Breaking News
light_mode
Trending Tags

Warga Desa Lapa Laok Dungkek dan Mantan Kades Tuding BPN Sumenep Banyak Oknum Mafia Terkait Pengajuan Sertifikat 18 Tahun Belum Terbit.

  • account_circle Pom py
  • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
  • visibility 405
  • print Cetak

Sumenep – RI, Senin 27/05/24 kemarin sejumlah warga Lapa Laok Dungkek mendatangi kantor Pertanahan (BPN) Sumenep. Mereka menagih terbitnya sertipiakat yang dimohon sejak 18 tahun yang lalu yang selalu dijanjikan oleh setiap pergantian pimpinan kepala BPM yang berganti, bahkan mereka tidak segan melakuan teriakan bahwa Kantor BPN penuh atau banyak dengan mafia meskipun tidak bisa dibilang semuanya.
Sebut saja Suk ud (60) kepala Desa Lapa Taman pada perode 2013 menuding BPN mengatakan bahwa ada indikasi banyak oknum sarang mafia yang perlu diberantas agar tidak menjadi duri di tubuh organisasi atau perkantoran (baca; BPN).
“Sudah banyak korban masyarakat yang kena dan terlena oleh janji janji mafia atau oleh oknum pertanahan yang tak bertnggungjwab,” tandasnya.
Karenanya, menurutnya ia, meminta berhati hati kepada masyarakat pemohon sertipikat untuk ekstra hati hati jika hendak melakukan permohonan untuk sertipikat tanah.
Lalu ia mencontohkan kasus warganya yng hingga belasan tahun belum juga diterbitkan seftipikatnya bahakan warganya yang telah mengantongi atau telah terbit SHM no. 215 buku seri tanah AW. 885010 luas 10.178 m2 an. Suhardi desa Lapa Laok Kec. Dungkek Kab. Sumenep tahun terbit 2006 dan SHM no. 216 buku seri tanah AW. 885011 luas 9.018 m2 an. Suwardi warga desa Lapa Laok Kec. Dungkek Kab. Sumenep terbit 2006 dan warkah hilang di BPN dan ternyata belum juga ditderbitkan sertipikitanya dan bahkan sebagian data data hilang yang telah di masukkan ke BPN sebagian dihilangkan atau sekeder pura pura dihilangkan dengan maksut tertentu..
“Tepatnya data itu hilang atau sengaja “dihilangkan” oleh oknum yang tidak bertanggung jawab atau pura pura dihilanghkan,” katanya penuh tanya.
Sebagaimana diakui oleh pihak BPN sendiri bahwa sebagian berkas berkas penting itu hilang di BPN. Lalu pertanyaannya hilang yang bertanggungjawab itu siapa?
“Nah, jika pihak BPN yang menghilankannya itu adalah tanggungjawab BPN yang harus bertanggung jawab untuk bertanggungjawab dan memberi solusinya. Dan tentu saja itu tanggung jawab pihak BPN dan bukan dikembalikan kepada pemohon,” katanya.

Akhirnya, karena penantian yang panjang menunggu terbitnya sertipikat yang dimohon itu
Suwardi (45) warga Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep, datang menemui Kantor BPN, Senin 27/05/24, kemarin datang ngluruk ke Kantor BPN Sumenep meminta dan menagaih kembali janji janji yang di janjikan oleh setiap pergantian pimpinan.
“Kali ini kami datang kembali dan meminta janji janji setiap peralihan pimpinan itu,”katanya

Rupanya kedatangannya mereka tidak hanya sebatas minta klarifiksi malah menurut Kepala Desa yang pereode yang lama sebut saja Suk Ud tuding BPN banyak terindikasi dengan oknum mafia,
Mereka telah menuding ada banyak oknum BPN yang bermain di dua kaki atau yang biasa disebut mavia pertanahan dan mereka secara blak balakan mengatakan di Kantor BPN ada banyak brutus dan “tikus” yang mengrogoti pemohon sertipikat.
“Saya sangat yakin sekali ada banyak oknum pejabat yang nakal dengan memperdaya calon pemohon sertipikat,” kata salah seorang yang namaana enggan disebutkan. .
.
Bahwa yang sebenarnya pengajuan permohonan atas nana Saya itu sudah sejak 18 tahun yang lalu dan kami sudah lelah dan capek menunggu janji janji dari BPN Sumenep, dari setiap pergantian pimpinan mereka senanatiasa berjanji. Dan untuk pergantian pimpinan yang sekarang juga berjanji, bisanya hanya janji tok tapi janji hanya tinggal janji,” jelas Suwardi kepada awak media, 28/05/24 dengan nada kesal.
Padahal menurut Suwardi BPN telah menerbitkan SHM no. 215 buku seri tanah AW. 885010 luas 10.178 m2 an. Suhardi desa Lapa Laok Kec. Dungkek Kab. Sumenep tahun terbit 2006 dan SHM no. 216 buku seri tanah AW. 885011 luas 9.018 m2 an. Suhardi desa Lapa Laok Kec. Dungkek Kab. Sumenep terbit 2006 dan warkah hilang di BPN.
“Seperti yang diakui oleh pihak BPN sendiri bahwa berkas berkas penting itu hilang di BPN. Nah, jika pihak BPN yang menghilankannya itu adalah tanggungjawab BPN yang harus bertanggung jawab untuk bertanggungjawab dan memberi solusinya yang tidak merugikan pemohon atau siapapun. Tolong dong BPN lah yang harus bertanggungjawab,” jelasnya Sementara, Kepala Desa Lapa Taman yang lama Suk Od pereode 2013-2019, juga turut mendampingi Suwardi saat mendatangi kantor BPN Sumebep.
Dan ia bersaksi bahwa dirinya saat jadi Kades turut serta kesaksian saat Suwardi hendak mengajukan permohonan atas dua bidang tanah tersebut pada tahun 2013 lalu.
“Ya betul, pada tahun 2013 yang lalu Saya adalah sebagai saksi atas pemohon,” katanya menimpali.
Suk Ud berkeyakinan bahwa dengan tidak kunjung terbitanya sertipikat dua bidang tersebut ada indikasi oknom mafia di dalam kantor BPN.
“Saya sangat yakin di BPN (Badan Pertanahan Sumenep ada indikasi pemainan mafia sepertinya ada okmom yang bermain plintat plintut sebab dua tanah itu bagus dan starategis sehingga banyak orang yang ingin sekali menguasinya,” terangnya.
Dan mestinya jalas mantan kepala Lapa Taman itu langsung menerbitkan dengan merujuk pada keputusan Pengdilan Negeri Sumenp tertanggal 9 Maret tahun 2022 dg nomor 17/Pdt.G/2021Smp.
Dikonfirmasi sebagaimana berita Senin tertanggal 27/5/24 Kepala BPN Sumenep, Moh. Fatan Fahir mengatakan bahwa pihak nya bakal mempelajari ulang dengan cara yang seksama agar taidak yang dirugikan dan berkeadailan.
“Jadi, intinya begini bapak bapak dan saudara saudara, kami dari pihak BPN akan mempelajari ulang agar benar benar dan berkeadilan untuk semua pihak yang dibenarkan secara hukum,” tandasnya.
(Red)

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • <strong>Peringati HUT RSUD. R.A Basoeni ke-18, Bupati Mojokerto Launching Inovasi BUNYI SEHATI dan GEMES AJA.</strong>

    Peringati HUT RSUD. R.A Basoeni ke-18, Bupati Mojokerto Launching Inovasi BUNYI SEHATI dan GEMES AJA.

    • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 364
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meresmikan secara langsung inovasi program dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R.A. Basoeni yakni Bunda Bayi Sehat Idaman Hati (BUNYI SEHATI) dan Gerakan Mental Sehat Anak dan Remaja (GEMES AJA). Peresmian program tersebut, ditandai dengan pemecahan kendi oleh Bupati Ikfina, yang merupakan rangkaian dari Hari Ulang Tahun (HUT) […]

  • Wujudkan Pemilu 2024 Kondusif, Kapolres Mojokerto Kota Terima Silaturahmu Ketua PCNU

    Wujudkan Pemilu 2024 Kondusif, Kapolres Mojokerto Kota Terima Silaturahmu Ketua PCNU

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 286
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO, RI – Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas terutama menjelang pelaksanaan Pemilu serentak 2024, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri S.I.K., M.H. Menerima kunjungan dari Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kab Mojokerto, Jumat (26/01/2024). “Tentunya sebagai Mitra Masyarakat kita perlu untuk mengajak tokoh agama atau masyarakat agar ikut serta dalam memelihara kamtibmas […]

  • Dalam Rangka Bersih Desa, Desa Maron, Kecamatan Srengat Gelar Wayang Kulit

    Dalam Rangka Bersih Desa, Desa Maron, Kecamatan Srengat Gelar Wayang Kulit

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Blitar, RI  Dalam rangka bersih desa pada bulan Muharam 1445 H, Desa Maron Kecamatan Srengat menggelar Wayang Kulit semalam suntuk dengan Ki dalang Minto Darsono dari Kota Tulungagung Senin ( 13/08/ 2023) di lapangan Desa Maron, Kabupaten Blitar. Hadir Muspika Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar, Camat, Danramil,Polsek dan seluruh Kades se Kecamatan Srengat. Kades yang satu […]

  • Sosialisasi Pengawasan Pilkada 2024 di Meranti Kapolsek Ajak Masyarakat Aktif Berpartisipasi

    Sosialisasi Pengawasan Pilkada 2024 di Meranti Kapolsek Ajak Masyarakat Aktif Berpartisipasi

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Pontianak,RI- Polsek Meranti – Polres Landak – Polda Kalbar – Senin, 9 September 2024, Kapolsek Meranti, Ipda Uwes, S.H bersama anggotanya melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Peran Stakeholder dan Tokoh Masyarakat dalam Pengawasan Pilkada Serentak 2024. Acara ini diselenggarakan di Aula Paroki Hati Kudus Meranti, Dusun Meranti Hilir, Desa Meranti, Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak. Kegiatan […]

  • Penggagalan Penyelundupan Miras di Sei Kelik oleh Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW

    Penggagalan Penyelundupan Miras di Sei Kelik oleh Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Sintang,RI – Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW dari Pos Sei Kelik berhasil menggagalkan penyelundupan minuman keras ilegal jenis Brandy Sejumlah 5 Dus (120 botol) di Desa Sungai Kelik Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan barat, Minggu (13/10/2024). DAN SSK III Kapten Czi Nur Kasriadi memerintahkan para Danpos jajaran SSK III untuk merapatkan anggotanya ke Pos […]

  • Fadli Oktaviari Anggota DPRD Kab. Sumenep Masa Jabatan 2019-2024

    Fadli Oktaviari Anggota DPRD Kab. Sumenep Masa Jabatan 2019-2024

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2019
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 330
    • 0Komentar

    SUMENEP,RI– Fadli Oktaviari, salah satu anggota DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur yang dilantik di pendopo bupati Sumenep, Rabu  menjadi wakil rakyat dari PKB Partai Kebangkitan Bangsa. (21.08.19). Menurutnya, setelah dilantik, maka sudah pasti tinggal menyampaikan dan merealisasikan aspirasi masyarakat. Salah satunya, Masyarakat Gili Genting  perlu diperjuangkan di Parlemen, ” ucapnya. H. Adi nama sapaanya menjelaskan, […]

expand_less