Rapat Koordinasi GTRA KabuPaten Karimun
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
- visibility 219
- print Cetak

KAB. KARIMUN, RI – Rabu,13 November 2024,pukul 09.00 telah dilaksanakan Rapat Koordinasi bertempat di Restoran Ali Mas Jalan Raja Usman Kel. Kapling Kec. Tebing Kabupaten Karimun dengan tema Optimalisasi Aset yang bersumber dari Kawasan Hutan melalui Sinergitas Redistribusi dan Penataan Akses untuk Pembangunan. Yang dihadiri oleh Djunaidy, S.Sos., M.Si,Benny Ryanto, S.T.,M.H,Kompol Shalahudin S.H,Sularno, M.Si,Dr. Abdullah S.Sos M.Si,Drs. Zifridin M.Si,Sukrianto Jaya Putra, S.P.,M.M,Basori, S.Sos,Drs. Rachmadi, Apt. M.AP,Rita Agustina, S.T., M.M,Dicky Aditya, S.H,Dian Efranita, S.Si,Serda Andre Nurcahyo BA Minlog Kodim 0317/TBK.
Dalam acara tersebut diisi kata sambutan dari Djunaidy, S.Sos., M.Si Plt Sekda Karimun, Memberikan apresiasi kepada BPN Kab. Karimun, arahan Bapak Joko Widodo tidak mentoleransi permasalahan lahan di seluruh Indonesia dan Reforma agraria tidak hanya dibebankan kepada BPN.
Memaksimalkan kinerja BPN Kab. Karimun dalam penyelesain konflik lahan, hingga saat ini masih terdapat permasalahan tumpang tindih lahan.Benny Ryanto, S.T.,M.H.yang melibatkan instansi daerah yang akan dirangkum dalam nota kesepakatan.
Tahun 2023 Kab. Karimun telah berhasil melaksanakan kegiatan GTRA Summit dengan penyerahan sertifikat aset pemda.Pemberian Materi oleh Benny Ryanto, S.T.,M.H Kepala Kantor BPN. Aset Reforma terdapat Redistribusi Tanah, agar masyarakat dapat mengelola tanahnya.
Akses dalam hal ini meningkatkan produktivitas,Pemerintah Daerah memiliki peran dalam mempercepat target penyediaan tanah objek reforma agraria, diantaranya, Gubernur, Bupati dan Walikota membentuk dan menetapkan Tugas Reforma Agraria di tingkat Provinsi. Pemerintah Daerah Kabupaten / Kota melakukan pembinaan warga transmigrasi dan transmigran.
Adapun pencapaian pendaftaran tanah Kabupaten Karimun,terdapat di Tahun 2022 PTSL sebanyak 4.975m²2 bidang dan Redistribusi Tanah sebanyak 1.160m² bidang.Tahun 2023 PTSL sebanyak 1.465m² bidang dan Redistribusi Tanah sebanyak 600 m² bidang.Tahun 2024 PTSL sebanyak 1.243m² bidang dan Redistribusi Tanah sebanyak 700m² bidang.
Pembentukan Kampung Kerupuk Modern dalam mendukung Industri Kecil dan Menengah (IKM) kerupuk ikan wilayah Kab. Bintan.
Sebanyak 47 IKM kerupuk ikan dengan produksi 88.020 kg/tahun dan jumlah tenaga kerja sebanyak 71 orang dengan omset pertahun mencapai lebih kurang Rp 4 Miliar.dengan sarana produksi tidak layak dan tata kelola yang kurang memadai dikarenakan permodalan terbatas.
Namun adanya dukungan pemerintah, sekarang terdapat 43 ruang produksi yang sudah terakreditasi sesuai standar GMP, SKP dan 5 ruang memiliki sertifikat HACCP dan mesin standar food drade. ( Ratna)
- Penulis: Radar Indonesia

Saat ini belum ada komentar