Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan : Guru Harus Mampu Hadirkan Konten Edukatif di Era Digital
- account_circle Pom py
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 1
- print Cetak

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan : Guru Harus Mampu Hadirkan Konten Edukatif di Era Digital
Pasuruan, RI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan menggelar pelatihan Konten Pembelajaran Jenjang SD diikuti 120 guru SD se-Kota Pasuruan, acara tersebut digelar di Aula Dinas Dan Kebudayaan acara tersebut dihadiri , Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Arif Wibisono SE., M.M.
Fasda Digitalisasi Indartha Mei Putra, S.Pd, Guru Konten Kreator Lina Wijayanti, M.Pd. Wakil Direktur Yayasan AI Surabaya Khairiyah
Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai langka strategis untuk mendorong para tenaga pendidik agar lebih adaptif terhadap perkembangan dunia digital, tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan teknis dalam membuat materi pembelajaran digital, tetapi juga mendorong para guru agar mampu menghadirkan konten edukatif di tengah derasnya arus informasi digital.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Arif Wibisono, SE., M.M., mengatakan bahwa pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan digitalisasi.
«“Kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru-guru, tidak hanya guru TK, tetapi juga guru-guru lainnya. Memang perlu adanya pelatihan konten-konten yang bersifat mendidik di tengah arus konten-konten yang bersifat negatif,” ujarnya.»
Menurut Arif, perkembangan teknologi digital membawa tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan. Karena itu, guru sebagai pendidik perlu mengikuti perkembangan zaman agar tidak tertinggal dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembelajaran.
“Kita selaku pendidik juga harus mengikuti perkembangan zaman, terutama di era digitalisasi. Apalagi perhatian dari pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap melalui pelatihan konten pembelajaran tersebut, para guru SD tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga dapat menghasilkan konten-konten edukatif yang kreatif, menarik, dan memberikan nilai positif bagi peserta didik.
Dengan demikian, keberadaan guru di ruang digital diharapkan dapat ikut memperkaya informasi yang bermanfaat bagi anak-anak dan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman.( mjb)
- Penulis: Pom py




Saat ini belum ada komentar