Breaking News
light_mode
Trending Tags

Salah Kaprah Penggunaan Internet: Mengancam Kesehatan Mental Masa Kini

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
  • visibility 414
  • print Cetak

Aisyah Meirani A. N. Azizah
Program Studi Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Malang
aisyahmana02@gmail.com

Gangguan kesehatan mental merupakan masalah kesehatan global. Gangguan mental
yang juga dikenal sebagai gangguan jiwa adalah kondisi kesehatan mental yang mengganggu
pola pikir, suasana hati, perilaku, dan fungsi sehari-hari seseorang. Jika seseorang telah
mengalami gangguan jiwa maka hal tersebut dapat mempengaruhi bagaimana seseorang
berpikir, merasa dan berperilaku. Gangguan kesehatan mental saat ini kian marak di kalangan masyarakat khususnya para pelajar dan mahasiswa. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental emosional dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan seseorang menderita gangguan kesehatan
mental. Salah satunya penyebab tersebut dapat muncul dari kemajuan teknologi saat ini. Tidak
dapat memungkiri kemajuan teknologi saat ini terus berkembang sangat cepat. Pada dasarnya
kemajuan teknologi ini merupakan suatu hal yang positif. Akan tetapi, jika tidak dikontrol dengan baik, maka hal ini dapat mengakibatkan terjadinya kecanduan yang kemudian berdampak pada perkembangan dalam mengolah emosi saat menerima informasi. Kemajuan teknologi yang perlu diwaspadai, yaitu menerima informasi melalui internet. Informasi yang terdapat di internet ada bermacam-macam. Kita ambil contohnya informasi mengenai kesehatan.

Saat ini mudah sekali kita mengakses internet untuk mengetahui seputar kesehatan.
Proliferasi perangkat seluler dan keberadaannya telah di mana-mana. Dalam kehidupan kaum
muda usia transisi telah mendorong para pengembang, lembaga pendidikan tinggi, dan
organisasi layanan kesehatan untuk memfokuskan upaya mereka pada intervensi
kesehatan daring namun disalahkaprahkan. Umumnya seseorang mencari informasi untuk
melakukan diagnosis terhadap apa yang ia rasakan saat ini. Fenomena ini sekarang disebut self-diagnose. Walaupun kemajuan teknologi dalam kesehatan disebut dapat membantu menjadi solusi untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi sebenarnya, namun kebenaran informasi tersebut belum dapat dipercaya. Informasi tersebut seharusnya hanya untuk bahan pengetahuan dan tidak dijadikan kesimpulan akhir bahwa sedang menderita tersebut.

Dampaknya, yang awalnya kita ingin mencari tahu untuk mengobati apa yang dirasakan
sebelumnya justru menambah masalah baru pada mental individu tersebut. Seperti merasa
khawatir berlebih yang sebenarnya tidak perlu. Selain tentang valid tidaknya informasi yang
ada, bahaya lainnya seperti jika seseorang yang menerima informasi tersebut akan salah
persepsi, menganggap apa yang dideritanya sesuatu yang parah yang kemudian dapat memperburuk keadaan yang dirasa. Kemudian, salah mengkonsumsi obat karena mendiagnosis
sendiri apa yang dirasakan dan menentukan apa yang sedang dirasakannya tanpa tahu apakah
yang di diagnosisnya merupakan hal yang sebenarnya dialami. Dampak lainnya yaitu jika kita mengedukasi seseorang dengan hasil self-diagnose. Hal ini sangat lazim terjadi sekarang.
Namun, hal ini dapat membahayakan orang lain dan menimbulkan kekacauan yang mungkin
ditimbulkan apabila kabar yang disampaikan salah.

Seseorang melakukan self-diagnose alasannya beragam. Adapun alasannya yaitu
karena seseorang kekurangan dari segi ekonomi sehingga tidak mampu untuk berobat secara
langsung. Ada juga yang disebabkan karena tidak memiliki waktu luang untuk berobat secara
langsung, atau mungkin seseorang mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan
masyarakat yang ada. Untuk mengurangi dampak negatifnya, kita perlu melakukan beberapa
upaya pencegahan.

