Satgas Yonif 500/Sikatan Bantu Pendidikan Anak Papua Lewat Pembagian Seragam dan Sepatu Sekolah di Intan Jaya
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Senin, 16 Jun 2025
- visibility 119
- print Cetak

Foto: Satgas Yonif 500 Sikatan Bantu Pendidikan anak Papua lewat pembagian Sepatu dan seragam sekolah
INTAN JAYA,RI- Dalam semangat membangun masa depan Papua yang lebih baik, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah penugasan. Bertempat di TK Mamba Kotis, sebanyak 10 personel Satgas yang dipimpin oleh Serka Dedi melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.
Dalam kesempatan tersebut, personel Satgas membagikan seragam sekolah untuk jenjang SD dan SMP serta sepatu kepada keluarga mama Idaria Sani, salah satu warga Kampung Mamba yang memiliki anak-anak usia sekolah. Bantuan ini disambut haru dan bahagia oleh keluarga serta masyarakat sekitar, sebagai bentuk nyata kepedulian TNI terhadap akses pendidikan bagi anak-anak Papua.
“Kami ingin anak-anak di Intan Jaya punya semangat dan fasilitas yang cukup untuk bersekolah. Seragam dan sepatu ini memang sederhana, tapi semoga menjadi pemicu semangat untuk terus belajar dan bermimpi,” ujar Serka Dedi, seusai kegiatan berlangsung.
Pembagian perlengkapan sekolah ini bukan hanya sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan, tetapi juga wujud eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat Papua yang terus tumbuh dalam kepercayaan dan kasih sayang.
Mama Idaria tak mampu menyembunyikan rasa harunya. “Terima kasih TNI sudah bantu anak-anak kami. Sa senang, anak-anak bisa sekolah dengan baju baru. Tuhan berkati tentara,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Kegiatan berlangsung aman dan penuh kehangatan. Anak-anak tersenyum bahagia, sementara warga lainnya tampak turut mendukung upaya Satgas untuk mendorong kemajuan pendidikan di kampung mereka.
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan, Letkol Inf Danang Rahmayanto, S.I.P., M.M. dalam keterangannya, menyampaikan bahwa program seperti ini akan terus digalakkan. “Pendidikan adalah kunci perdamaian dan kemajuan Papua. Kami hadir bukan hanya menjaga perbatasan, tapi juga turut membangun masa depan generasi muda di daerah ini,” tuturnya.
Kehadiran Satgas TNI di tanah Papua kembali menunjukkan bahwa kemanusiaan dan pengabdian kepada rakyat adalah prioritas utama. Harapan pun tumbuh bahwa dari Kampung Mamba akan lahir anak-anak hebat yang kelak mengharumkan nama Papua dan Indonesia.( red Yonif 500 Sikatan /mjb, tg)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar