DISPERKIM Kabupaten Jombang Telah Melaksanakan Program Pembangunan Perdesaan Melalui Program Tribina
- account_circle Redaksi Pagi
- calendar_month Kamis, 19 Des 2024
- visibility 312
- print Cetak

Jombang,RI- Berbagai untuk mengatasi masalah kesenjangan antar wilayah, kemiskinan dan penganguran telah dilaksanakan oleh Pemerintah melalui berbagai kebijakan.KementrianPekerjaan Umum (Direktorat Jendral Cipta Karya) melalui BPPW Jatim dan DISPERKIM Kabupaten Jombang tengah melaksanakan program pembangunan perdesaan dengan pendekatan melalui tribina (bina manusia,bina lingkungan,dan bina usaha),dan mulai dilaksanakan metode “melatih sambil mengerjakan” yang sekarang dikenal dengan “pemberdayaan masyrakat.”
Berdasarkan pengalaman dalam pembangunan kawasan perdesaan, KEMENPUPR memandang perlu untuk meningkatkan dan mengembangkan infrastruktur yang mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan permukiman di kecamatan, serta meningkatkan kualitas permukiman perdesaan. Salah satu upaya kongkrit tersebut dilaksanakan dengan membangun infrastruktur dasar jalan yang menghubungkan antar desa yang memiliki potensi ekonomi diwilayah Kabupaten Jombang.

Melakui fasilitas DISPERKIM, pada tahun 2024 ini Desa Sentul dan Desa Gabusbanaran di Kecamatan Tembelang melajsanakan kegiatan pembangunan infrastuktur dasar dengan sumber pembiayaan APBN melalui BPPW Jatim selaku pengguna anggaran,sasaran pembangunan berupa pembangunan jalan rigid beton sepanjang 655 m’ dan tembok penahan jalan sepanjang 110 m’ dengan nilai pembiayaan sebesar 500 juta rupiah. Berdasar hasil monitoring DISPERKIM saat ini progres pembangunan dilapangan sebesar 75% Dengan target selesai 100% pekerjaan pada tanggal 7 November 2024.
Pelaksanaan pekerjaan ini dilaksanakan secara swakelola dengan sistim padat karya dengan realisasi memberikan kesempatan kerja bagi warga sekitar. Dalam kurun waktu pelaksanaan selama 3 bulan, kesempatan kerja bagi masyarakat dan peningkatan kebersamaan dan kegotong royongan sangat dirasakan manfaatnya.Dampak dari pembangunan ini kedepan diharapkan dapat meningkatkan potensi ekonomi desa yang berbasis pada pertanian melalui penyediaan kemudahan infrastuktur akses jalan.
Agung Hariadi, ST., MM selaku kepala DISPERKIM menyampaikan bahwa secara keseluruhan Pemerintahan Kabupaten Jombang pada tahun 2024 mendapatkan 11 lokasi prioritas yang tersebar di 11 Kecamatan dengan 22 desa penerima manfaat.DISPERKIM sangat mengapresiasi program ini, semoga pada tahun yang akan datang lokasi sasaran penerima manfaat semakin banyak yang diberikan oleh KEMENPUPR melalui BPPW Jatim. Hal tersebut diharapkan juga dapat meningkatkan capaian indikator SDGs (Sustainable Development Goals) desa penerima manfaat dengan beberapa indikator yang relevan.(dinik)
- Penulis: Redaksi Pagi




Saat ini belum ada komentar