Penumpang Kapal Jurusan Masalebu Terdampar Di Pelabuhan Pelindo III Kalianget
- account_circle Radar Indonesia
- calendar_month Senin, 24 Jan 2022
- visibility 291
- print Cetak

SUMENEP – RI, Minggu 23 Januari 2022 Penumpang Kapal jurusan Masalembu terdampar di Pelabuhan Pelindo III Kalianget disebabkan buruknya cuaca sehingga mengakibatkan tertundanya pemberangkatan kapal, namun menjadi kendalah para Penumpang tersebut karena cukup lama dia (Penumpang) menunggu oprasinya kapal ada yang sampai 12 (dua belas) hari menunggu sehingga bekal menipis, dari 40 Penumpamg ada di pengenapan sampai 8 (delapan) hari tentunya ada pengeluaran tanbahan yang tidak terduga sebelumnya.
Salah satu Penumpang dikonfirmasi Awak Media mengatakan, “kami sudah 12 hari Mas jadi mudah-mudahan apa yang di infokan pihak kapal besok bisa berangkat karena kalau terlalu lama kami menunggu keberangkatan kapal takut nanti kami kehabisan bekal,” ucapnya. Saat ditanya apakah ada bantuan dari Wakil Rakyat DPRD Sumenep berasal dari Masalembu? “tidak ada,” imbuhnya.

Ditambahkan Rustiah, semoga cuaca cepat baik dan kami bisa pulang bertemu keluarga. Ditempat yang sama salah satu Penumpang mengaku Relawan dari Dinas Sosial mengatakan, “bahwa kami sebagai Relawan yang dibentuk Dinas Sosial sehingga kami langsung tanggap dalam mengurus para Penumpang Kapal yang terdampar ini dan juga kami mendata sebayak 40 orang semua menuju Masalembu dan dari pihak kapal sudah memberikan penjelasan pada kami bila cuaca baik mungkin sampai tanggal 25, namun bila cuaca sudah baik insyaallah besok bisa diberangkatkan,” ucapnya.
Disinggung masalah bantuan dari Instansi terkait, “ada terutama Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget yang banyak membantu kami dari segi komsumsi dan segi kesehatan juga ada bantuan dari perorangan yang tidak mau disebut namanya memberikan bantuan, kami mewakili masyarakat Masalembu mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu meringankan beban kami seperti Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget, juga teman-teman Relawan Gegana yang telah ikut berperan serta dalam membantu dan mengurus masyarakat Masalembu dalam musibah ini. Namun bukan musibah bencana alam tapi musibah sosial dan kami berharap untuk saling bantu dalam hal ini supaya bagaimana masalah ini tidak terjadi lagi karena persoalan ini tidak ada unsur kesengajaan. Tidak perlu kita sesali mari kita ambil hikmahnya saja yang penting banyak bersyukur sama Allah SWT,” tutupnya. (M.one)
- Penulis: Radar Indonesia




Saat ini belum ada komentar