Sarana Dan Prasarana Pendidikan Dalam Menunjang Kualitas Belajar Siswa
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
- visibility 375
- print Cetak

PEKALONGAN – RI, Melalui Pendidikan, orang dapat meningkatkan kualitas dan kesejahteraan seseorang, seperti pengembangan keterampilan, peluang kerja, hingga peningkatan karir. Selain itu, pendidikan juga bisa memberikan manfaat dalam lingkup sosial. Melalui pendidikan, orang dapat mengetahui dan mempelajari berbagai metode untuk meningkatkan potensi dan mengembangkan kemampuan yang seseorang miliki, sehingga dapat menghasilkan manusia yang berkualitas, serta dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman yang cepat seperti saat ini.
Dunia Pendidikan perlu ditangani dan dikelola dengan professional karena semakin sulit persaingan di Lembaga Pendidikan. Bila Lembaga Pendidikan akan dioperasikan secara moderat maka akan ditinggalkan oleh konsumen/masyarakat. (Nurbaiti, 2021).
Mengingat hal tersebut, beberapa faktor penunjang keberhasilan Pendidikan bergantung pada kurikulum yang tepat, Pedagogi, Guru, Lembaga Pendidikan, serta sarana dan prasarana.
Dalam rangka mendukung proses kelancaran pencapaian tujuan Pendidikan wajib didukung oleh sumber daya yang tersedia, baik dari tenaga pendidik maupun sarana dan prasarana yang terkadang menjadi faktor penghambat kegiatan belajar mengajar.
Manajemen sarana dan prasarana merupakan kegiatan yang mengatur segala persiapan baik peralatan maupun bahan untuk proses Pendidikan dan pembelajaran di suatu Lembaga. Pengelolaan sarana dan prasarana diperlukan untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar. (Hj. Demina, M.Pd, Allita Sari, 2021).
Secara langsung peserta didik, guru, dan sekolah saling berkaitan dengan sarana dan prasarana. Dengan adanya sarana dan prasarana sebagai penunjang pembelajaran peserta didik akan lebih terbantu. Selain itu juga akan membuat peserta didik termotivasi dalam pembelajaran yang lebih bermakna dan menarik.
Tata kelola sarana dan prasarana yang baik diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang rapi, bersih, nyaman, asri sehingga tercipta situasi belajar yang menyenangkan bagi siswa dan juga guru. Sarana dan prasarana yang terkelola dengan rapi juga akan menghidupkan pembelajaran di dalam kelas. Selain itu, kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana juga sangat penting diperhatikan dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin agar dapat memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan mutu Pendidikan.
Menurut Hj. Demina dan Allita Sari (2021) tujuan dari pengelolaan sarana dan prasarana sekolah adalah untuk memberikan layanan professional terkait sarana dan prasarana Pendidikan agar proses pembelajaran dapat terlaksana secara efektif dan efisien.
Guru membutuhkan perangkat pembelajaran agar dapat menunjang kegiatan pembelajaran. Selain kemampuan pedagogik, fasilitas sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar juga sangat penting untuk membantu tugas guru. Fasilitas belajar yang lengkap dan memadai akan sangat membantu guru dan memudahkan guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik. Karena tidak semua siswa mempunyai tingkat kecerdasan yang tinggi, maka dari itu sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai akan sangat membantu siswa dalam mengikiti pelajaran. Selain itu kegiatan belajar mengajar juga akan sangat menarik dan menyenangkan.
Dalam proses belajar mengajar untuk menacapai tujuan dan hasil belajar yang optimal, siswa banyak terpengaruh oleh motif-motif yang berasal dari luar dirinya maupun yang berasal dari dalam dirinya, atau mungkin dapat terpengaruh secara bersamaan sesuai dengan situasi yang berkembang. Dengan demikian, motivasi sangatlah penting baik motivasi yang berasal dari dalam diri (intrinsik) maupun motivasi yang berasal dari luar diri (ekstrinsik), karena kedua-duanya dapat menjadi pendorong untuk belajar dan agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar, aktifitas dalam belajarnya memberikan kepuasan/ganjaran di akhir kegiatan belajarnya serta sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Optimalnya sarana dan prasarana disekolah, akan menjadi motivasi ekstrinsik dari siswa. Motivasi tersebut akan berpengaruh besar terhadap hasil belajar siswa. Siswa yang termotivasi akan lebih bersemangat dalam mengikuti proses belajar mengajar. Dengan demikian prestasi belajar siswa akan meningkat seiring termotivasinya siswa tersebut. Oleh karena itu, kelengkapan sarana dan prasaran akan berpengaruh besar terhadap motivasi siswa dan prestasi belajar siswa.
Perlu adanya kerjasama dari berbagai pihak untuk dapat memperbaiki sarana dan prasarana di Sekolah, mulai dari bantuan dari Pemerintah, Tata Kelola Sekolah, dan pemanfaatan sarana prasana tersebut dengan baik dan secara optimal. (Slamet, S.Pd., Guru Kelas 6 SDN 01 Silirejo, Kecamatan Tirto/editor : ifan)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar