Sudah Saatnya Dikubu Raya Ciptakan Petani Milinial
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
- visibility 86
- print Cetak

Foto: Rudi Dewa mengharapkan Kubu raya harus ciptakan petani melenial
KUBU RAYA, RI – Program pertanian yang Epektif harus benar menyentuh kebutuhan masyarakat yang memiliki strategi pemasaran yang maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan ketersediaan pangan serta pungsi sosial kontroel harus di laksanahkan oleh dinas pertanian serta Istansi terkait dan harus turun langsung melihat keluhan serta kebutuhan aspirasi masyarakat petani.
Dalam wawancara singkat Rudi Halik merupakan tokoh sosial kontroel masyarakat, beliau juga pengurus persatuan wartawan republik Indonesia (PWRI) DPD Kalbar Di Kubu Raya.
Progeram pertanian harus melibatkan masyarakat lokal dalam perencanaan dan pelaksanaanya untuk memastikan kebutuhan dan aspirasi mereka terpenuhi.
Kata bang Rudi yang akrab disapa, saat ini peningkatan kapasitas petani harus dilaksanahkan mereka harus di berikan pelatihan dan pendampingan serta keterampilan pengetahuan dalam Budi daya serta bagaimana cara pengolahan pertanian yang baik dan benar untuk meningkatnya tarap kesejahteraan yang berkelanjutan.
karena saat ini masih banyak cara yang salah di lakukan sehingga luas hektar lahan tak sesuai dengan hasil yang di hasilkan oleh para petani lokal, jadi pihak Istansi terkait harus turun mendata para kelompok tani di masyarakat dan memberikan pembinaan dengan pengetahuan yang propesional.
Selain itu juga pengembangan infrastruktur harus di bangun seperti sarana, jalan, kesediaan sarana air, (irigasi), yang lebih terpenting ada nya pasilitas pengolahan (gudang ), supaya hasil panen benar di dukung ke sistim pemasaran yang baik dan berkualitas.
Yang lebih di harapkan para petani dalam pemasaran hasil pertaniannya harus benar benar Epektif melalui pengembangan strategi karena pemasaran harus tersalurkan dan menjadi atensi bagi semua pihak untuk meningkatkan harga jual beli pertanian baik melalui pasar tradisional maupun secara di qital.
karena selama ini hasil jual beli kepada tengkolak sangat lah mencemaskan dalam harga jual beli hasil pertanian, tentu ini tak terlepas dari dukungan serta kebijakan pemerintah yang mendukung pertanian seperti menyiapkan subsidi, kredit usaha tani, dan memberikan asuransi pertanian untuk melindungi petani serta resiko yang akan di alami sehingga para petani benar benar merasa di lindungi hak nya sesuai dengan apa yang di harapkan.
Dengan memperhatikan aspek aspek tersebut Progeram pertanian dapat lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Semoga saja dukungan serta pembinaan kepada petani lokal menjadi aspirasi yang tersalurkan dan mendapatkan dukungan dari semua pihak untuk memberikan kompensasi baru dengan selalu hadir memenuhi kebutuhan masyarakat agar ketersediaan pangan di wilayah Kalimantan Barat khusus nya di kubu raya bisa menjadi daerah swasembada pangan mandiri dan berkualitas ,jelas nya.
Mully / Juan//Radar Indonesia
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar