Tragedi Mencekam di Sungai Kembang Kuning: Bocah 11 Tahun Tewas Terseret Arus
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Senin, 8 Des 2025
- visibility 30
- print Cetak

SAMPANG, RI – Suara riang anak-anak di pinggiran Sungai Kembang Kuning, Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, seketika berubah menjadi jeritan kepanikan yang memecah kesunyian, Minggu (7/12/2025). Sebuah petaka kelam merenggut nyawa seorang bocah perempuan berusia 11 tahun dalam peristiwa tenggelam yang mengerikan.
Korban, Wilda Aristia Hartoto (11), bersama tujuh temannya awalnya asyik bermain dan mandi di sungai sekitar pukul 08.00 WIB. Selesai mandi, saat rombongan anak-anak SD itu hendak beranjak pulang, musibah tak terhindarkan terjadi.
“Korban bersama satu temannya kembali ke pinggiran sungai, berniat mengambil baju yang hanyut. Seketika, dua anak tersebut terempas dan terseret derasnya arus sungai,” ujar seorang Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang.
Di tengah arus yang semakin kuat, teman korban berhasil menyelamatkan diri. Namun, Wilda tenggelam. Momen mencekam pun terjadi. Teman-temannya hanya bisa panik dan histeris berteriak sekuat tenaga meminta pertolongan.
Teriakan pilu itu, untungnya, didengar oleh warga yang berada tak jauh dari lokasi. Tanpa menunggu bantuan resmi, warga segera melakukan pencarian mandiri.
Setengah jam yang terasa seperti keabadian dilewati dalam ketegangan. Setiap detik adalah pertaruhan hidup dan mati. Akhirnya, pada pukul 09.00 WIB, korban berhasil ditemukan.
Upaya Penyelamatan yang Sia-sia
Namun, semua terlambat. Wilda ditemukan dalam kondisi lemas tak bernyawa.
“Kami melakukan upaya tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) di tempat oleh relawan PMI Kedungdung, namun upaya penyelamatan heroik tersebut tidak membuahkan hasil. Arus sungai terlalu kuat, dan korban tak tertolong,” pungkas petugas BPBD tersebut dengan nada sedih.
Jenazah korban lantas segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Peristiwa nahas ini menjadi peringatan keras akan bahaya sungai dan meninggalkan duka mendalam bagi warga Desa Gunung Eleh.
(Nas)
- Penulis: Redaksi Pagi

Saat ini belum ada komentar