Pertama, jika menerima informasi khususnya dari internet, kita perlu evaluasi terlebih
dahulu. Tidak semua informasi yang terdapat di internet sudah terpercaya yang bisa ditelan
mentah-mentah terutama pada hal hal yang berhubungan dengan kesehatan baik gejala dan
penanganannya. Oleh karena itu, langkah yang dapat dilakukan adalah dengan mengakses
situs-situs yang terpercaya dan disarankan oleh para tenaga medis profesional.

Kedua, Anda bisa mencoba untuk bergabung dengan komunitas atau mengikuti
kegiatan seperti seminar tentang kesehatan atau bidang yang terkait. Dalam komunitas tersebut,
anda bisa mengeluarkan isi pikiran yang mengganggu kepada seseorang yang lebih paham dalam forum tersebut. Karena dengan semakin banyak informasi yang kita terima semakin luas pula wawasan mengenai pengetahuan kita.

Ketiga, jangan jadikan pengalaman orang lain menjadi patokan untuk kita mengetahui
apa yang dialami karena masing-masing individu memiliki gejala yang berbeda, sekalipun
sama penanganannya tidak sama. Ada faktor lain untuk mengetahui pengobatan yang
dianjurkan sehingga tiap orang mendapat tindakan yang berbeda.

Keempat, jika merasa sakit, alangkah baiknya konsultasikan langsung ke ahlinya seperti
dokter, psikolog, atau psikiater sesuai bidang yang anda alami. Cara inilah yang merupakan
cara paling aman dan tidak berisiko memunculkan masalah kesehatan baru. Hal ini sangat direkomendasikan terutama seseorang sudah merasakan gejala-gejala yang mengganggu kegiatan sehari-hari. Tidak hanya secara langsung, berkonsultasi dengan ahli dapat dilakukan secara daring dengan kita memanfaatkan kemajuan teknologi seperti situs web terpercaya untuk bertanya dan berkonsultasi.

Terakhir, berusahalah untuk mengontrol diri. Dengan kondisi negara ini yang minim
psikiater atau psikolog, maka kontrol diri merupakan opsi yang dapat dilakukan sedini mungkin untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan baru. Pada intinya, tidak hanya berusaha untuk mengobati saya, tetapi juga melakukan tindakan preventif selama kondisi kesehatan masih sehat dan stabil.

Oleh karena itu, kita perlu berhati-hati dalam menerima segala informasi. Jangan
gegabah menentukan sesuatu. Karena isu kesehatan mental bukan merupakan sesuatu yang remeh. Jika dibiarkan akan memicu tindakan yang membahayakan diri dan orang disekitarnya. Sebisa mungkin kita mencegah dan tidak mencoba untuk melakukan hal demikian. Alangkah baiknya langsung berkonsultasi kepada ahlinya. Mencari tahu pada laman internet boleh, akan tetapi jangan langsung diterima mentah-mentah dan kemudian langsung menyatakan bahwa kita mengalami hal tersebut apalagi meminum obat yang bukan seharusnya dikonsumsi.

Sumber:
Komala, C., Faozi, A., Yuliana Rahmat, D., Sopiah, P., & Penulis, K. (2023). Hubungan
literasi kesehatan mental dengan trend self-diagnosis pada remaja akhir. Holistik Jurnal
Kesehatan, 17(3), 206–213.
Wiljer, D., Shi, J., Lo, B., Sanches, M., Hollenberg, E., Johnson, A., Abi-Jaoudé, A., Chaim,
G., Cleverley, K., Henderson, J., Isaranuwatchai, W., Levinson, A., Robb, J., Wong, H.
W., & Voineskos, A. (2020). Effects of a Mobile and Web App (Thought Spot) on Mental
Health Help-Seeking among College and University Students: Randomized Controlled
Trial. Journal of Medical Internet Research, 22(10), 1–13. https://doi.org/10.2196/20790
https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/974/minimnya-kesadaran-masyarakat-terhadap-
mental-health
https://fkm.unair.ac.id/kesehatan-mental-bahaya-fenomena-self-diagnosis-generasi-muda/

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panglima TNI Dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal Pelaut Hingga Pekerja Pelabuhan Tanjung Priok

    Panglima TNI Dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal Pelaut Hingga Pekerja Pelabuhan Tanjung Priok

    • calendar_month Rabu, 23 Jun 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 270
    • 0Komentar

    JAKARTA – RI, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi massal di Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (23/6/2021). Vaksinasi ini diikuti sebanyak 5.000 orang yang merupakan masyarakat maritim. “Vaksinator dari TNI-Polri dan dinkes dengan sasaran para pelaut, supir truk, tenaga kerja bongkar muat dan pekerja Pelabuhan,” kata Sigit dalam […]

  • Peduli Duka Masyarakat, Satgas 641/Bru Bantu Prosesi Kremasi Jenazah Warga Kampung Gimbis.

    Peduli Duka Masyarakat, Satgas 641/Bru Bantu Prosesi Kremasi Jenazah Warga Kampung Gimbis.

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Pom py
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Memberamo Tengah, RI – Dalam pengabdian kepada masyarakat, Personil Pos Kobakma melayat dan membantu proses pemakaman sebagai rasa kepedulian terhadap kepada salah satu warga yang mengalami kedukaan yaitu Bapak Julia Pagawak yang telah ditinggal adik tercintanya Alm. Amani Pagawak (28 th) di Kampung Gimbis, Distrik Kobakma, Kabupaten Memberamo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, (11/11/2024). Komandan Pos […]

  • Panglima TNI Sambut Peace Keepers Indonesia Usai Bertugas

    Panglima TNI Sambut Peace Keepers Indonesia Usai Bertugas

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Jakarta,RI – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menjadi Inspektur Upacara Penyambutan Satgas Kontingen Garuda beserta Milstaff Seceast UNIFIL TA 2023,bertempat di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (14/3/2024). Dalam amanatnya Panglima TNI mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Satgas TNI kontingen Garuda tahun 2023 yang telah mengharumkan nama TNI dan Indonesia melalui berbagai […]

  • Satgas Yonif 500/Sikatan Gelar Kegiatan SIRIH di Kp. Bilorai, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan TNI Bersama Rakyat Papua

    Satgas Yonif 500/Sikatan Gelar Kegiatan SIRIH di Kp. Bilorai, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan TNI Bersama Rakyat Papua

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    INTAN JAYA,RI- Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Papua melalui kegiatan SIRIH (Sikatan Beri Kasih) yang dilaksanakan di Kampung Bilorai, Distrik Sugapa.Jumat 12/09/2025 Sebanyak 16 personel TK J2 Kout dipimpin oleh Letda Inf. M. Nanang Muchtar (DAN TK J2 Kout) turun langsung ke tengah masyarakat untuk berbagi kebutuhan gizi dan […]

  • Ormas Tapal Kuda Nusantara (TKN) Desak Penertiban Pembekuan BUP DABN Jangan Hanya Di Atas Kertas

    Ormas Tapal Kuda Nusantara (TKN) Desak Penertiban Pembekuan BUP DABN Jangan Hanya Di Atas Kertas

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI- Konflik pengelolaan Pelabuhan Probolinggo kian memuncak. PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN) diduga masih melakukan aktivitas operasional meski statusnya sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP) telah dibekukan sejak 1 November 2025. Di tengah kekacauan tarif dan tata kelola, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur telah menaikkan status kasus menjadi penyidikan, meski belum menetapkan tersangka. Sementara itu, Ormas […]

  • Door To Door Babinsa Koramil 0819/05 Grati Dampingi Vaksinasi Lansia

    Door To Door Babinsa Koramil 0819/05 Grati Dampingi Vaksinasi Lansia

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PASURUAN – RI, Program Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pasuruan terus digulirkan. Hal ini dilakukan guna mendukung lancarnya program Pemerintah dalam percepatan dan penanganan serta pencegahan penularan wabah virus Corona. Akselerasi Vaksinasi Covid-19 harus menyasar semua komponen masyarakat Kabupaten Pasuruan. Untuk segera membentuk kekebalan komunal, termasuk para Lansia. Hari ini Babinsa Koramil 05/ Grati Kodim 0819/Pasuruan, […]

expand_less