forkopimda, Ketua Pengadilan Agama Nganjuk, Kepala Kemenag, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala OPD […]

  • Suki warga Dusun Pang dagang Desa Gapurana Tak pernah Tersentuh Bantuan Apapun.

    Suki warga Dusun Pang dagang Desa Gapurana Tak pernah Tersentuh Bantuan Apapun.

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI-  Dari hasil investigasi atas laporan masyarakat pada awak media bahwa ada salah satu warganya tidak pernah tersentuh bantuan sehingga awak media turun langsung menindaklanjuti laporan tersebut ternyata benar adanya, dengan gencar gencarnya program bantuan yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto baik bantuan dari pusat maupun Provinsi dan daerah Kabupaten sampai ke desa ternyata […]

  • Walikota Surabaya Bersama FPK Surabaya Melaksanakan Halal Bihalal

    Walikota Surabaya Bersama FPK Surabaya Melaksanakan Halal Bihalal

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Surabaya, RI –  Walikota Surabaya Eri Cahyadi mengadakan Halal bihalal bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) kota Surabaya di Gedung Sawunggaling Pemkot Surabaya, Minggu 21 Mei 2023. Sebagai pengisi acara dihibur penyanyi Surabaya. Setelah kehadiran Eri Cahyadi bersama istrinya, Rini Indriyani Eri Cahyadi, disuguhkan Pencak silat suku Madura membuka acara, dilanjutkan tarian Kalimantan Selatan khas suku […]

  • Diduga Sedang Bermesraan Bu Kades Wotgalih Nguling Dan Perangkatnya Sendiri  Digrebek Warga Setempat

    Diduga Sedang Bermesraan Bu Kades Wotgalih Nguling Dan Perangkatnya Sendiri Digrebek Warga Setempat

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 290
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Sangat memalukan sekali seorang Kades melakukan perbuatan kurang baik, apalagi bermain hahihu  dengan Perangkatnya sendiri, itu merupakan hal kurang baik dimata warga setempat, keduanya bermesraan layaknya Suami Istri. Ironisnya pada saat dilakukan penggrebekan, keduanya tidak menggunakan sehelai baju alias telanjang bulat didalam Rumah angel-angel. Kejadian yang memalukan tersebut dilakukan sendiri oleh Kades Wotgalih  […]

expand_less