Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Cimahi Targetkan 93 Persen Kelurahan Tembus Herd Immunity Lewat Program ‘PENARI’
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 7
- print Cetak

CIMAHI, RI- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Cimahi memaknai kemerdekaan lewat aksi nyata di sektor kesehatan. Melalui Dinas Kesehatan, Pemkot Cimahi meluncurkan program Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) yang berlangsung pada 10–16 Agustus 2026.
Langkah ini diambil sebagai strategi akselerasi untuk menyisir bayi dan balita yang belum mendapatkan pelindungan medis secara lengkap. Pemkot Cimahi mematok target tinggi dalam program ini, yakni minimal 14 dari 15 kelurahan (93 persen) harus berhasil mencapai target cakupan guna membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) yang solid.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyatakan bahwa jaminan kesehatan anak adalah pilar utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang tangguh di masa depan. Menurutnya, pemenuhan hak imunisasi merupakan investasi jangka panjang bagi wilayahnya.
“Imunisasi bukan sekadar memproteksi satu anak secara individu, melainkan instrumen penting untuk membentuk kekebalan massal di masyarakat. Melalui momentum kemerdekaan ini, kami mengajak seluruh elemen warga bergotong-royong menyukseskan PENARI demi menekan risiko penularan penyakit,” ujar Ngatiyana saat menghadiri Gebyar PENARI di Kecamatan Cimahi Utara.
Secara teknis, program PENARI menyasar anak usia 0 hingga 59 bulan, serta anak usia sekolah yang status imunisasi dasarnya belum tuntas. Layanan ini dibuka serentak di seluruh Puskesmas, Posyandu, rumah sakit, hingga klinik swasta dan praktik mandiri bidan/dokter di Kota Cimahi.
Guna memastikan tidak ada anak yang terlewat, petugas kesehatan bersama kader Posyandu dan pengurus wilayah setempat melakukan metode jemput bola (sweeping aktif) secara langsung ke pemukiman warga.
Selain PENARI, sepanjang Agustus 2026 Pemkot Cimahi juga menggelar Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahap I di seluruh jenjang SD dan SMP sederajat. Imunisasi BIAS ini meliputi pemberian vaksin Campak-Rubela (MR) untuk siswa kelas 1 SD, vaksin Human Papillomavirus (HPV) bagi siswi kelas 5 SD untuk mencegah kanker serviks, serta imunisasi kejar HPV bagi siswi kelas 6 SD dan 9 SMP yang belum sempat menerimanya.
Melalui sinergi kedua program imunisasi massal ini, Pemkot Cimahi optimistis dapat meminimalkan risiko Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit menular, sehingga generasi muda di Kota Cimahi dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, aktif, dan produktif. R. Harry KP.
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar