Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pengaruh Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Kualitas Belajar Siswa Di Kabupaten Pekalongan Pada Masa Pandemi

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
  • visibility 272
  • print Cetak

LAMONGAN – RI, Pandemi Covid-19 yang sedang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia pada saat ini berdampak kepada hampir semua aktivitas yang dilakukan oleh manusia sehari-hari. Terlebih lagi aktivitas yang mengharuskan orang untuk berkumpul dalam satu ruang/tempat. Kebijakan physical distancing untuk mencegah penularan Covid-19 membuat aktivitas seperti beribadah di tempat ibadah, bekerja di Kantor, berniaga di Pasar, belajar di Sekolah dialihkan sebisa mungkin dari rumah. Adapun beberapa aktivitas yang tetap dilakukan di satu tempat seperti berniaga di Pasar tetap dilakukan dengan menerapkan Protokol Kesehatan.

Sejak awal kasus masyarakat di dunia yang terkena virus ini semakin terus meningkat, karena virus ini dapat dikatakan mudah menular sehingga banyak masyarakat yang terinfeksi dan memberikan peningkatan yang signifikan terhadap jumlah kasus. WHO menarik pedal kebijakan agar mengurangi penularan virus ini dengan memberikan kewajiban menggunakan masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak. Kebijakan yang dilakukan juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap semua aspek bidang salah satunya pendidikan, semenjak munculnya virus ini dan WHO memberlakukan kebijakan tersebut membuat dunia pendidikan juga mengalami perubahan. Perubahan terjadi dimana pembelajaran tidak dilakukan secara langsung, pembelajaran dilakukan secara online atau jarak jauh. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi mobilitas dan agar masyarakat menjaga jarak sehingga terjadinya penurunan kemungkinan penularan virus Corona.

Akan tetapi, pembelajaran jarak jauh ternyata juga memberikan dampak yang lain terhadap Dunia Pendidikan. Co Founder dan Chairman Pesona Edu, Hary Candra, mengatakan hasil penelitian dari Dana Anak Perserikatan Bangsa-bangsa (UNICEF) dan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) pada 28 Maret lalu menyebutkan 124 juta anak-anak di seluruh dunia telah kehilangan kemampuan membaca.

Sebanyak 124 juta anak kehilangan kemampuan membaca karena dunia sedang mengalami pandemi yang membuat pembelajaran kurang efektif untuk para pelajar. Semua pelajar bahkan pelajar TK melakukan pembelajaran jarak jauh, yang dimana seharusnya tahap ini tahap pertama seorang anak belajar di Sekolah mengenai huruf, angka, dan lainnya. 

Foto : SLAMET, S.Pd., Guru Kelas VI SDN 01 SILIREJO, TIRTO, KAB.PEKALONGAN

Saya melakukan Wawancara dengan 3 orang Pelajar dengan latar belakang Sekolah yang berbeda di Kabupaten Pekalongan, salah satu siswa berinsial K yang saat ini duduk di bangku Sekolah kelas 6 SD mengatakan, “Semenjak belajar jarak jauh, jadi makin malas belajar, susah bangun pagi, kalau ada pelajaran pun saya tidak ikut dan lebih suka main dengan teman. PR dan tugas juga jarang aku kerjakan,” ucapnya.

Adapun Pelajar berinisial P yang saat ini duduk di bangku Sekolah kelas 5 SD mengatakan, “Aku kalau ada PR yang ngerjain Kakak aku, aku lebih suka bermain dengan teman atau menonton televisi di rumah,” ucapnya. Orang tua dari Pelajar juga ikut berkomentar mengenai pembelajaran jarak jauh “karena tugasnya banyak saya selaku orang tua juga ikut pusing, anaknya jadi malas gak mau belajar. Main HP terus, kasian juga lama-lama kalau seperti ini. Walaupun dirumah diajarin, tapi kan beda ya, apalagi tidak semua orangtua punya waktu untuk mengajari anaknya. Saya berharap ada kebijakan baru supaya pembelajaran berjalan normal seperti dulu,” ucapnya.

Adapun di sisi lain Pelajar berinisial S yang saat ini sedang duduk di bangku Sekolah kelas 4 SD, “kesulitan memahami materi di kelas 4, karena aku tidak punya HP dan Cuma nunggu info dari Kakak aku yang punya HP ikut dalam grup kelas, itupun kalau pagi kakak aku bekerja jadi terpaksa menunggu Kakak pulang dan baru bisa mengerjakan,” ucapnya.

Beberapa Pelajar di Kabupaten Pekalongan mengalami kesulitan yang berbeda sejak diadakannya pembelajaran online, selain itu masih banyak sekali masalah yang dihadapi baik dari Guru, Siswa dan Wali Murid, walaupun masih ada beberapa Pelajar yang tidak mengalami kesulitan dan dampak yang tidak terlalu berarti saat pembelajaran online. Akan tetapi beberapa pelajar dapat dilihat mengalami beberapa masalah dalam pembelajaran online, terutama siswa yang berada di pelosok dan jauh dari teknologi, dan memberikan dampak yang luar biasa terhadap kualitas belajar mereka sebagai Pelajar.

