Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ditetapkan Sebagai Tersangka TPPU, Gus Yazid Ditahan Kejati

  • account_circle Radar Indonesia
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 198
  • print Cetak

Ditetapkan Sebagai Tersangka TPPU , Gus Yazid Ditahan Kejati.

Semarang, RI – Sidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Semarang yang menyeret seorang saksi bernama Ahmad Yazid atau Gus Yazid, pemilik Yayasan Silmi Kaffah Rancamulya.

Dalam sidang tersebut (Rabu 12/11/2025) Gus Yazid mengaku menerima uang Rp20 miliar dari Andi Nur Huda.

Atas pengakuan Gus Yazid tersebut dan keterangan sejumlah saksi, Kejaksaan Tinggi Semarang ahirnya menetapkan Gus Yazid sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Gus Yazid ditangkap pada Selasa malam (23/12) pukul 22.30 WIB oleh tim gabungan dari Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Ia langsung menjalani pemeriksaan intensif dan kini ditahan selama 20 hari di Lapas Kelas I Semarang, terhitung mulai 24 Desember 2025.

Seperti diketahui dalam sidang Tipikor, kasus ini bermaula dari transaksi jual-beli tanah seluas 716,20 hektare di Carui, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

PT Cilacap Segara Artha (CSA), BUMD milik Pemkab Cilacap dengan direktur Andi Nurhadi, membeli tanah dari PT Rumpun Sari Antan (RSA) dengan harga Rp237 miliar.

Namun pada ahirnya tanah tersebut tidak bisa dkuasai karena ternyata milik Kodan IV/Diponegoro.

Pembelian tanah dilakukan oleh tiga terdakwa, yaitu Awaluddin Muuri (mantan Pj Bupati Cilacap), Iskandar Zulkarnain (mantan Kabag Perekonomian Setda Cilacap), dan Andhi Nur Huda (mantan Direktur PT Rumpun Sari Antan). Andhi Nur Huda menyamarkan uang tersebut sebagai uang operasional perusahaan dan melakukan pencucian uang.

Dalam sidang terungkap , Gus Yazid mendapatkan titipan uang sebesar Rp 2 miliar melalui Widi dari Andi Nurhuda sebagai ucapan terima kasih atas terjualnya sebidang tanah.

Gus Yazid menerima beberapa kali uang , sekitar 6 kali di rumah Solo, termasuk menerima uang Rp 18 miliar yang disaksikan oleh Ibu Novita Permatasari (istri Pangdan IV Diponegoro pada waktu itu) dan Widi.

Uang itu dimaksudkan sebagai bantuan dana hibah untuk Yayasan Silmi Kaffah Rancamulya.

Total keseluruhan Gus Yazid menerima uang hingga sekitar Rp 20 miliar. * (imam wtw)

  • Penulis: Radar Indonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga BPN Lampung Selatan SARANG PENYAMUN

    Diduga BPN Lampung Selatan SARANG PENYAMUN

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2020
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 326
    • 0Komentar

    LAMPUNG SELATAN – RI, Newton, Ketua Forum Komunikasi Wartawan Lampung Selatan (FOKWAL), berstaitmen dengan adanya permasalahan Kasus Pasar Bumirestu Palas terbukti bahwasannya BPN Lamsel tidak Profesional dalam menjalankan tupoksinya sebagai Institusi Penerbitan Sertifikat melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Kamis, 15/10. “Newton mengatakan BPN Lamsel adalah Sarang Penyamun dari dulu hingga sekarang, dengan adanya […]

  • Selamat Natal Dan Tahun Baru 2024 RSUD Dolopo Kabupaten Madiun

    Selamat Natal Dan Tahun Baru 2024 RSUD Dolopo Kabupaten Madiun

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Post Views: 723

  • Figur Ulama Berpengaruh Di Kancah Politik Nasional

    Figur Ulama Berpengaruh Di Kancah Politik Nasional

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2023
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 461
    • 0Komentar

    MOJOKERTO – Dia adalah Prof. Dr. KH. ASEP SAIFUDIN CHALIM. MAg, lahir pada tanggal 16 juli 1955 di leuwimunding majalengka jawa baratbeliau adalah salah satu sosok kyai NU yang kharismatik sekaligus adalah pendiri dan pengasuh pondok pesantren AMANATUL UMMAH di surabaya, banyuwangi, majalengka dan mojokerto. KH Asep saifudin chalim banyak memuat etos kehidupan yang patut […]

  • Normalisasi Kali Avour Akhirnya Bisa Terlaksana

    Normalisasi Kali Avour Akhirnya Bisa Terlaksana

    • calendar_month Rabu, 10 Nov 2021
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 300
    • 0Komentar

    GRESIK – RI, Pengerjaan Normalisasi yang pada hari Selasa (09/11/2021) lalu sudah mulai dikerjakan. Pengerjaan awal di mulai di Wilayah Desa Wringinanom Kabupaten Gresik dengan di turunkanya dua alat berat excavator. Kades YOKO bersama Aparatur Prangkat Desa Wringinanom juga di dampingi Ketua AKD sebagai Ketua Panitia bersama-sama Kepala Desa yang lainya, Jajaran Muspika setempat serta […]

  • BPBD Kota Cimahi Perkuat Kelurahan Tangguh Bencana

    BPBD Kota Cimahi Perkuat Kelurahan Tangguh Bencana

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Redaksi Pagi
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Cimahi, RI. – Pemerintah Daerah Kota Cimahi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan kapasitas warga Masyarakat dalam hal kesiapsiagaan bencana dengan melakukan sejumlah mitigasi bencana, salah satunya dengan membentuk Kelurahan Tangguh Bencana (KATANA) pada tahun 2022 silam. Kegiatan Penguatan kapasitas KATANA kembali digelar selama dua hari, pada tanggal […]

  • Polres Batu Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir di Kabupaten Malang

    Polres Batu Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir di Kabupaten Malang

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • account_circle Radar Indonesia
    • visibility 276
    • 0Komentar

    BATU – RI, Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin melalui Kapolsek Kasembon, AKP Guguk Windu Hadi, bersama Yayasan Kasembon Peduli memberikan bantuan pada warga terdampak bencana alam banjir bandang di Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang, Senin (24/10/22). Bantuan diserahkan langsung oleh Kapolsek Kasembon, AKP Guguk Windu Hadi, bersama beberapa Anggota dan Yayasan Kasembon Peduli. AKP […]

expand_less