Breaking News
light_mode
Trending Tags

Keamanan Pangan Tak Bisa Ditawar: Sesjampidum Hadiri Pemusnahan Hortikultura Ilegal di Kalbar

  • account_circle Pom py
  • calendar_month 38 menit yang lalu
  • visibility 2
  • print Cetak

 

PONTIANAK, RI — Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Sesjampidum) Kejaksaan Republik Indonesia, Agus Sahat Lumban Gaol, SH.MH, menghadiri pemusnahan barang sitaan hasil penyidikan Subdirektorat I Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri yang dilaksanakan di Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Barat, Kamis (21/05/2026).

Barang sitaan yang dimusnahkan berupa produk hortikultura yang masuk ke wilayah Indonesia tanpa melalui prosedur karantina, tidak dilengkapi dokumen yang dipersyaratkan, serta tidak memenuhi ketentuan peredaran sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Adapun barang yang dimusnahkan terdiri dari 484 karung bawang putih kemasan 20 kilogram, 129 karung bawang merah kemasan 17 kilogram, 191 karung bawang bombai merah ukuran di bawah 5 sentimeter kemasan 9 kilogram, dan 366 karung bawang bombai kemasan 20 kilogram.

Pemusnahan dilakukan pada tahap penyidikan karena barang sitaan tersebut tidak memenuhi standar keamanan dan kesehatan, tidak melalui mekanisme karantina yang wajib, serta merupakan komoditas yang mudah rusak sehingga harus segera dimusnahkan demi mencegah risiko yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Sesjampidum menegaskan bahwa pelanggaran terhadap ketentuan karantina dan tata niaga pangan bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan ancaman nyata terhadap keamanan pangan nasional, perlindungan konsumen, dan kedaulatan negara dalam mengawasi lalu lintas barang yang masuk ke wilayah Indonesia.

“Setiap produk yang masuk tanpa prosedur karantina dan pengawasan resmi berpotensi membawa risiko biologis, merusak tata niaga yang sehat, serta menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan pelaku usaha yang patuh terhadap aturan.

Negara tidak boleh kalah oleh praktik perdagangan ilegal yang mencari keuntungan dengan mengorbankan kepentingan publik,” tegas Sesjampidum.

Menurutnya, penegakan hukum harus menjadi instrumen perlindungan masyarakat yang efektif.

Oleh karena itu, tindakan pemusnahan bukan hanya bertujuan menghilangkan barang bukti yang tidak layak edar, tetapi juga menjadi pesan kuat bahwa setiap pelanggaran terhadap regulasi karantina, impor, dan perdagangan akan ditindak secara tegas tanpa kompromi.

“Kepatuhan terhadap aturan bukan pilihan, melainkan kewajiban.

Siapa pun yang mencoba mengakali sistem, mengabaikan prosedur karantina, atau memasukkan komoditas secara ilegal harus berhadapan dengan konsekuensi hukum.

Penegakan hukum yang konsisten adalah fondasi bagi terciptanya kepastian hukum, perlindungan konsumen, dan iklim usaha yang sehat,” ujarnya.

Sesjampidum juga mengapresiasi sinergi antara penyidik Subdit I Dittipideksus Bareskrim Polri, Badan Karantina Indonesia, Kejaksaan, dan seluruh pemangku kepentingan yang terus memperkuat pengawasan terhadap lalu lintas komoditas lintas negara.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi benteng utama dalam mencegah masuknya produk ilegal yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, merusak ekosistem pertanian, serta melemahkan daya saing produk dalam negeri.

Pemusnahan barang sitaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa negara hadir tidak hanya untuk menindak pelanggaran, tetapi juga menjaga keamanan pangan, melindungi masyarakat, dan memastikan setiap komoditas yang beredar memenuhi standar hukum, mutu, dan keamanan yang telah ditetapkan.

Dengan penegakan hukum yang tegas dan berkelanjutan, diharapkan tercipta efek jera sekaligus kesadaran kolektif bahwa kedaulatan pangan dan kepatuhan hukum merupakan kepentingan bersama yang tidak dapat ditawar.

Mully /Juan//Radar Indonesia

  • Penulis: Pom py

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Kades Beringin Ditetapkan Jaksa Sebagai Tersangka Tindak Pidana Korupsi

    Oknum Kades Beringin Ditetapkan Jaksa Sebagai Tersangka Tindak Pidana Korupsi

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 254
    • 0Komentar

    LAMPUNG UTARA – RI, Bahwa pada hari Selasa tanggal 21 September 2021 sekira pukul 10.00 WIB, bertempat di Desa Beringin Kecamatan Abung Kunang Kabupaten Lampung Utara Tim Intelijen dan Tim Pidsus Kejaksaan Negeri Lampung Utara dibantu oleh Tim Buser Polres Lampung Utara telah melakukan kegiatan pengamanan terhadap seseorang yang bernama SAWALUDIN TS yang merupakan Kepala […]

  • Menjelang Pemilu 2024 DPC.PDIP Kabupaten Pemalang Gelar Pelatihan Pelatih Saksi Daerah

    Menjelang Pemilu 2024 DPC.PDIP Kabupaten Pemalang Gelar Pelatihan Pelatih Saksi Daerah

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Pemalang RI,- Pemilu 2024 tinggal menghitung bulan.Sejum lah partai politik dimungkin sudah serius mem persiapkan beberapa kader terbaiknya.Bahkan tidak hanya itu saja,sejumlah saksi yang bakal mengawal suara pemilih di Pemilu mendatang pun sudah di persiapkan secara matang. Hal itu seperti yang dilakukan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI – P ) ) . Dengan […]

  • Polres Bojonegoro Bersama BKP Sepakat Jaga Kamtibmas Dan Tak Ada Konvoi Di Malam 1 Syuro

    Polres Bojonegoro Bersama BKP Sepakat Jaga Kamtibmas Dan Tak Ada Konvoi Di Malam 1 Syuro

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 265
    • 0Komentar

    BOJONEGORO – RI, Menjelang 1 Suro, para Pendekar dari berbagai Perguruan Silat di Bojonegoro telah melakukan kesepakatan dengan pihak Kepolisian. Pada hari yang sakral itu mereka berjanji tidak akan melakukan konvoi atau menggunakan atribut Komunitas saat melakukan perayaan atau ritual. Itu disampaikan para Pendekar yang tergabung dalam Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) bersama Polisi di Kota […]

  • 17 Pendonor Sukarela Kota Mojokerto Terima Penghargaan, Wali Kota Apresiasi Ketekunan dan Keikhlasan

    17 Pendonor Sukarela Kota Mojokerto Terima Penghargaan, Wali Kota Apresiasi Ketekunan dan Keikhlasan

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KOTA MOJOKERTO,RI– Sebanyak 17 pendonor darah sukarela Kota Mojokerto menerima penghargaan atas dedikasi dan konsistensi mereka dalam mendonorkan darah sebanyak 75 kali. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat audiensi di Pendapa Sabha Kridatama, Balai Kota Mojokerto pada Senin (13/10) menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendonor. ”Saya atas nama pribadi sekaligus sebagai Ketua PMI Kota Mojokerto […]

  • Sentuhan Kemanusiaan di Tanah Mamba: TNI Hadirkan Pelayanan Kesehatan untuk Mama Papua dan Anaknya

    Sentuhan Kemanusiaan di Tanah Mamba: TNI Hadirkan Pelayanan Kesehatan untuk Mama Papua dan Anaknya

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    PAPUA,RI-Di balik medan yang berat dan keterbatasan akses, prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan terus menunjukkan komitmennya sebagai pelindung rakyat. Pada Kamis (22/5), sepuluh personel di bawah pimpinan Lettu Ckm. dr. Indra Sitepu memberikan pelayanan kesehatan (Yankes) kepada warga Kampung Mamba, bernama Mama Monika Tipagau beserta anaknya, di Pos Mamba Kotis Satgas […]

  • Polres Kabupaten Mojokerto Sosialisasi Kampung Bebas Narkoba ” Kampung Bersinar”

    Polres Kabupaten Mojokerto Sosialisasi Kampung Bebas Narkoba ” Kampung Bersinar”

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Mojokerto – RI Bahaya yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba sangat banyak dan dampak yang ditimbulkanya sangat berpengaruh bagi kehidupan dunia remaja atau generasi kita.Penggunaan Narkotika, Psikotropika dan bahan Adiktif lainya dapat mempengaruhi kerja otak, yang berfungsi sebagai pengendali organ tubuh akibatnya, akan berpengaruh terhadap seluruh fungsi tubuh.Narkoba berpengaruh pada kerja otak, dan bisa mengubah suasana […]

expand_less