Kita semua memang sedang dihadapkan dengan situasi yang serba sulit, jika melakukan pembelajaran secara langsung dikhawatirkan membuat penularan virus lebih cepat dan kembali meningkat. Akan tetapi, tidak dapat kita tampik bahwa pembelajaran online atau jarak jauh juga memiliki dampak terhadap kualitas belajar para Pelajar. Dengan keaadan saat ini, semoga saja pemerintah dapat menemukan solusi yang tepat dengan dukungan semua pihak untuk para Pelajar dan masyarakat. Tidak hanya itu, semoga para pelajar dapat menemukan cara belajar yang semakin inovatif dan dapat meningkatkan kualitas dan hasil belajar mereka walau dalam keadaan seperti ini begitu juga Tenaga Pendidik.

Kita harus terus berusaha untuk keluar dari pandemi ini dengan tetap waspada dan menerapkan Protokol Kesehatan ketat agar pandemi Covid-19 segera berakhir dan khususnya pembelajaran di Sekolah dapat dilakukan seperti sedia kala tanpa rasa takut dan khawatir. (Slamet, S.Pd Guru Kelas 6 SDN 01 Silirejo, Kecamatan Tirto/ifan)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerak Jalan dan Marching Band Menghiasi Perayaan HUT RI ke-81

    Gerak Jalan dan Marching Band Menghiasi Perayaan HUT RI ke-81

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Pom py
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Gerak Jalan dan Marching Band Menghiasi Perayaan HUT RI ke-81 Samosir, RI – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Kabupaten Samosir. Derap langkah peserta gerak jalan, yel-yel, serta irama marching band pelajar mewarnai sejumlah ruas jalan di Kota Pangururan, Kamis (13/8/2026). Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk melepas […]

  • Gus Imm Deklarasikan PBN Dengan Memberikan Cindera Mata Ke Bupati Mojokerto

    Gus Imm Deklarasikan PBN Dengan Memberikan Cindera Mata Ke Bupati Mojokerto

    • calendar_month Sabtu, 26 Jun 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 421
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – RI, Pembentukan dan Deklarasi Pakerti Budaya Nuswantoro (PBN) sebagai Wajah Baru Pengenalan Budaya di Era Modern berlangsung di Dusun Keraton, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur pada Kamis Malam (24/6/2021) tepatnya di Kampus Cendekia Universal atau Balai Wedhar yang mana adalah Kediaman Gus Imm. Acara yang diselenggarakan malam tadi tampak penuh […]

  • Cegah 3C, Polsek Tongas Intensifkan Patroli Perbankan

    Cegah 3C, Polsek Tongas Intensifkan Patroli Perbankan

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 288
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – RI, Sudah mendekati dengan Hari Raya Idul Fitri, Ps. Kanit Sabhara Polsek Tongas Bripka Anang Farid bersama dengan Anggotanya Bripka R. DEO melaksanakan Patroli Dialogis dan ATM di Jalur Pantura Desa Tambakrejo Kecamatan Tongas, Rabu (21/04/21). Mendekati dengan Hari Raya Idul Fitri tidak menuntut kemungkinan tindak kejahatan semakin meningkat. Maka dari itu Bripka […]

  • Perkuat Pengamanan Hari Raya Idul Fitri, Polres Pasuruan Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2022 Bersama Forkopimda Kabupaten Pasuruan

    Perkuat Pengamanan Hari Raya Idul Fitri, Polres Pasuruan Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2022 Bersama Forkopimda Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 311
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Untuk meningkatkan sinergi soliditas Polri dengan Instansi terkait guna memberikan rasa aman dan nyaman pada saat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022, Polres Pasuruan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2022 di Halaman Polres Pasuruan, Jum’at (22/04/2022). Hadir dalam Giat Apel tersebut, Wakil Bupati Pasuruan KH. A.Mujib Imron, S.H., M.H., Kapolres […]

  • Kang Marhaen Terima Piala Juara Umum Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya dari Gubernur Jawa Timur

    Kang Marhaen Terima Piala Juara Umum Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya dari Gubernur Jawa Timur

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 324
    • 0Komentar

    NGANJUK – RI, Ada yang spesial di Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 Tahun 2022 ini bagi Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Pada Upacara yang digelar Jum’at (28/10/2022) di Halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Kabupaten Madiun, Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menerima piala juara umum Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya. Piala tersebut diberikan secara langsung oleh Gubernur […]

  • Lebih dari 6 Kg Bubuk Mesiu Disita Polres Tulungagung, 5 Tersangka Diamankan, 3 di Antaranya Masih di bawah Umur

    Lebih dari 6 Kg Bubuk Mesiu Disita Polres Tulungagung, 5 Tersangka Diamankan, 3 di Antaranya Masih di bawah Umur

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    TULUNGAGUNG,RI- Sebelum bulan Ramadan hingga 5 hari memasuki bulan Ramadan, Polres Tulungagung dan Jajaran telah mengamankan 6 Kg bubuk mesiu dan ratusan petasan. Hal tersebut disampaikan Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi didampingi Wakapolres, Kasat Reskrim, Kasihumas dan beberapa perwira pada saat Konferensi Pers di lobi Mapolres, Kamis (06/03/2025). Kapolres Tulungagung AKBP Taat mengatakan, disampaikan […]

expand_less