Pemilik Toko Sparepart ,Disekitar Taman Jembatan Tol Landak Berharap Untuk Akses Jalan Masuk Ketoko Bisa Diperlebar
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
- visibility 202
- print Cetak

Pemilik Toko sangat mengharapkan Akses.Jalan masuk ke toko Mereka bisa diperlebar
PONTIANAK, RI – Pemilik Ruko disekitar taman lampu merah ,persisnya didekat jembatan tol Landak Siantan Hilir,sangat mengapresiasi rencana Walikota Pontianak akan membuka akses jalan ke Toko Warga ditahun 2026 nanti.
Keluhan yang disampaikan pemilik Toko yang setiap hari menjual alat alat Sparepart kendaraan roda empat adalah.
Disaat barang – barang nya datang ke toko tidak bisa mengangkat langsung karena peralatan ada yang besi berat dan lokasi jalan juga terlalu sempit untuk dilewati mobil truk yang bisa lewat hanya kendaraan roda dua saja .
Dilokasi jalan tersebut memang harus diperlebar sekitar 2 meter lagi supaya kendaraan Roda empat bisa langsung masuk kedepan toko mereka.
Dengan tidak bisa masuknya kendaraan roda empat disaat akan membawa spra part ke Toko nya .
Pemilik toko pun sangat mengharapkan kepada Bapak Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ,untuk dapat memperlebar jalan masuk ke toko mereka
Karena selama ini pemilik toko sparepart hanya kesulitan disaat bongkar peralatan untuk dibawa ke toko mereka yang jauh untuk mengangkut nya.
Dikatakan pemilik Toko adapun. Lokasi yang kami maksudkan tersebut adalah disimpang empat perempatan lampu merah Jalan Selat Panjang.atau di lokasi Taman jembatan Landak dipinggir jalan.
Jika tidak ada jalan masuk ke toko kami tentu kami sangat berkesusahan sekali untuk membongkar barang barang tersebut.
Kami hanya minta perlebar saja jalan masuknya ,sedang kan jalan yang ada hanya lebar 1,5 meter tidak bisa dimasuki truk.
,Dikatakan pemilik toko untuk sebelum.nya di wilayah taman tersebut , ada berberapa pengusaha mencoba membuka usaha dengan berbagai macam usaha seperti buka Sorum mobil, Sorum Motor dan juga ada yang membuka perkantoran perumahan.
Namun, yang menjadi kendala. Pengusaha adalah masalah jalan masuk ke lokasi tersebut sangat sempit untuk di masuki mobil ataupun Truk.
Akhirnya kawan- kawan yang buka usaha banyak yang menutup usahanya”, tutur pemilik toko yang masih bertahan.
Kemudian juga masalah lampu penerangan jalan juga sekitar lokasi taman disaat malam hari disekitar lokasi taman dulunya diketahui gelap gulita sehingga sangat rawan sekali dengan penyakit masyarakat, (Pekat).
Kami sangat berharap sekali dengan Bapak wali kota Pontianak agar dapat memperlebar akses jalan ke Toko kami supaya.
Agar kami juga bisa membawa Barang barang untuk keperluan toko kami bisa langsung didepan toko dan tidak mengganggu bagi pengguna jalan lainya.
Tim/ Red
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar