Pembukaan Kegiatan Diklat Selam ONE STAR SCUBA DIVER 2021 Di Pulau Mamburet
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
- visibility 264
- print Cetak

SUMENEP – RI, Jum’at (17/12/2021) pembukaan Diklat Selam One Star Scuba Diver dilaksanakan di Pulau Mamburet Desa Kalisangka Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep Jawa Timur.
Sebelum Diklat Selam dimulai praktek langsung ke lokasi Laut Mamburet para peserta di diberikan pengarahan terlebih dulu lewat zoom sebagai Narasumber dari Team Khusus Ahli dari Kabupaten diwakili A. Faidlal Rahman, S.E.,Par.,M.,Sc., memberikan pengarahan terlebih dulu bagaimana teori Diklat Selam yang benar.
Terutama terkait apa saja yang tidak dan boleh dilakukan selama melakukan Diklat Selam dan menjadi Pemandu Wisata yang benar dan baik, Peserta langsung mendengarkan arahan dari Team Ahli Kabupaten melalui zoom. Dimana Team dengan rinci dan telaten memberikan motivasi serta dukungan penuh atas terselenggaranya pada para Peserta Diklat Selam, bertempat di Aula Pendopo Kecamatan Arjasa.
Menurut A.Faidlal Rahman, S.E,.Par,.M,.Sc., para Peserta diharapkan benar-benar memperhatikan tata cara menjadi penyelam berstandar Internasional dan Pemandu Wisata yang baik dan benar dalam memberikan pelayanan pada para Pengunjung Wisata yang datang ke Pulau Mamburet nantinya.
Diklat ini memberikan kesempatan pada masyarakat untuk mengembangkan potensi-potensi ke indahan alam bawah laut yang ada di Desanya juga menyajikan produk-produk lokal untuk diperkenalkan pada Parawisata, baik Wisata lokal atau Wisata dari Luar Daerah Kabupaten Sumenep, yang ada di Pulau-pulau khususnya Pulau Kangean.
Masyarakat sekarang mempunyai kesempatan untuk membuktikan bahwa Kabupaten Sumenep kaya dari segi kepulauanya, budayanya kita tunjukka tempat wisata yang tidak kalah dengan wisata di luar Kabupaten Sumenep seperti Bali.

Kita punya banyak terumbu-terumbu karang dibawah laut kita bisa bersaing, untuk itu kita perlu menjaga asset bawah laut yang di miliki Kutim ini, apalagi banyak terumbu karang sehingga diperlukan konservasi agar tetap lestari. Kita juga harus menjaga dan memelihara ekosistem tersebut agar habitat yang berasosiasi di sekitarnya tetap dalam kondisi yang baik, dan jangan dirusak demi kepentingan pribadi. Mari kita satukan rasa kepeduliaan, baik masyarakat ke pulauan maupun daratan tetap menjadi satu kesatuan masyarakat Kabupaten Sumenep.
Sementara di tempat lokasi Diklat Selam salah satu peserta dikonfirmasi Awak Media mengatakan, “dengan adanya Pelatihan Diklat Selam ini kami bersyukur karena selama ini alat selam yang kami pakai untuk menyilam sangat berbeda. Setelah kami dapat Pelatihan selama 3 (tiga) hari banyak manfaatnya terutama pada tabung konfersor selama ini kami pakai sangat jauh berbeda. Karena alat kami pakai sebelumnya seringkali menganggu pernafasan tapi alat dan tabung komfesor sekarang kami rasakan nyaman dan aman walaupun ada masyarakat mengatakan pelatihan ini tidak ada gunanya, tapi bagi kami pribadi sangat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi keselamatan diri kami. Harapan kami kedepan agar Pelatihan seperti ini harus terus dikembangkan supaya masyarakat. Pertama kami merasa diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep terutama Disparbutpora Sumenep yang memberikan kesempatan, peluang pada kami bagaimana cara menjadi Penyilam dan Pemandu Wisata yang profesional,” tegasnya.
Lanjut Busra (Peserta) kami disamping di kasih Pelatihan tata cara menyelam juga di kasih tahu tata cara pemasangan alat-alat selam yang benar, juga bagaimana bila menolong Wisatawan mengalami kendala kena musibah yang akan mengancam kelamatan Pengunjung di kala menjadi Pemandu Wisata,” tuturnya.
Visi-misinya, menjadi Diving Center terdepan dan terbesar di Indonesia khususnya di Kepulauan Kangean Kecamatan Arjasa, dalam bidang jasa pelayanan perjalanan wisata, dan beberapa sektor bisnisnya dengan kualitas pelayanan terbaik yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi semua pemakai jasannya, serta mengedepankan keselamatan, dan kenyamanan tamu pada saat berwisata, dan juga meningkatkan Sumber Daya Manusia khususnya di bidang Penyelaman. (walik/M.one)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar