Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pinjaman Daerah Disetujui DPRD, Pakar Hukum : APBD Pemalang Terkunci, Resiko Hukum Mengintai Pejabat!

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • visibility 329
  • print Cetak

Pinjaman Daerah Disetujui DPRD , Pakar Hukum : “APBD Pemalang Terkunci, Risiko Hukum Mengintai Pejabat!”
‎
‎PEMALANG, RI — Keputusan DPRD Pemalang yang menyetujui pinjaman daerah sebesar Rp 200 miliar dalam rapat paripurna pada Senin (24/11/2025) kini memicu sorotan tajam dan peringatan serius dari kalangan pakar hukum.
‎
‎Pasalnya, pinjaman jumbo tersebut dinilai berpotensi mengguncang stabilitas APBD, mengurangi belanja publik wajib, hingga menyeret pejabat pada ancaman sanksi hukum dan pidana korupsi apabila terjadi penyimpangan.
‎
‎Wakil Bupati Nurcholes menyampaikan bahwa dana pinjaman akan diarahkan untuk pembangunan lanjutan RSUD Randudongkal sebesar Rp 55 miliar dan infrastruktur jalan sebesar Rp 145 miliar.
‎
‎Namun di balik rencana besar tersebut, analisis hukum menunjukkan ancaman fiskal yang tidak boleh dianggap remeh.
‎
‎
‎PERINGATAN KERAS DARI PAKAR HUKUM
‎
‎Praktisi hukum tata negara, Dr.(c) Imam Subiyanto, S.H., M.H., CPM, mengeluarkan pernyataan sangat tegas terkait risiko hukum dan keuangan daerah.
‎
‎ “Pinjaman daerah memang sah menurut undang-undang, tetapi dapat berubah menjadi jerat fiskal yang mengunci APBD bertahun-tahun. Bila salah kelola, ini bisa menjadi pintu masuk skandal keuangan daerah,” tegasnya.
‎
‎
‎Ia menegaskan bahwa dasar hukum pinjaman daerah mengatur batasan yang ketat, yaitu:
‎
‎Pasal 292–303 UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pasal 105–115 UU No. 1 Tahun 2022 tentang HKPD. PP No. 56 Tahun 2018 tentang Pinjaman Daerah (DSCR wajib ≥ 2,5). Permendagri 77/2020 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
‎
‎Menurut Imam, jika pemerintah daerah gagal memenuhi kewajiban rasio kemampuan bayar (DSCR), maka konsekuensinya sangat ekstrem.
‎
‎“Pemerintah pusat dapat memotong Dana Alokasi Umum (DAU). Ini berarti gaji guru, tenaga kesehatan, hingga pelayanan dasar masyarakat bisa ikut terganggu,” ujar Imam Subianto.
‎
‎
‎RISIKO HUKUM YANG BISA MENJERAT PEJABAT
‎
‎Imam secara terbuka menyebut adanya potensi jerat pidana, jika terjadi penyimpangan penggunaan pinjaman.
‎
‎Potensi Jeratan Hukum yaitu Sanksi Administratif Pejabat Daerah — (UU 23/2014). Tuntutan Ganti Kerugian Daerah (TGR) — (UU Keuangan Negara). Pidana Korupsi — Pasal 3 UU Tipikor apabila terjadi penyalahgunaan wewenang , mark-up proyek , proyek mangkrak, pengadaan fiktif, conflict of interest.
‎
‎Imam juga menegaskan , Pinjaman sebesar ini bukan hanya soal pembangunan—ini adalah potensi liability hukum.
‎
‎” Jika proyek tidak selesai atau tidak bermanfaat, pejabat yang menandatangani akan ikut bertanggung jawab, termasuk secara pidana.” tegas Imam SBY.
‎
‎PERINGATAN EKSTRIM TERKAIT APBD
‎
‎Menurut kajian hukum yang ia sampaikan, dampak terburuk yang mungkin terjadi adalah:
‎
‎ – APBD Bisa Terkunci 5–10 Tahun
‎
‎Karena cicilan pokok dan bunga menjadi mandatory spending yang tidak boleh dikurangi.
‎
‎ – Belanja Publik Bisa Tergerus
‎
‎Terutama pendidikan, kesehatan dasar,
‎infrastruktur vital desa, dan bantuan sosial,
‎
‎- Beban Rakyat Bisa Meningkat
‎
‎Jika daerah menutup defisit melalui: kenaikan retribusi, tarif layanan publik,
‎pungutan kebijakan daerah lainnya.
‎
‎DORONGAN KERAS UNTUK TRANSPARANSI
‎
‎Imam menyatakan bahwa publik memiliki dasar hukum kuat untuk menuntut keterbukaan, yakni:
‎ UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik
‎> “Kontrak proyek, daftar penyedia, nilai paket, jadwal pencairan, dan audit harus dibuka. Jika ditutup-tutupi, patut diduga ada yang tidak beres,” ujarnya.
‎DPRD DIPERINGATKAN: BUKAN HANYA MENYETUJUI, TAPI BERTANGGUNG JAWAB
‎
‎Mengutip Pasal 154 UU 23/2014, ia menyatakan:
‎
‎DPRD wajib melakukan pengawasan aktif
‎DPRD dapat membentuk Pansus Pengawasan Pinjaman Daerah
‎DPRD bisa ikut dimintai tanggung jawab jika lalai
‎
‎ “Jika pinjaman ini berujung masalah keuangan daerah, maka DPRD tidak bisa bersembunyi. Persetujuan tanpa pengawasan adalah kelalaian konstitusional,”
‎Pinjaman Rp 200 Miliar ini legal — tetapi sangat berisiko.
‎
‎Dan menurut kajian hukum: Bisa menyelamatkan pelayanan publik
‎atau bisa menjadi bencana fiskal dan hukum terbesar Pemalang.
‎
‎” Semua tergantung transparansi , pengawasan, integritas dan kepatuhan hukum ” , pungkas Imam Subianto. * (imam wtw)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bhabinkamtibmas Batu Ampar Salurkan Al-Qur’an ke Dua Pesantren

    Bhabinkamtibmas Batu Ampar Salurkan Al-Qur’an ke Dua Pesantren

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI – Bentuk kepedulian terhadap pendidikan keagamaan masyarakat ditunjukkan Bhabinkamtibmas Desa Sungai Kerawang Polsek Batu Ampar Polres Kubu Raya, Aipda Khadhafy, melalui penyaluran bantuan Al-Qur’an ke Pesantren Darul Ulum dan Pesantren Al-Bahjah di Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (9/10). Bantuan tersebut diterima oleh Ustaz Romli M. Kegiatan ini menjadi salah satu […]

  • Tumbangkan Personil Polda, Bripda Yoris Polres Kubu Raya Sabet Emas di Kejurda Hapkido Kalbar

    Tumbangkan Personil Polda, Bripda Yoris Polres Kubu Raya Sabet Emas di Kejurda Hapkido Kalbar

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, RI – Gelanggang Olahraga (GOR) di Jalan Katamso, Pontianak, menjadi saksi bisu dominasi total personil Sat Sabhara Polres Kubu Raya, Bripda Yoris. Tampil agresif dan taktis, Yoris sukses merebut podium tertinggi dan mengalungkan medali emas dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Hapkido Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (28/6/2026). Prestasi gemilang ini dipastikan setelah Bripda Yoris menumbangkan […]

  • Penanggulangan Bahaya Kebakaran, Kodim 0815/Mojokerto Kolaborasi BPBD Gelar Tanggap Bencana

    Penanggulangan Bahaya Kebakaran, Kodim 0815/Mojokerto Kolaborasi BPBD Gelar Tanggap Bencana

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    MOJOKERTO, RI. Kodim 0815/Mojokerto menggelar kegiatan pembinaan masyarakat tanggap bencana Tahun 2024 di Ruang Data Makodim 0815/Mojokerto Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto, Jawa Timur. Dihadiri Kasdim Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., kegiatan ini turut dihadiri Kasi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Mojokerto Sri indra Astuti, S.E. Kodim 0815/Mojokerto bersama BPBD Kabupaten Mojokerto pada kesempatan tersebut […]

  • Kurang Dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Anak Pemilik Toko Di Nganjuk

    Kurang Dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Anak Pemilik Toko Di Nganjuk

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 347
    • 0Komentar

    NGANJUK – RI, Satreskrim Polres Nganjuk berhasil menangkap Pelaku pembunuhan sadis atas seorang anak Pemilik Toko yang terjadi di persewaan garasi mobil di Jalan Dr. Soetomo Kelurahan Payaman Kabupaten Nganjuk. Sebagaimana disampaikan Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson, S.H., S.I.K., M.H., penangkapan ini dilakukan kurang dari 24 jam sejak perkiraan terjadinya pembunuhan. “Memang demikian informasi yang […]

  • Persiapan Pemilu 2029, KPU-Pemkot Probolinggo Tandatangani Nota Kesepahaman

    Persiapan Pemilu 2029, KPU-Pemkot Probolinggo Tandatangani Nota Kesepahaman

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,RI-Konsolidasi demokrasi dalam rangka persiapan Pemilu 2029 terus dilakukan KPU Kota Probolinggo dan Pemkot Probolinggo. Yakni, dengan dilaksanakannya penandatanganan nota kesepahaman antara kedua instansi tersebut, Senin (15/6/2026). Hal itu menandakan bahwa kedua instansi sudah bersiap menyelenggarakan Pemilu yang tahapannya dimulai tahun depan. Penandatanganan nota kesepahaman yang dilaksanakan di aula Bakesbangpol tersebut dihadiri Wali Kota Probolinggo […]

  • Sebanyak 38 Anggota Keluarga Besar IPSM Kubu Raya Lakukan Tour Kesingkawang

    Sebanyak 38 Anggota Keluarga Besar IPSM Kubu Raya Lakukan Tour Kesingkawang

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    KUBU RAYA,RI- Ketua IPSM Kubu Raya menyampai ucapan terima kasih yang tidak terhingga kepada para anggota keluarga besar IPSM Kubu raya yang telah,melakukan kegiatan tour ke Singkawang tutur M.Sarino pada.minggu,7/12/2025. Dikatakanya, untuk semua pengurus dan Panitia Tour, dari keluarga Besar IPSM Kabupaten Kubu Raya sangat menyambut baik.dikarenakan juga dengan sebanyak 38 Keluarga besar IPSM Kubu […]

expand_less